Amerika Serikat Protes Keras Iran Jadi Pemimpin Sidang Nuklir NPT, Menghina Perjanjian Internasional

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 28 April 2026 | 12:36 WIB
Amerika Serikat Protes Keras Iran Jadi Pemimpin Sidang Nuklir NPT, Menghina Perjanjian Internasional
Ilustrasi gedung PBB (Shuttterstock)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat memprotes keras terpilihnya Iran sebagai Wakil Presiden dalam Konferensi Nuklir NPT.

  • Iran dituding tidak transparan terhadap IAEA namun terpilih lewat dukungan kelompok non-blok.

  • Ketegangan ini memperuncing sengketa nuklir antara Teheran dan Washington di forum internasional.

Iran terpilih menduduki kursi pimpinan setelah dicalonkan oleh kelompok negara-negara non-blok serta negara anggota lainnya dalam forum.

Duta Besar Vietnam untuk PBB, Do Hung Viet, selaku ketua konferensi, mengonfirmasi bahwa prosedur pemilihan sudah sesuai mekanisme kelompok.

Meski demikian, posisi Iran sebagai salah satu dari 34 Wakil Presiden konferensi tetap menjadi titik api perselisihan baru.

Amerika Serikat tetap bersikukuh bahwa Iran tidak layak memimpin karena belum menyelesaikan investigasi terkait aktivitas nuklir masa lalunya.

Di sisi lain, Iran mengklaim bahwa hak mereka untuk memperkaya uranium adalah untuk tujuan damai dan kebutuhan energi nasional.

Perselisihan di ruang sidang PBB ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya suhu konflik bersenjata yang melibatkan kepentingan Iran di Timur Tengah.

Presiden Donald Trump secara konsisten menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan pernah membiarkan Teheran memiliki senjata pemusnah massal.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan bahwa posisi Washington terhadap aktivitas nuklir Iran sudah sangat tegas dan tidak berubah.

"Garis merah presiden sehubungan dengan Iran telah dibuat sangat, sangat jelas, tidak hanya bagi publik Amerika, tetapi juga bagi mereka," ungkap Karoline Leavitt.

baca juga

Saat ini, Iran dikabarkan sedang mengajukan usulan baru untuk meredakan konflik dengan syarat penyelesaian sengketa pengiriman di Teluk.

Konferensi NPT merupakan agenda penting lima tahunan yang bertujuan meninjau efektivitas perjanjian yang berlaku sejak tahun 1970 tersebut.

IAEA sebelumnya sempat melaporkan adanya program pengembangan senjata nuklir Iran yang diduga telah dihentikan secara resmi pada tahun 2003.

Namun, ketidakpastian mengenai sisa-sisa material nuklir di situs yang tidak dideklarasikan tetap menjadi hambatan utama dalam normalisasi hubungan diplomatik.

Amerika Serikat dan sekutu Baratnya tetap menaruh kecurigaan bahwa teknologi pengayaan uranium Teheran dapat dengan cepat dialihkan untuk militer.

Kini, peran Iran sebagai pimpinan konferensi justru menambah beban moral pada integritas pengawasan nuklir global di mata negara-negara Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak Akibat Kebuntuan Konflik AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak Akibat Kebuntuan Konflik AS-Iran di Selat Hormuz

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:05 WIB

Melania Trump Disebut Janda, Donald Trump Ngamuk: Itu Omongan yang Beracun!

Melania Trump Disebut Janda, Donald Trump Ngamuk: Itu Omongan yang Beracun!

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:53 WIB

Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS

Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:46 WIB

Terkini

Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi

Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:30 WIB

Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL

Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:26 WIB

Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?

Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:25 WIB

6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI

6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:22 WIB

Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online

Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:18 WIB

PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League

PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:03 WIB

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:01 WIB

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:00 WIB

Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku

Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:55 WIB

Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat

Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:52 WIB

×