Prabowo Harus Diturunkan? Kritik Keras Saiful Mujani soal Ancaman Konstitusi dan Demokrasi

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 24 April 2026 | 15:36 WIB
Prabowo Harus Diturunkan? Kritik Keras Saiful Mujani soal Ancaman Konstitusi dan Demokrasi
Saiful Mujani. (Suara.com/Novian)
  • Saiful Mujani mengkritik Presiden Prabowo di UIN Jakarta pada 23 April 2026 karena dinilai mengancam konstitusi serta demokrasi.
  • Pemerintah dianggap ingin kembali ke UUD 1945 asli yang berpotensi menghilangkan pemilihan presiden langsung dan membatasi masa jabatan.
  • Saiful menyoroti berbagai pelanggaran konstitusi, penyalahgunaan wewenang, kebijakan fiskal yang buruk, serta pernyataan presiden yang membatasi ruang kritik.

Suara.com - Guru Besar Ilmu Politik UIN Jakarta, Saiful Mujani, melontarkan kritik tajam terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia bahkan menyebut Prabowo layak diturunkan dari jabatannya karena dinilai mengancam konstitusi dan demokrasi.

“Presiden Prabowo harus diturunkan karena mengancam konstitusi,” kata Saiful dalam diskusi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UIN Jakarta, Rabu (23/4/2026).

Salah satu poin utama yang dikritik Saiful adalah pandangan Prabowo yang ingin mengembalikan sistem ketatanegaraan ke Undang-Undang Dasar 1945 versi 18 Agustus 1945 yang belum amandemen.

Menurutnya, langkah tersebut berpotensi menggerus prinsip demokrasi yang telah dibangun sejak era reformasi.

“Kita tahu kalau kembali ke sana tidak ada pemilihan presiden langsung, tidak ada pembatasan masa jabatan presiden, dan presiden dipilih secara tidak demokratis,” ujarnya.

Ia menilai, sistem tersebut membuka ruang kekuasaan yang tidak terbatas dan menghilangkan mekanisme kontrol terhadap presiden.

Selain itu, Saiful juga menuding adanya pelanggaran konstitusi dalam sejumlah kebijakan pemerintah. Ia menyinggung praktik yang dianggap masuk dalam kategori konflik kepentingan hingga penyalahgunaan kewenangan.

“Melanggar konstitusi, dari KKN kebijakan, mempekerjakan TNI aktif di wilayah sipil, kerja sama luar negeri tanpa melibatkan DPR, alokasi dana pendidikan untuk MBG, pembuatan koperasi desa dan batalion. Saya sebut program itu sebagai gentong babi,” tegasnya.

Menurut dia, rangkaian kebijakan tersebut menunjukkan perluasan kekuasaan yang tidak sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Saiful juga menyoroti aspek ekonomi, khususnya pengelolaan fiskal yang dinilai bermasalah. Pemerintah saat ini dikritik tidak cukup kompeten dalam mengelola kebijakan fiskal, yang berdampak pada melemahnya kinerja ekonomi nasional.

Tak hanya kebijakan, Saiful juga mengkritik pernyataan-pernyataan Presiden yang dinilai tidak mencerminkan sikap kenegaraan. Menurutnya, sejumlah pernyataan justru berpotensi mempersempit ruang kritik di ruang publik.

“Pernyataan-pernyataan yang tidak presidensial yang itu tidak pantas, saya sebut tadi seperti menertibkan pengamat kritis, pengamat dibiaya asing, terus para demonstran dianggap makar dan dianggap teroris,” katanya.

Saiful menilai, kondisi tersebut menjadi bagian dari indikator kemunduran demokrasi jika tidak dikoreksi. Ia menegaskan, kritik yang disampaikan bukan sekadar persoalan politik, tetapi menyangkut arah sistem ketatanegaraan dan kualitas demokrasi di Indonesia ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nama Teddy hingga Maruli Diseret, Saiful Mujani Kritik Kebijakan Presiden Perluas Peran TNI di Sipil

Nama Teddy hingga Maruli Diseret, Saiful Mujani Kritik Kebijakan Presiden Perluas Peran TNI di Sipil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:37 WIB

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:58 WIB

Seskab Teddy: Sekolah Rakyat Bentuk Keprihatinan Prabowo

Seskab Teddy: Sekolah Rakyat Bentuk Keprihatinan Prabowo

Video | Kamis, 23 April 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:32 WIB

Rekaman Mengerikan Dua Pesawat Nyaris Adu Banteng di Bandara JFK

Rekaman Mengerikan Dua Pesawat Nyaris Adu Banteng di Bandara JFK

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:32 WIB

Belum Ada APAR untuk Mobil Listrik, DPRD DKI Peringatkan Risiko Kebakaran

Belum Ada APAR untuk Mobil Listrik, DPRD DKI Peringatkan Risiko Kebakaran

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:16 WIB

Cara Culas Prajurit AS Untung Rp6,5 Miliar dari Operasi Penangkapan Nicolas Maduro

Cara Culas Prajurit AS Untung Rp6,5 Miliar dari Operasi Penangkapan Nicolas Maduro

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:09 WIB

Peringati Hari KI Sedunia, DJKI Gelar Layanan di Car Free Day Serentak 33 Provinsi

Peringati Hari KI Sedunia, DJKI Gelar Layanan di Car Free Day Serentak 33 Provinsi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:05 WIB

Babak Baru Tragedi Benhil: Polisi Bidik Agen dan Majikan Buntut PRT Tewas Terjun dari Lantai 4!

Babak Baru Tragedi Benhil: Polisi Bidik Agen dan Majikan Buntut PRT Tewas Terjun dari Lantai 4!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:58 WIB

Gatot Nurmantyo dan Eks Panglima TNI Bahas Izin Lintas Udara, Menhan Sjafrie: Kepentingan Nasional

Gatot Nurmantyo dan Eks Panglima TNI Bahas Izin Lintas Udara, Menhan Sjafrie: Kepentingan Nasional

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:57 WIB

Teori Konspirasi Misteri Kematian dan Hilangnya Ilmuwan Riset Sensitif di AS

Teori Konspirasi Misteri Kematian dan Hilangnya Ilmuwan Riset Sensitif di AS

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:41 WIB

Nama Teddy hingga Maruli Diseret, Saiful Mujani Kritik Kebijakan Presiden Perluas Peran TNI di Sipil

Nama Teddy hingga Maruli Diseret, Saiful Mujani Kritik Kebijakan Presiden Perluas Peran TNI di Sipil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:37 WIB

AS Siapkan Opsi Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz hingga Infrastruktur Militer

AS Siapkan Opsi Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz hingga Infrastruktur Militer

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:33 WIB