-
Wisatawan Kanada tewas akibat penembakan oleh pelaku tunggal di Piramida Teotihuacan Meksiko.
-
Pemerintah Meksiko memperketat pengamanan situs wisata untuk menjamin keselamatan suporter Piala Dunia.
-
Aksi penyerangan diduga terencana dan terinspirasi dari tragedi penembakan massal di Amerika Serikat.
Pemerintah menyoroti penemuan catatan di tas pelaku yang merujuk pada tragedi penembakan sekolah Columbine di Amerika Serikat tahun 1999.
Kejadian di piramida ini secara kebetulan bertepatan dengan peringatan 27 tahun peristiwa berdarah di Colorado tersebut.
Meskipun baru saja terjadi guncangan hebat, otoritas Meksiko tetap optimis terhadap kesiapan mereka menjadi tuan rumah turnamen global.
Sebanyak 13 pertandingan dijadwalkan akan digelar di tiga kota besar Meksiko, termasuk laga pembuka di ibu kota.
Sekretaris Keamanan Meksiko, Omar Garcia Harfuch, menjanjikan penguatan pengamanan di seluruh objek vital termasuk situs arkeologi.
“Mengikuti instruksi presiden, keamanan kini juga akan diperkuat di situs arkeologi, berkoordinasi dengan Kementerian Kebudayaan dan otoritas lainnya, dalam hal-hal terkait Piala Dunia,” kata Harfuch.
Ia juga menambahkan pernyataan tegas untuk menenangkan kekhawatiran para suporter dari berbagai penjuru dunia.
“Kami yakin keamanan Piala Dunia terjamin,” tambahnya.
Langkah Mitigasi di Situs Budaya
Absennya alat pemindai keamanan di pintu masuk situs budaya diakui menjadi celah bagi pelaku untuk membawa senjata api.
Presiden Sheinbaum menyatakan bahwa prosedur pemeriksaan ketat akan segera diterapkan di seluruh ruang publik dan area wisata.
“Mengapa? Karena situasi ini belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Sheinbaum terkait minimnya pengamanan di situs UNESCO tersebut.
Langkah preventif ini diambil untuk memastikan bahwa tidak ada lagi individu bersenjata yang dapat menyusup ke kawasan keramaian.
“Sekarang setelah situasi ini muncul, jelas, sebagai otoritas, kami harus meningkatkan pemeriksaan keamanan untuk memastikan tidak ada yang memasuki situs arkeologi atau tempat umum dengan senjata api,” jelasnya.
Kejadian ini berlokasi di Piramida Bulan yang merupakan bagian dari kompleks Teotihuacan, sekitar 30 mil dari Mexico City.