Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB
Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel
Islamabad kini menjadi satu-satunya titik temu diplomatik yang dipercaya Teheran untuk melanjutkan negosiasi krusial dengan Washington. (Shutterstock)
  • Iran menuntut pertanggungjawaban internasional atas kejahatan perang yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel.

  • Dialog perdamaian di Islamabad resmi gagal setelah kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan.

  • Eskalasi konflik meningkat tajam pasca serangan militer yang menewaskan tokoh penting di Teheran.

Hingga kini, publik internasional terus memantau respons dari dewan keamanan terkait eskalasi yang semakin tidak terkendali di kawasan tersebut.

Ketegangan mencapai puncaknya ketika Amerika Serikat dan Israel meluncurkan operasi militer gabungan pada tanggal 28 Februari yang lalu.

Target serangan tersebut mencakup beberapa titik strategis di Teheran yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur parah serta merenggut nyawa warga sipil.

Peristiwa tragis ini memicu kemarahan publik Iran yang merasa hak-hak dasar mereka sebagai manusia telah dirampas secara paksa.

Dunia dikejutkan dengan kabar gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, yang dilaporkan menjadi korban dalam operasi militer tersebut.

Kematian tokoh sentral ini mengubah peta politik Timur Tengah dan memicu gelombang perlawanan yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

Pembalasan Militer dan Eskalasi di Timur Tengah

Sebagai respons langsung atas gugurnya sang pemimpin, Iran melancarkan serangan balasan yang massif ke wilayah pertahanan Israel.

Tidak hanya Israel, fasilitas militer milik Amerika Serikat yang tersebar di wilayah Timur Tengah juga menjadi sasaran rudal-rudal Iran.

Adu kekuatan militer ini menciptakan kekhawatiran akan terjadinya perang terbuka yang lebih luas dan melibatkan banyak negara di kawasan.

Upaya diplomasi sempat muncul ke permukaan sebagai upaya terakhir untuk meredam api konflik yang terus berkobar di sana.

Kedua belah pihak mencoba mencari celah untuk berdialog meskipun rasa saling percaya di antara mereka telah mencapai titik terendah.

Pertemuan diplomatik tingkat tinggi akhirnya digelar di Islamabad pada 11 April antara perwakilan Iran dan delegasi Amerika Serikat.

Dialog ini dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump memberikan janji mengenai kemungkinan adanya gencatan senjata selama periode dua pekan.

Harapan dunia sempat melambung tinggi melihat adanya peluang perdamaian melalui meja perundingan di ibu kota Pakistan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Terkini

Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026

Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:24 WIB

Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini

Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:16 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:12 WIB

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

News | Sabtu, 18 April 2026 | 16:56 WIB

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

News | Sabtu, 18 April 2026 | 15:54 WIB

Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital

Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital

News | Sabtu, 18 April 2026 | 15:21 WIB

KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif

KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:51 WIB

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:12 WIB

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:57 WIB

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:50 WIB