Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 15 April 2026 | 13:36 WIB
Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz
Mengenal Pangkalan Militer Oghab 44 Iran. Benteng udara bawah gunung yang tak tertembus AS ini disiapkan untuk jet tempur Su-35 Rusia di dekat Selat Hormuz. [Dok. Wionews]
  • Iran sukses membangun Pangkalan Udara Oghab 44 di kedalaman Pegunungan Zagros yang dilengkapi fasilitas militer bawah tanah komprehensif.
  • Lokasinya yang dekat Selat Hormuz memungkinkan Iran meluncurkan serangan balasan mematikan ke armada AS dengan aman dari balik benteng granit.
  • Fasilitas anti-nuklir ini disiapkan secara khusus untuk melindungi armada jet tempur mutakhir Su-35 Rusia dari serangan udara Amerika Serikat.

Suara.com - Republik Islam Iran membuktikan kecerdikan strategis mereka dalam menghadapi ancaman militer Amerika Serikat dengan membangun Pangkalan Militer Oghab 44 yang tak tertembus di bawah perut bumi.

Mengadaptasi teknik kuno penggalian saluran air, Angkatan Udara Iran sukses menyulap bentang alam Pegunungan Zagros menjadi benteng udara raksasa yang membuat hegemoni armada siluman Washington menjadi usang.

Menyitat Wionews, Rabu (15/4/2026), kehadiran fasilitas bawah tanah ini bukan sekadar tempat persembunyian, melainkan mesin peluncur serangan mematikan yang siap menghancurkan armada musuh di sekitar Selat Hormuz dengan dukungan armada Jet Tempur Su-35 Rusia di masa mendatang.

Benteng Udara di Balik Bebatuan Granit

Mengenal Pangkalan Militer Oghab 44 Iran. Benteng udara bawah gunung yang tak tertembus AS ini disiapkan untuk jet tempur Su-35 Rusia di dekat Selat Hormuz. [Dok. Wionews]
Mengenal Pangkalan Militer Oghab 44 Iran. Benteng udara bawah gunung yang tak tertembus AS ini disiapkan untuk jet tempur Su-35 Rusia di dekat Selat Hormuz. [Dok. Wionews]

Pengungkapan fasilitas militer super rahasia ini pertama kali mengguncang para analis pertahanan Barat melalui rilis video resmi media pemerintah pada Februari 2023 silam.

Rekaman epik tersebut memperlihatkan perjalanan jauh menembus pintu anti-ledakan raksasa menuju pusat operasi Oghab 44, atau yang dikenal dengan sandi Elang 44.

Berbeda dengan "kota rudal" sebelumnya yang hanya difungsikan sebagai silo penyimpanan pasif, tempat ini merupakan pangkalan udara taktis yang beroperasi penuh pada kedalaman ratusan meter di bawah gunung.

Fasilitas tak tertembus ini dilengkapi dengan depot bahan bakar bervolume besar, pusat komando berteknologi tinggi, hingga hanggar perawatan pesawat yang sangat memadai.

Hal yang paling menakjubkan bagi dunia intelijen adalah pemandangan jet-jet tempur yang dapat melaju bebas melintasi terowongan panjang untuk bersiap melakukan misi pencegatan udara.

Strategi Mematikan di Dekat Selat Hormuz

Meskipun Teheran merahasiakan titik pastinya, para analis intelijen sumber terbuka berhasil melacak lokasi pangkalan ini di Provinsi Hormozgan, sekitar 120 kilometer barat laut Bandar Abbas.

Pemilihan lokasi ini mencerminkan kejeniusan strategi tingkat tinggi karena jaraknya yang sangat dekat dengan jalur pelayaran vital di wilayah perairan Timur Tengah.

Jarak strategis tersebut memungkinkan armada udara Iran untuk meluncurkan serangan balasan mematikan terhadap kapal perang AS kapan saja tanpa sempat dicegah.

Pada saat yang sama, pangkalan udara ini tetap sangat terlindungi karena posisinya tertanam jauh di daratan yang dilapisi oleh benteng granit alami dan baterai pertahanan udara berlapis.

Logika strategi di balik Elang 44 sangat mumpuni, yakni memastikan kemampuan bertahan hidup yang maksimal bagi seluruh alutsista pertahanan udara milik Republik Islam Iran.

Menanti Armada Jet Tempur Termutakhir

Teheran sangat menyadari bahwa menyiagakan pesawat di landasan pacu terbuka hanya akan memberikan target empuk bagi serangan pertama AS seperti yang terjadi di masa lalu.

Oleh karena itu, pangkalan ini memungkinkan armada tempur untuk kembali mengisi bahan bakar dan mempersenjatai diri dengan rudal jelajah jarak jauh Asef dengan sangat aman di bawah tanah.

Pasukan elit militer negara tersebut memanfaatkan keahlian terowongan sipil Qanat yang telah dikuasai bangsa Persia selama tiga milenium untuk membangun instalasi mutakhir ini.

Struktur beton dan perisai ledakannya dirancang khusus untuk menahan gelombang kejut, meminimalkan kerusakan, hingga bertahan dari ancaman senjata kimia maupun nuklir pihak musuh.

Kecanggihan basis ini makin membuat Barat waspada setelah citra satelit mendeteksi adanya maket pesawat Flanker Rusia di dalam zona perluasan konstruksi pangkalan.

Temuan tersebut memastikan bahwa Pangkalan Elang 44 secara spesifik dibangun untuk melindungi aset Jet Tempur Su-35 yang diakuisisi Teheran demi mematahkan dominasi udara AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:14 WIB

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:45 WIB

Menepis Hoaks Izin Lintas Udara: Strategi Cerdik Prabowo Mengunci AS, Rusia, dan China

Menepis Hoaks Izin Lintas Udara: Strategi Cerdik Prabowo Mengunci AS, Rusia, dan China

Opini | Rabu, 15 April 2026 | 12:29 WIB

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:53 WIB

Terkini

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB