Gawat! Perang AS - Iran Kali Ini Tanpa Batas Waktu, Trump Ungkit Kesepakatan Awal

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:05 WIB
Gawat! Perang AS - Iran Kali Ini Tanpa Batas Waktu, Trump Ungkit Kesepakatan Awal
Rudal balistik Iran (MEMO/Anadolu)
baca 10 detik
  • Donald Trump menolak menetapkan batas waktu berakhirnya serangan militer Amerika Serikat di Iran.

  • Trump membandingkan operasi empat bulan di Iran dengan keterlibatan 19 tahun di Vietnam.

  • Negosiasi damai antara AS dan Iran buntu karena kesepakatan sebelumnya mendadak dibatalkan.

Suara.com - Presiden Donald Trump menegaskan pemboman terbaru Amerika Serikat ke wilayah Iran hanya sebatas kontak senjata kecil militer. Dirinya enggan menetapkan tenggat waktu pasti mengenai durasi pertempuran yang kini terus berkecamuk tersebut.

Langkah ini memicu ketidakpastian baru mengenai strategi jangka panjang Washington di Timur Tengah. Padahal, operasi tempur ini telah berjalan jauh melampaui target awal yang direncanakan pemerintah.

Trump berdalih bahwa gempuran udara agresif tersebut berhasil melumpuhkan kekuatan pertahanan musuh secara signifikan. Kendati demikian, ia menyadari perlawanan dari pihak seberang masih akan terus berlanjut.

Serangan udara beruntun militer Amerika Serikat ke wilayah Iran menewaskan seorang petugas keamanan. (media sosial)
Serangan udara beruntun militer Amerika Serikat ke wilayah Iran menewaskan seorang petugas keamanan. (media sosial)

"Kita harus melakukan apa yang sedang kita lakukan. Kita telah memangkas kemampuan mereka secara sangat substansial, tetapi mereka akan bertempur untuk beberapa waktu," ujar Trump menjawab pertanyaan Kaitlan Collins dari CNN.

Gedung Putih kini terkesan meremehkan sifat perang yang semakin tidak berujung ini. Asumsi awal bahwa konflik hanya berlangsung empat hingga enam minggu kini resmi meleset.

Secara mengejutkan, Trump justru membandingkan durasi operasi di Iran dengan sejarah kelam masa lalu. Ia menilai keterlibatan militer saat ini masih seumur jagung.

"Kita berada di Vietnam selama 19 years. Kita di sini selama empat bulan, jadi saya pikir kita telah berbuat banyak," ucapnya.

Pernyataan tersebut memicu perdebatan sengit mengenai arah kebijakan luar negeri pemerintahannya. Publik mulai mempertanyakan komitmen nyata Washington dalam menghentikan pertumpahan darah ini.

Hingga kini, rincian mengenai strategi konkret untuk menyudahi pertempuran masih sangat minim. Trump hanya terus bersikeras bahwa jalan keluar akan tercapai lewat meja perundingan dengan rezim Iran.

baca juga

Namun, ia sendiri tidak menaruh harapan tinggi bahwa kesepakatan damai akan terwujud dalam waktu dekat. Proses diplomasi tampaknya masih membentur dinding tebal akibat ego kedua belah pihak.

Trump membeberkan bahwa dialog yang sempat berjalan kembali mengalami jalan buntu. Pihak lawan dinilai kerap mengubah keputusan di tengah jalan secara sepihak.

"Anda harus mendapatkan orang-orang yang ingin membuat sesuatu. Kita memiliki kesepakatan dengan mereka dua hari lalu, lalu mereka berkata, 'Oh, kita tidak bisa membuat kesepakatan itu. Kita harus menegosiasikannya lebih jauh,'" ungkap Trump.

Krisis ini berakar dari keputusan sepihak AS yang meluncurkan kembali kampanye pemboman udara ke Iran. Agresi tersebut awalnya diklaim sebagai operasi kilat untuk melemahkan ancaman keamanan di kawasan regional.

Kini, konflik tersebut telah memasuki bulan keempat tanpa ada tanda-tanda deeskalasi dari kedua negara. Situasi di lapangan justru semakin intensif dan mengancam stabilitas ekonomi serta keamanan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Mau 'Jajah' Iran dan Rebut Fasilitas Nuklir Rahasia

Trump Mau 'Jajah' Iran dan Rebut Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:07 WIB

Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:50 WIB

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:41 WIB

Terkini

28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat

28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:03 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:51 WIB

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:47 WIB

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:31 WIB

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:13 WIB

Donald Trump Janji Bikin Iran Menderita: Kami Pukul Mereka dengan Sangat Keras

Donald Trump Janji Bikin Iran Menderita: Kami Pukul Mereka dengan Sangat Keras

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:00 WIB

Jejak Ferry Hongkiriwang: Dari Kasus Culik Densus 88 ke Skandal Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

Jejak Ferry Hongkiriwang: Dari Kasus Culik Densus 88 ke Skandal Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 09:31 WIB

Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar

Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:55 WIB

Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar

Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:50 WIB

MBG Balik Lagi! BGN Wajibkan Menu Daging Tersedia di Hari Pertama Sekolah

MBG Balik Lagi! BGN Wajibkan Menu Daging Tersedia di Hari Pertama Sekolah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:32 WIB

×