Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menunjukan foto saat Jokowi mencium tangannya. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Jusuf Kalla menyatakan peran krusialnya dalam membawa Jokowi dari Solo untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta.
  • Kalla mengaku kesal karena namanya terseret berbagai polemik hukum setelah jasanya membantu karier politik Jokowi tidak dihargai.
  • Ia menduga laporan polisi terhadap dirinya merupakan reaksi atas langkah hukum yang ia ambil terhadap Rismon Sianipar.

Suara.com - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), meluapkan kegeramannya setelah dirinya terseret dalam berbagai polemik, mulai dari laporan dugaan penistaan agama hingga isu ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.

JK secara tegas mengingatkan semua pihak mengenai peran krusialnya dalam memboyong Jokowi dari Solo hingga sukses menjadi Gubernur DKI Jakarta dan akhirnya menjadi Presiden.

Ia menekankan bahwa karier nasional Jokowi tidak lepas dari campur tangan dan rekomendasinya saat itu.

"Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo, untuk jadi gubernur. Saya yang bawa," ujar JK dalam konferensi pers di Kediamannya di Kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

JK menceritakan kembali momen saat dirinya meyakinkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk mengusung Jokowi di Pilkada DKI Jakarta tahun 2012 silam.

"Itu Ibu Mega. (Saya bilang) 'Ibu, ini calon baik orang PDIP'. Akhirnya beliau setuju. Jadilah gubernur," kenang JK.

Menurut JK, posisi Gubernur Jakarta merupakan batu loncatan yang mustahil dilewati Jokowi untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia tanpa restunya saat itu.

"Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur, mana bisa jadi presiden? Coba lihat," jelas JK.

JK juga mengungkap memori saat Jokowi datang ke kediamannya untuk mengucapkan terima kasih setelah memenangi Pilgub DKI Jakarta.

baca juga

Saat itu, kata JK, Jokowi datang dengan masih mengenakan kemeja kotak-kotak yang menjadi ciri khas kampanyenya.

"Waktu dia menang jadi gubernur, setelah ke Ibu Mega, datang sama saya ucapkan terima kasih. Datang ke rumah, itu masih pakai baju kotak-kotaknya. Tanya sama beliau," tegasnya sembari meminta publik melihat kembali dokumentasi foto masa itu.

Kekesalan JK memuncak saat dirinya justru dilaporkan ke polisi dan dituduh melakukan berbagai tindakan negatif terutama soal polemik ijazah Jokowi oleh pihak-pihak yang ia sebut sebagai "termul".

Presiden terpilh Joko Widodo di Rumah Dinas Kegubernuran. [suara.com/Bagus Santosa]
Joko Widodo dan JK. [suara.com/Bagus Santosa]

Ia merasa jasa-jasanya selama ini seolah dilupakan oleh mereka yang kini menyerangnya.

"Apa kurangnya saya coba? Saya yang bantu Jokowi. Kasih tahu semua itu, termul-termul itu. Janganlah macam-macam begitu," pungkasnya.

Sebelumnya, JK menduga adanya kaitan antara laporan polisi terhadap dirinya dengan langkah hukum yang ia ambil sebelumnya terhadap Rismon Sianipar.

Ia menilai laporan dugaan penistaan agama tersebut muncul sebagai reaksi setelah dirinya memperkarakan Rismon.

"Saya tidak menuduh politik, tetapi ini kenyataannya bahwa ini (laporan terhadap saya) timbul setelah saya mengadukan Rismon," ujar JK dalam konferensi persnya di Kediamannya di Kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, JK juga menyinggung kegaduhan di tengah masyarakat terkait isu ijazah Presiden Joko Widodo yang sudah berlangsung selama dua tahun.

Sebagai sosok yang pernah mendampingi Jokowi sebagai Wakil Presiden, JK memberikan nasihat agar persoalan tersebut segera diakhiri dengan transparansi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:17 WIB

JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!

JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:01 WIB

JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama

JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:40 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×