Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 27 April 2026 | 10:39 WIB
Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha
TKP Daycare Little Aresha Yogyakarta, Senin (27/4/2026). (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Noorman Windarto melaporkan adanya penipuan fasilitas dan tindak kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta pada April 2026.
  • Korban mengalami trauma psikologis serta gangguan kesehatan serius akibat lingkungan yang tidak manusiawi dan minim pengawasan pengelola daycare.
  • Orang tua menuntut pihak kepolisian memberikan hukuman maksimal kepada manajemen dan pengasuh yang terbukti melakukan penganiayaan terhadap anak.

Suara.com - Noorman Windarto, salah satu orang tua korban, mengaku tertipu oleh citra profesional dan fasilitas mewah yang sempat dijanjikan pihak Daycare Little Aresha Yogyakarta sejak awal.

Ia tak memungkiri sempat sangat percaya pada lembaga tersebut, terlebih dengan citra yang dibangun begitu meyakinkan. Mulai dari gelar akademik pengelola hingga sikap komunikatif orang-orang di dalamnya.

"Jujur branding-nya itu bagus. Body language-nya ibunya itu bagus, ketika saat kita datang tuh langsung sendiri yang menyambut beliau, owner-nya langsung. Komunikasinya juga ke orang tua bagus sekali, komunikatif dan lebih menenangkan," kata Noorman, Senin (27/4/2026).

Awal yang sangat meyakinkan itu, membuat Noorman memercayakan pengasuhan kedua anaknya di lembaga tersebut dalam rentang waktu yang cukup lama. 

Anak pertamanya dititipkan sejak tahun 2022 hingga 2025 terhitung sejak usia 2 hingga 5 tahun. Sementara anak keduanya yang telah dititipkan sejak usia bayi 3 bulan hingga kini menginjak usia 2,5 tahun.

Kepercayaan Noorman semakin diperkuat dengan deretan gelar pendidikan yang terpampang jelas di area masuk gedung. Di depan pintu, terdapat daftar kepengurusan Yayasan Aresha Indonesia Center.

"Nah itu lengkap dan semua gelarnya S2 dan di situ ada perawat, ada bidang ini, bidang itu, semua lengkap yang itu menambah keyakinan kami untuk menitipkan anak di daycare tersebut," ungkapnya.

Selain itu lembaga tersebut menggunakan strategi pemasaran yang sangat meyakinkan. Termasuk menawarkan solusi bagi orang tua melalui sistem penjemputan yang fleksibel.

Noorman menjelaskan bahwa fitur layanan jam jemput yang fleksibel itu bahkan tanpa tambahan biaya. Layanan ini menjadi daya tarik utama yang membuat para orang tua merasa terbantu.

baca juga

"Biayanya ya cukup lumayan ya kalau untuk Jogja tuh standar agak menengah ke atas sekitar satu jutaan lah. Penjemputan lebih ke fleksibel, tidak ada tambahan charge biaya gitu. Nah itu menjadi branding yang bagus ya karena dicari di daycare di Jogja mungkin ya susah karena sistem kerja di kami kan harus menyesuaikan," ujar Noorman.

"Bisa (dijemput) fleksibel dan tidak ada tambahan charge biaya gitu. Nah itu menjadi branding yang bagus ya karena dicari daycare di Jogja mungkin ya susah kalau terkait yang fleksibel," tuturnya.

"Karena kan sistem kerja di kami (orang tua) kan harus menyesuaikan, kadang-kadang nggak on time waktu pulang kerja. Jadi dengan adanya daycare yang menawarkan (jam) fleksibel kami tertarik," tambahnya.

Mulai Merasa Janggal

Namun, ternyata di balik tembok gedung yang tertutup rapat bagi orang tua tersimpan realita yang kontras. Noorman mulai menyadari ada yang salah ketika anak keduanya hampir setiap bulan jatuh sakit.

Usut punya usut, kondisi fasilitas yang dijanjikan seperti pendingin ruangan (AC) dan kasur yang layak ternyata hanya fiktif belaka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi

Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi

News | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial

Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial

News | Senin, 27 April 2026 | 09:20 WIB

Terpopuler: 5 Kejanggalan Daycare Little Aresha, 2.026 Pound Mahar El Rumi Berapa Rupiah?

Terpopuler: 5 Kejanggalan Daycare Little Aresha, 2.026 Pound Mahar El Rumi Berapa Rupiah?

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 06:45 WIB

Terkini

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

×