Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 14 April 2026 | 09:52 WIB
Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump
Foto Yesus Donald Trump (AI)
baca 10 detik
  • Donald Trump menghapus foto AI yang dianggap menyerupai Yesus untuk menghindari kebingungan masyarakat.

  • Aktivis Kristen dan tokoh konservatif mengecam penggunaan simbol agama dalam konten digital politik.

  • Trump membela diri dengan mengklaim gambar tersebut menggambarkan dirinya sebagai seorang dokter profesional.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya memutuskan untuk menurunkan unggahan gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memicu polemik luas di platform Truth Social miliknya.

Langkah penghapusan ini diambil setelah muncul gelombang protes masif dari berbagai spektrum politik, termasuk dari kalangan pendukung fanatiknya sendiri.

Dikutip dari BBC, gambar tersebut menampilkan narasi visual yang dianggap melampaui batas sensitivitas agama oleh sebagian besar masyarakat di Negeri Paman Sam.

Meme Presiden AS Donald Trump mengakupasi Greenland yang beredar di media sosial.
Meme Presiden AS Donald Trump mengakupasi Greenland yang beredar di media sosial.

Fenomena ini menunjukkan betapa krusialnya penggunaan teknologi AI dalam komunikasi politik di era digital saat ini.

Keputusan Trump untuk menarik unggahan tersebut menjadi sinyal adanya tekanan internal yang kuat di dalam kubu pemerintahannya.

Dalam foto digital tersebut, Trump digambarkan mengenakan jubah putih dengan tangan yang memancarkan cahaya di atas kening seorang pasien.

Latar belakang gambar tersebut penuh dengan simbolisme patriotik seperti Patung Liberty, bendera Amerika yang berkibar, jet tempur, hingga burung elang.

Banyak kritikus menilai komposisi visual tersebut sangat menyerupai lukisan religius klasik yang menggambarkan Yesus sedang menyembuhkan orang sakit.

Meskipun menuai kecaman, Trump memberikan pembelaan bahwa dirinya tidak bermaksud memberikan referensi agama tertentu melalui gambar tersebut.

baca juga

Ia menegaskan kepada awak media bahwa niat awal dari publikasi gambar itu adalah untuk menunjukkan peran seorang tenaga medis.

"Itu seharusnya dianggap sebagai seorang dokter yang membuat orang-orang menjadi lebih baik," katanya.

"Dan saya memang membuat orang menjadi lebih baik. Saya membuat orang menjadi jauh lebih baik," tambahnya.

Ia kemudian memberikan keterangan tambahan kepada CBS News mengenai alasan utama di balik penghapusan konten yang sempat viral tersebut.

"Saya menghapus gambar tersebut karena saya tidak ingin ada orang yang bingung. Orang-orang memang bingung," jelas Trump.

Gelombang Protes Aktivis Nasrani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia

Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:33 WIB

Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media

Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:23 WIB

Terkini

Siap Diresmikan Prabowo, LRT Jakarta Rute Manggarai Beroperasi Agustus 2026!

Siap Diresmikan Prabowo, LRT Jakarta Rute Manggarai Beroperasi Agustus 2026!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:35 WIB

Kelanjutan Nasib JPO Tendean: Dibongkar Usai Rusak Parah, Ganti Rugi Miliaran Rupiah Masih Gelap

Kelanjutan Nasib JPO Tendean: Dibongkar Usai Rusak Parah, Ganti Rugi Miliaran Rupiah Masih Gelap

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:22 WIB

Masih Ada yang Belum Terjerat! KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Kuota Haji

Masih Ada yang Belum Terjerat! KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:12 WIB

Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi

Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:11 WIB

Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM

Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:05 WIB

Buntut Kasus Eks Jampidsus Febrie, Analis Desak Kapolri hingga Menhan Mundur Berjamaah

Buntut Kasus Eks Jampidsus Febrie, Analis Desak Kapolri hingga Menhan Mundur Berjamaah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:59 WIB

Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara

Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:57 WIB

KPK Dalami Fakta Sidang soal Dugaan Aliran Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah

KPK Dalami Fakta Sidang soal Dugaan Aliran Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:54 WIB

Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditangkap! Korban Ditusuk Saat Tidur di Basecamp

Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditangkap! Korban Ditusuk Saat Tidur di Basecamp

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:43 WIB

Bawa Koper Pink Bertuliskan BAP, Penyidik Polri Datangi Gedung Bundar Kejagung

Bawa Koper Pink Bertuliskan BAP, Penyidik Polri Datangi Gedung Bundar Kejagung

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:11 WIB

×