Basarnas Ungkap Alasan Lokomotif KA Argo Bromo Tak Langsung Dievakuasi: Ada Nyawa yang Terjepit

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Selasa, 28 April 2026 | 13:00 WIB
Basarnas Ungkap Alasan Lokomotif KA Argo Bromo Tak Langsung Dievakuasi: Ada Nyawa yang Terjepit
Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Kepala Basarnas Mohammad Syafii menjelaskan evakuasi lokomotif KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur berlangsung lambat demi keselamatan korban.
  • Proses ekstrikasi hati-hati dilakukan terhadap lima korban terjepit untuk mencegah cedera tambahan akibat deformasi parah pada rangkaian kereta.
  • Operasi evakuasi resmi berakhir Selasa (28/4/2026) dengan data 14 korban meninggal dunia serta 84 orang mengalami luka-luka.

Suara.com - Kepala Basarnas, Mohammad Syafii menjelaskan alasan teknis di balik proses evakuasi lokomotif KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL commuter line di stasiun Bekasi Timur.

Syafii menjelaskan alasan evakuasi lokomotif KA Argo Bromo lebih lambat daripada gerbong karena demi keselamatan korban yang saat itu masih dalam kondisi terjepit di antara material rangkaian kereta.

“Ada beberapa korban yang memang harus kita lakukan tindakan secara terukur karena membutuhkan penanganan khusus,” ujar Syafii dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Ia mengungkapkan, setidaknya terdapat lima korban yang ditemukan dalam kondisi terjepit sehingga membutuhkan proses ekstrikasi sebelum bisa dievakuasi.

Syafii menegaskan, proses ekstrikasi harus dilakukan secara hati-hati untuk memastikan korban dapat diselamatkan tanpa menimbulkan cedera tambahan yang lebih parah.

“Kita harus melaksanakan kegiatan ekstrikasi sehingga korban itu bisa kita selamatkan dalam kondisi tidak sampai menimbulkan dampak yang lebih berat lagi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari prosedur standar dalam operasi penyelamatan, terutama dalam kecelakaan dengan tingkat kerusakan tinggi seperti tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo yang menyebabkan deformasi parah pada rangkaian kereta.

Proses evakuasi korban dinyatakan selesai pada Selasa (28/4) sekitar pukul 8 pagi. Seluruh tim SAR pun telah ditarik kembali ke satuan masing-masing setelah operasi dinyatakan selesai pada Selasa pagi.

“Dan tadi pagi pukul 08.00 sudah selesai, seluruh tim SAR kita nyatakan kita kembalikan ke homebase masing-masing,” jelasnya.

baca juga

Meski demikian, Syafii menegaskan proses pembersihan bangkai kereta tetap dilakukan dengan kehati-hatian. Jika dalam proses tersebut ditemukan bagian tubuh korban sekecil apa pun, maka petugas akan tetap menjalankan prosedur penanganan.

Sementara itu, berdasarkan data PT KAI, jumlah korban jiwa akibat kecelakaan itu tercatat 14 orang dan 84 orang lainnya luka-luka.

Korban meninggal dunia dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kilas Balik Tragedi Bintaro, Viral usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Kilas Balik Tragedi Bintaro, Viral usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 12:58 WIB

Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan

Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:55 WIB

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Ibu Muda Meninggal di Hari Pertama Kerja Usai Cuti Melahirkan

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Ibu Muda Meninggal di Hari Pertama Kerja Usai Cuti Melahirkan

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 12:51 WIB

Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu

Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:48 WIB

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:44 WIB

Daftar Hitam Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Indonesia: Terbaru Tragedi Bekasi Timur

Daftar Hitam Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Indonesia: Terbaru Tragedi Bekasi Timur

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 12:42 WIB

Tragedi Pilu Kecelakaan di Bekasi, Benarkah Medan Magnet Rel Kereta Bikin Mobil Mogok?

Tragedi Pilu Kecelakaan di Bekasi, Benarkah Medan Magnet Rel Kereta Bikin Mobil Mogok?

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 12:46 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×