Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 28 April 2026 | 17:02 WIB
Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai
Serangan udara besar-besaran Israel mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya 254 orang hanya beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, Kamis (9/4). [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Empat orang tewas dan puluhan warga luka akibat serangan udara Israel di Lebanon selatan.

  • Serangan terjadi meski terdapat kesepakatan perpanjangan gencatan senjata hasil mediasi di Washington.

  • Total korban tewas di Lebanon sejak Maret kini mencapai lebih dari 2.520 jiwa.

Data resmi pemerintah Lebanon mencatat lebih dari 1,6 juta orang telah kehilangan tempat tinggal sejak eskalasi meningkat awal Maret.

Secara akumulatif, total korban jiwa telah menembus angka 2.520 orang dengan lebih dari 7.800 warga menderita luka-luka.

Situasi di lapangan semakin rumit karena serangan drone Hezbollah juga mulai menyasar posisi tentara Israel sebagai bentuk respons.

Pihak Hezbollah berdalih bahwa aksi militer mereka merupakan jawaban atas rangkaian pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh Tel Aviv.

Ketegangan ini mengancam keberlangsungan kesepakatan damai yang sebenarnya baru saja mendapatkan napas baru melalui mediasi internasional.

Upaya perdamaian sebelumnya telah dideklarasikan melalui jeda kemanusiaan selama sepuluh hari yang dimulai pada pertengahan April lalu.

Meskipun kesepakatan tersebut telah ditandatangani, laporan lapangan menunjukkan adanya pelanggaran berulang yang memicu saling balas serangan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat memberikan pengumuman optimistis mengenai masa depan stabilitas di kawasan perbatasan tersebut.

"Pada hari Kamis, Presiden AS Donald Trump mengatakan Lebanon dan Israel setuju untuk memperpanjang gencatan senjata selama tiga minggu menyusul putaran kedua pembicaraan antara kedua belah pihak di Washington," tulis laporan resmi.

baca juga

Namun, realita di Lebanon selatan menunjukkan bahwa kesepakatan di atas kertas belum mampu menghentikan dentuman meriam dan bom.

Konflik bersenjata antara Israel dan Lebanon ini telah mengalami eskalasi tajam sejak tanggal 2 Maret yang memicu krisis kemanusiaan hebat.

Wilayah perbatasan kedua negara menjadi zona tempur aktif yang melumpuhkan aktivitas ekonomi serta pendidikan bagi jutaan warga sipil.

Meskipun terdapat upaya gencatan senjata pada 17 April, stabilitas keamanan tetap rapuh akibat saling klaim pelanggaran wilayah udara dan darat.

Saat ini, fokus internasional tertuju pada efektivitas perpanjangan gencatan senjata tiga minggu yang diinisiasi di Washington guna mencegah perang terbuka yang lebih luas.

Krisis ini terus menjadi perhatian global seiring meningkatnya jumlah korban dari kalangan non-kombatan di wilayah Lebanon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah?

Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah?

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:38 WIB

Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas

Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:36 WIB

Terkini

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:45 WIB

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:42 WIB

Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi

Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:35 WIB

Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner

Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:33 WIB

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:31 WIB

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:30 WIB

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:28 WIB

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

×