Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon, Publik: Hizbullah Tak Bakal Melakukan Itu

Bernadette Sariyem

Senin, 20 April 2026 | 10:01 WIB
Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon, Publik: Hizbullah Tak Bakal Melakukan Itu
Tentara Israel terpotret sedang menghancurkan patung Yesus Kristus yang sakral di Lebanon selatan. Foto ini dibagikan oleh jurnalis Palestina Younis Tirawi. [X/Younis Tirawi]
baca 10 detik
  • Seorang tentara Israel diduga menghancurkan patung Yesus di kota Debel, Lebanon Selatan, pada 19 April 2026.
  • Insiden tersebut memicu kecaman internasional dan perdebatan luas mengenai moralitas militer di tengah operasi perang.
  • Militer Israel sedang melakukan investigasi mendalam serta verifikasi keaslian foto terkait dugaan tindakan vandalisme tersebut.

Suara.com - Israel kembali memicu amarah dunia internasional, setelah foto satu tentaranya tengah menghancurkan patung Yesus Kristus di wilayah Lebanon viral di media sosial.

Dikutip dari AFP, Senin (20/4/2026), tentara Israel itu terpotret sedang menghancurkan patung Yesus di Lebanon memakai palu godam.

Foto yang sangat kontroversial tersebut, pertama kali diunggah oleh jurnalis Palestina, Younis Tirawi, melalui akun resmi X miliknya.

Tirawi mengonfirmasii, gambar tersebut diambil di wilayah Lebanon Selatan, tepatnya di sebuah kota mayoritas Kristen bernama Debel.

Insiden ini terjadi di tengah operasi militer yang sedang berlangsung di wilayah tersebut, di mana pasukan Israel mencoba menekan posisi kelompok Hizbullah.

Kronologi Kejadian di Kota Debel

Dalam unggahannya, Tirawi menjelaskan patung tersebut merupakan simbol religius yang sangat dihormati di Debel.

Sebelum insiden perusakan terjadi, laman resmi kota tersebut bahkan sempat mengunggah foto patung Yesus tersebut dalam keadaan utuh.

Sebagai respons atas dugaan perusakan itu, laman tersebut dilaporkan mengunggah kutipan dari Alkitab yang mendalam.

baca juga

"Bapa, ampunilah mereka; sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat (Lukas 23:34)," tulis laman kota tersebut dalam unggahannya.

Reaksi daring muncul dengan sangat cepat dan masif. Unggahan asli dari Tirawi telah ditonton lebih dari 3,4 juta kali sejak pertama kali dibagikan pada Minggu, 19 April 2026.

Banyak pengguna media sosial mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk degradasi moral dan kurangnya rasa hormat terhadap simbol agama di zona konflik.

Seorang pengguna berkomentar dengan nada tajam, "Anda tidak perlu menjadi seorang Kristen untuk melihat apa yang diwakili oleh hal ini: rasa tidak hormat, dehumanisasi, dan impunitas."

Ia menambahkan bahwa, "Tindakan seperti ini memicu kebencian jauh melampaui medan perang mana pun."

Warganet lain juga menyoroti upaya yang dilakukan tentara tersebut untuk melakukan tindakan vandalisme di tengah situasi perang.

"Pria ini benar-benar harus berusaha keras untuk melakukan hal ini. Menjijikkan," tulis salah satu pengguna.

Perbandingan dengan Kendali Hizbullah

Salah satu poin yang paling banyak diperdebatkan di media sosial adalah perbandingan situasi keamanan di bawah kendali Hizbullah dan Israel.

Beberapa warganet mempertanyakan narasi yang selama ini beredar mengenai siapa yang sebenarnya mengancam komunitas Kristen di Timur Tengah.

"Biar saya luruskan, patung itu tidak dirusak di bawah kendali Hizbullah di Lebanon selatan. Tapi patung itu dirusak saat wilayah tersebut dikendalikan Israel," tulis seorang. warganet.

Ia melanjutkan dengan nada skeptis, "Dan orang-orang Israel memberi tahu kita bahwa Hizbullah adalah musuh orang Kristen, meskipun mereka adalah pihak yang menyelamatkan orang Kristen dari ISIS?"

Selain itu, sentimen politik internasional juga terseret. Beberapa pengguna mengkritik dukungan tanpa syarat dari para pemimpin politik Barat, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, terhadap militer Israel saat insiden seperti ini terjadi.

"Menghancurkan patung Yesus dengan palu di Lebanon. Trump, presiden 'Kristen', tetap mendukung penuh Israel. Pendukung Kristen diam seperti biasa ketika hal itu tidak sesuai dengan narasi."

Respons Militer Israel

Sadar akan dampak negatif yang ditimbulkan oleh foto tersebut, pihak militer Israel tidak tinggal diam.

Letnan Kolonel Nadav Shoshani, juru bicara resmi IDF, memberikan tanggapan langsung terhadap unggahan viral tersebut.

Shoshani menyatakan, pihak militer sedang dalam proses memverifikasi keaslian foto tersebut.

"IDF saat ini sedang memeriksa keaslian foto tersebut," tulis Shoshani dalam pernyataannya.

Ia juga menekankan, tindakan semacam itu tidak mewakili standar militer mereka.

"Jika ini memang gambar asli yang baru-baru ini terjadi, tindakan ini tidak selaras dengan nilai-nilai IDF dan perilaku yang diharapkan dari tentara IDF."

Lebih lanjut, Shoshani berjanji investigasi akan dilakukan secara transparan dan tegas.

"Insiden ini akan diselidiki secara menyeluruh dan mendalam, dan jika perlu, langkah-langkah akan diambil sesuai dengan temuan tersebut," tambahnya.

Hingga saat ini, IDF belum memberikan pembaruan lebih lanjut mengenai identitas tentara dalam foto tersebut atau apakah tindakan disipliner telah diambil.

Perdebatan Mengenai Keaslian Foto dan AI

Di sisi lain, muncul diskusi di kalangan pengguna internet mengenai kemungkinan foto tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).

Beberapa pihak meragukan validitas gambar tersebut, mengingat canggihnya teknologi manipulasi gambar saat ini.

Namun, argumen ini dibantah oleh banyak pihak yang percaya bahwa foto tersebut nyata karena pertama kali disebarkan oleh jurnalis dengan sumber yang jelas di lapangan.

Sebaliknya, ada juga yang berpendapat bahwa Tirawi mungkin telah disesatkan oleh sumbernya, tanpa menyadari bahwa ia membagikan gambar hasil AI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biadab! Rezim Zionis Israel Ingin 'Gazafikasi' Lebanon Selatan

Biadab! Rezim Zionis Israel Ingin 'Gazafikasi' Lebanon Selatan

News | Senin, 20 April 2026 | 09:27 WIB

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:38 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:12 WIB

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB

Gencatan Senjata Rapuh? Hizbullah Ngotot Israel Harus Angkat Kaki dari Lebanon Selatan

Gencatan Senjata Rapuh? Hizbullah Ngotot Israel Harus Angkat Kaki dari Lebanon Selatan

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:52 WIB

Trump Larang Israel Serang Lebanon, Benjamin Netanyahu Langsung Manut

Trump Larang Israel Serang Lebanon, Benjamin Netanyahu Langsung Manut

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:39 WIB

Selat Hormuz Dibuka Total, Iran Jamin Jalur Minyak Dunia Aman Saat Gencatan Senjata

Selat Hormuz Dibuka Total, Iran Jamin Jalur Minyak Dunia Aman Saat Gencatan Senjata

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:27 WIB

Terkini

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39 WIB

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:36 WIB

×