Kata-kata Menlu Singapura Tolak Purbaya Soal Tarif Selat Malaka

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 23 April 2026 | 11:34 WIB
Kata-kata Menlu Singapura Tolak Purbaya Soal Tarif Selat Malaka
Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, menekankan bahwa keterbukaan Selat Malaka adalah urat nadi ekonomi bagi negara-negara di kawasan. (Dok Menko Perekonomian)
  • Singapura, Malaysia, dan Indonesia menjamin Selat Malaka bebas tol dan tetap terbuka.

  • Prinsip UNCLOS menjadi dasar utama dalam menjaga hak lintas transit maritim global.

  • Singapura menolak memihak antara AS dan China demi menjaga kepentingan nasional jangka panjang.

Suara.com - Singapura, Malaysia, dan Indonesia sepakat memperkuat sinergi untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas kapal di Selat Malaka.

Ketiga negara pantai ini berkomitmen menolak segala bentuk pungutan biaya atau hambatan yang mengganggu jalur logistik dunia tersebut.

Dikutip dari CNA, langkah ini menjadi krusial mengingat eskalasi konflik di Timur Tengah mulai mengancam stabilitas rute maritim internasional secara signifikan.

Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, menekankan bahwa keterbukaan Selat Malaka adalah urat nadi ekonomi bagi negara-negara di kawasan.

Keselarasan strategi ini menjadi pembeda utama Asia Tenggara dibandingkan wilayah lain yang saat ini rawan akan senjataisasi jalur perdagangan.

"Kami tidak memungut tol. Kami semua adalah ekonomi yang bergantung pada perdagangan. Kami semua tahu bahwa demi kepentingan kami untuk tetap membukanya," ujar Dr. Balakrishnan.

Ia menegaskan bahwa kepentingan strategis ketiga negara tersebut sudah selaras untuk menjaga jalur tersebut tetap dapat dilintasi.

Kondisi ini sangat kontras dengan ancaman penutupan di Selat Hormuz yang memicu kekhawatiran global terhadap keamanan energi.

Asia Tenggara memilih untuk tetap berpegang teguh pada aturan hukum laut yang diakui secara universal oleh dunia.

"Terkait dengan Amerika dan China, kami telah memberi tahu keduanya, kami beroperasi berdasarkan UNCLOS," tegas Dr. Balakrishnan merujuk pada Konvensi PBB tentang Hukum Laut.

Netralitas di Tengah Persaingan Kekuatan Besar

Hak lintas transit dijamin bagi semua pihak tanpa terkecuali guna memastikan stabilitas pertumbuhan ekonomi kawasan tetap terjaga.

Singapura memastikan tidak akan terlibat dalam upaya penutupan rute atau pengenaan tarif bagi kapal yang melintasi wilayah kedaulatan mereka.

"Hak lintas transit dijamin untuk semua orang. Kami tidak akan berpartisipasi dalam upaya apa pun untuk menutup atau menghalangi atau memberlakukan tol di lingkungan kami," tambahnya.

Prinsip tersebut juga berlaku bagi lalu lintas udara yang melewati ruang udara di atas perairan strategis tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Malaysia Beberkan 3 Negara Terdampak Besar Jika Selat Malaka Kena Tarif

Media Malaysia Beberkan 3 Negara Terdampak Besar Jika Selat Malaka Kena Tarif

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:17 WIB

WNI Dikurung di Malaysia, 2 Pelaku Didenda Usai Tahan Paspor Korban

WNI Dikurung di Malaysia, 2 Pelaku Didenda Usai Tahan Paspor Korban

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:09 WIB

Blokade Militer Amerika Serikat Cegat Kapal Tanker Iran Dekat Perairan Indonesia

Blokade Militer Amerika Serikat Cegat Kapal Tanker Iran Dekat Perairan Indonesia

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:48 WIB

Terkini

Tsunami Filipina Terjang Sulawesi Utara dan Maluku Utara

Tsunami Filipina Terjang Sulawesi Utara dan Maluku Utara

News | Senin, 08 Juni 2026 | 09:00 WIB

Penembakan Massal Dekat Markas Inggris, Piala Dunia 2026 Diselimuti Ketakutan

Penembakan Massal Dekat Markas Inggris, Piala Dunia 2026 Diselimuti Ketakutan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:50 WIB

13 Wilayah Indonesia Siaga Usai Gempa Besar Filipina

13 Wilayah Indonesia Siaga Usai Gempa Besar Filipina

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:40 WIB

Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami karena Gempa Besar Filipina

Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami karena Gempa Besar Filipina

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:23 WIB

Filipina Diguncang Gempa 7,7 SR Berpotensi Tsunami, Manado Siaga

Filipina Diguncang Gempa 7,7 SR Berpotensi Tsunami, Manado Siaga

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:14 WIB

Sore Ini, Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Sore Ini, Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:06 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Klarifikasi Isu Kondisi Ekstrem 'Bediding'

Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Klarifikasi Isu Kondisi Ekstrem 'Bediding'

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:59 WIB

Gempa M 8,1 di Filipina Picu Peringatan Dini Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

Gempa M 8,1 di Filipina Picu Peringatan Dini Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:59 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Sulut

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Sulut

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:48 WIB

Pengawasan WNA Diperketat agar Indonesia Tak Jadi Basis Kegiatan Ilegal

Pengawasan WNA Diperketat agar Indonesia Tak Jadi Basis Kegiatan Ilegal

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:38 WIB