Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip

Bangun Santoso

Selasa, 14 April 2026 | 16:31 WIB
Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip
Dino Patti Djalal (Universitas Khatolik Parahyangan)
baca 10 detik
  • Dino Patti Djalal menekankan pentingnya Indonesia mempertahankan politik luar negeri independen saat menghadiri Middle Power Conference di Jakarta.
  • Indonesia disarankan mencontoh Pakistan yang berani bersikap tegas dan mengkritik negara besar demi menegakkan hukum internasional.
  • Konsistensi dalam menjalankan prinsip bebas aktif menjadi kunci agar Indonesia memiliki wibawa dan suara dalam tatanan global.

Suara.com - Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, memberikan catatan penting bagi arah diplomasi Indonesia di panggung internasional.

Dalam situasi geopolitik yang kian tidak menentu, mantan Wakil Menteri Luar Negeri ini menekankan agar pemerintah Indonesia tetap teguh memegang prinsip politik luar negeri yang independen.

Hal ini krusial agar posisi Indonesia sebagai kekuatan menengah (middle power) tetap memiliki wibawa di mata dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Dino Patti Djalal saat ditemui di sela-sela agenda "Middle Power Conference" yang berlangsung di Jakarta pada Selasa (14/4).

Dalam forum yang membahas peran negara-negara kekuatan menengah tersebut, Dino menyoroti bagaimana sebuah negara harus berani bersikap meski berhadapan dengan kekuatan besar dunia.

Salah satu poin utama yang ditekankan oleh Dino adalah mengenai peran Pakistan dalam dinamika konflik di Timur Tengah.

Ia secara spesifik menyinggung keberhasilan Pakistan dalam memediasi pembicaraan antara dua negara yang memiliki hubungan sangat tegang, yakni Amerika Serikat dan Iran.

Peran mediasi ini dianggap sebagai bukti bahwa posisi diplomatik yang tegas bisa memberikan dampak nyata.

Menurut Dino, Indonesia perlu mengambil pelajaran dari Pakistan dalam mengelola hubungan internasional yang kompleks. Ketegasan Pakistan dalam membela hukum internasional, menurutnya, adalah teladan yang patut dicermati oleh para pengambil kebijakan di Jakarta.

baca juga

Indonesia sebagai negara dengan populasi besar dan ekonomi yang terus tumbuh, memiliki modalitas yang sama untuk bersikap lebih vokal.

"Kita perlu stand up to our principle. Membela prinsip. Kalau kita harus mengkritik orang, sebesar apa pun, sekuat apa pun, termasuk Amerika Serikat, itu harus kita lakukan juga," kata Dino sebagaimana dilansir Antara.

Dino Patti Djalal kemudian memberikan penjelasan lebih mendalam mengenai posisi unik Pakistan.

Meskipun Pakistan menyandang status sebagai sekutu utama non-NATO bagi Amerika Serikat, negara tersebut tidak lantas kehilangan kedaulatan sikapnya.

Pakistan tetap menunjukkan keberanian untuk mengambil posisi yang sangat tegas dalam isu-isu tertentu yang dianggap mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan hukum internasional.

Salah satu bukti nyata yang disoroti adalah ketika Pakistan secara terbuka mengecam serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Saja Penyebab AS-Iran Batal Sepakat Damai? Ini 4 Faktornya

Apa Saja Penyebab AS-Iran Batal Sepakat Damai? Ini 4 Faktornya

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:47 WIB

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:06 WIB

Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia

Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:33 WIB

Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia

Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:11 WIB

Situasi Memanas, Iran Gunakan Hukum Darurat Perang untuk 'Habisi' Mata-mata AS-Israel

Situasi Memanas, Iran Gunakan Hukum Darurat Perang untuk 'Habisi' Mata-mata AS-Israel

News | Selasa, 14 April 2026 | 08:57 WIB

Ekspor Mobil Listrik China Naik 140 Persen Saat Harga Bahan Bakar Dunia Melambung

Ekspor Mobil Listrik China Naik 140 Persen Saat Harga Bahan Bakar Dunia Melambung

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 19:05 WIB

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:28 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×