Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 15 April 2026 | 15:31 WIB
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia
Selat Hormuz (gemini AI)
  • Iran memberlakukan aturan khusus di Selat Hormuz untuk merespons blokade militer Amerika Serikat.

  • Perundingan damai di Pakistan gagal mencapai kesepakatan gencatan senjata antara kedua negara.

  • Angkatan Laut Amerika Serikat mulai mencegat kapal tanker minyak yang keluar dari Iran.

Langkah drastis Amerika Serikat ini mencakup instruksi kepada Angkatan Laut untuk memburu kapal yang masih membayar retribusi pelayaran kepada Teheran.

Komando Pusat Amerika Serikat atau CENTCOM bergerak cepat mengeksekusi instruksi blokade maritim yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump.

Dalam kurun waktu kurang dari 36 jam, militer AS mengklaim telah berhasil melumpuhkan aktivitas perdagangan maritim yang terafiliasi dengan Iran.

Laksamana Brad Cooper melaporkan bahwa pengawasan ketat dilakukan di sepanjang jalur masuk Teluk Persia serta wilayah Teluk Oman.

Meskipun demikian, pihak Amerika Serikat menyatakan tetap membuka ruang bagi navigasi internasional yang tidak memiliki kaitan dengan pelabuhan Iran.

"Kami tidak akan menghalangi kebebasan navigasi bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz menuju dan dari pelabuhan non-Iran," ujar Laksamana Cooper.

Pencegatan Kapal di Jalur Internasional

Sejak blokade resmi diberlakukan pada hari Senin, belum ada satu pun kapal dagang yang dilaporkan berhasil menembus barikade militer.

CENTCOM mencatat setidaknya enam kapal komersial telah dipaksa memutar balik kembali ke arah dermaga Iran setelah dihadang di laut.

Laporan dari Wall Street Journal menyebutkan bahwa sedikitnya delapan kapal tanker minyak telah dicegat oleh Angkatan Laut Amerika Serikat.

Operasi penyisiran ini dilakukan secara intensif di titik-titik sempit pelayaran guna memastikan tidak ada komoditas Iran yang keluar.

Tekanan militer di laut ini merupakan konsekuensi langsung dari pecahnya perang terbuka yang telah berlangsung sejak akhir Februari lalu.

Eskalasi di Selat Hormuz bermula dari pecahnya perang besar pada 28 Februari yang melibatkan kekuatan regional dan kepentingan Washington.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur paling krusial di dunia karena menjadi pintu keluar bagi sebagian besar pasokan minyak mentah dunia.

Amerika Serikat menggunakan kekuatan armada lautnya untuk menekan ekonomi Iran setelah negosiasi gencatan senjata permanen gagal total dilakukan.

Blokade ini menjadi salah satu sanksi fisik paling keras yang pernah diterapkan di jalur pelayaran internasional pada abad ke-21.

Hingga saat ini, kedua negara masih berada dalam posisi siaga tinggi dengan potensi gesekan senjata yang bisa meledak kapan saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk

Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:14 WIB

Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS

Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:11 WIB

AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz

AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:39 WIB

Terkini

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB