Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 15 April 2026 | 13:48 WIB
Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah
Rudal Iran (Economictimes)
baca 10 detik
  • Perang Iran memicu risiko resesi global akibat terganggunya jalur minyak Selat Hormuz.

  • IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia karena lonjakan inflasi dan harga energi.

  • Harga minyak melambung tinggi menyebabkan biaya hidup dan produksi manufaktur meningkat tajam.

Suara.com - Konflik bersenjata di Iran telah mengubah proyeksi ekonomi dunia secara drastis menuju jurang resesi yang sangat mengkhawatirkan.

Lembaga moneter internasional IMF secara resmi memangkas target pertumbuhan ekonomi global akibat gangguan rantai pasok energi yang masif.

Dikutip dari MEE, situasi ini mematikan momentum positif yang sebelumnya sempat terbangun berkat ledakan investasi di sektor teknologi global.

Di balik klaim manis Gedung Putih tentang kemajuan negosiasi, Iran justru memberikan jawaban dingin. Mengapa jurang komunikasi antara AS dan Iran masih sulit dijembatani?
Di balik klaim manis Gedung Putih tentang kemajuan negosiasi, Iran justru memberikan jawaban dingin. Mengapa jurang komunikasi antara AS dan Iran masih sulit dijembatani?

Kini dunia menghadapi ancaman nyata berupa stagflasi di mana pertumbuhan melambat namun harga kebutuhan melonjak tinggi.

Interupsi jalur logistik di Timur Tengah menjadi faktor utama yang merusak stabilitas pasar keuangan di berbagai negara.

Kepala Ekonom IMF Pierre-Olivier Gourinchas memberikan peringatan keras mengenai kondisi yang terjadi saat ini.

“Prospek global tiba-tiba menjadi gelap menyusul pecahnya perang,” kata Pierre-Olivier Gourinchas, kepala ekonom IMF.

“Penutupan Selat Hormuz dan kerusakan serius pada fasilitas produksi penting di wilayah yang menjadi pusat pasokan hidrokarbon global dapat menyebabkan krisis energi pada skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.”

Gourinchas menekankan bahwa peperangan telah menghentikan tren pertumbuhan stabil yang awalnya didorong oleh berbagai faktor fundamental ekonomi.

baca juga

“Perang di Timur Tengah akan melumpuhkan kekuatan-kekuatan dasar ini,” tambah Gourinchas.

Penurunan Drastis Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Negara G7

Inggris menjadi negara maju yang mengalami koreksi pertumbuhan paling tajam di antara anggota kelompok negara G7.

IMF memotong estimasi pertumbuhan ekonomi Inggris sebesar 0,5 poin sehingga kini hanya tersisa di angka 0,8 persen.

Amerika Serikat juga tidak luput dari dampak negatif dengan penurunan proyeksi pertumbuhan menjadi 2,3 persen tahun ini.

Negara-negara berkembang di wilayah Afrika sub-Sahara mengalami tekanan serupa dengan pemangkasan target pertumbuhan ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:36 WIB

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:45 WIB

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×