- Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek lokasi penyalahgunaan narkoba di pinggir rel kereta api Kebon Melati, Tanah Abang.
- Petugas mengamankan sembilan orang dengan delapan di antaranya dinyatakan positif menggunakan sabu setelah menjalani tes urine.
- Polisi menyita barang bukti berupa sabu, alat hisap, dan telepon genggam dalam operasi penindakan pada Minggu (26/4/2026).
Suara.com - Polres Metro Jakarta Pusat membongkar praktik penyalahgunaan narkoba di kawasan pinggir rel kereta api, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang.
Dalam operasi penggerebekan tersebut, petugas mengamankan sembilan orang, di mana delapan di antaranya positif menggunakan sabu.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung mengatakan tindakan tegas ini merupakan respons cepat kepolisian atas laporan masyarakat yang resah melihat aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.
“Begitu ada informasi, kami langsung lakukan penyelidikan dan penindakan. Ini bentuk komitmen kami dalam memberantas narkotika,” ujar Reynold saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2026).
Kepergok Sedang 'Nyabu'
Saat petugas merangsek masuk ke lokasi, suasana sempat tegang karena dua dari sembilan pria berinisial AF, P, A, AFZ, NK, S, AF, F, dan R, kedapatan tengah asyik mengonsumsi barang haram tersebut.
“Dua di antaranya kedapatan sedang menggunakan sabu saat petugas tiba di lokasi,” jelas Reynold.
Dari lokasi penggerebekan, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa paket sabu seberat 0,18 gram, puluhan alat hisap (bong), serta beberapa unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk bertransaksi.
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wisnu Setiyawan Kuncoro, menyebut kawasan pinggir rel Kebon Melati memang telah lama masuk radar kepolisian dan sempat viral di media sosial karena diduga kerap menjadi titik kumpul penyalahguna narkotika.
“Hasil tes urine menunjukkan 8 (delapan) orang yang diamankan positif menggunakan sabu. Saat ini kami masih lakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui peran masing-masing,” ungkap Wisnu.
Meskipun sembilan orang telah diringkus, operasi ini belum sepenuhnya tuntas. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah orang lainnya yang berhasil melarikan diri saat petugas tiba di TKP.
Reynold pun mengimbau warga untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi membersihkan wilayah Tanah Abang dari peredaran narkoba.