Polling, Warga Israel Mulai Capek Sama Perang: Putus Asa Bingung, dan Marah

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 14 April 2026 | 10:26 WIB
Polling, Warga Israel Mulai Capek Sama Perang: Putus Asa Bingung, dan Marah
Warga Israel berujuk rasa (Foto: X@yunus_arslan_ya)
  • Jajak pendapat menunjukkan warga Israel ragu serangan militer mampu melemahkan kekuatan Iran dan Hezbollah.

  • Harga minyak dunia menurun seiring munculnya harapan baru dalam negosiasi damai Amerika Serikat-Iran.

  • Masyarakat Israel terjebak dalam rasa putus asa dan kemarahan akibat konflik yang berkepanjangan.

Suara.com - Ketidakpercayaan publik Israel terhadap efektivitas serangan militer menjadi sinyal kuat kegagalan strategi penundukan kekuatan Iran di kawasan.

Warga mulai meragukan klaim pelemahan kelompok bersenjata meski tekanan internasional terhadap Teheran terus meningkat secara masif melalui jalur diplomasi.

Dikutip dari BBC, angka kejenuhan perang meningkat tajam seiring dengan ketidakpastian keamanan yang menyelimuti wilayah perbatasan dalam beberapa waktu terakhir.

Tangisan warga Israel ratapi rumah hancur, minta Iran hentikan serangan rudal. [Instagram]
Tangisan warga Israel ratapi rumah hancur, minta Iran hentikan serangan rudal. [Instagram]

Dinamika ini mencerminkan kegelisahan mendalam mengenai masa depan stabilitas regional yang semakin sulit diprediksi oleh para ahli.

Keputusan politik untuk berdamai atau melanjutkan konfrontasi fisik kini menjadi perdebatan sengit di ruang publik masyarakat sipil.

Hasil jajak pendapat terbaru dari Universitas Ibrani Yerusalem menunjukkan fenomena keletihan perang yang melanda warga Israel saat ini.

Data tersebut mengungkap bahwa dua pertiga responden justru menentang gencatan senjata tentatif yang sedang diupayakan Washington dan Teheran.

Survei yang melibatkan 1.312 responden ini dilakukan secara komprehensif pada periode tanggal 9 hingga 10 April lalu.

Mayoritas besar peserta survei menyatakan keyakinan bahwa Iran maupun Hezbollah di Lebanon tidak mengalami pelemahan yang signifikan.

"Despair" (Putus asa) menjadi kata yang dipilih oleh sepertiga responden untuk menggambarkan emosi mereka terhadap situasi sekarang.

Perpecahan Opini Publik Mengenai Kelanjutan Serangan

Sekitar 39,5 persen responden tetap mendesak agar gempuran militer terhadap Teheran harus terus dilanjutkan tanpa henti.

Sementara itu, terdapat 41,4 persen warga yang berpendapat bahwa kesepakatan gencatan senjata seharusnya lebih dihormati dan dijaga.

Selain rasa putus asa, emosi lain yang muncul dalam survei tersebut secara berurutan adalah kebingungan dan kemarahan.

Optimisme atau rasa harapan hanya menempati urutan keempat dalam spektrum perasaan yang dirasakan oleh masyarakat Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS

Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:15 WIB

Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya

Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:12 WIB

Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump

Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:52 WIB

Terkini

Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS

Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:15 WIB

Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya

Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:12 WIB

Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump

Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:52 WIB

Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat

Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:36 WIB

Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia

Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:33 WIB

Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua

Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:31 WIB

Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme

Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:30 WIB

Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media

Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Panduan Lengkap IDAI: Cara Benar Menangani Anak Tersedak dan Teknik RJP untuk Orang Awam

Panduan Lengkap IDAI: Cara Benar Menangani Anak Tersedak dan Teknik RJP untuk Orang Awam

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:25 WIB

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:23 WIB