Dampak Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Dunia Makin Krisis Pasokan Minyak Mentah?

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 29 April 2026 | 10:09 WIB
Dampak Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Dunia Makin Krisis Pasokan Minyak Mentah?
Ilustrasi Opec
baca 10 detik
  • Uni Emirat Arab resmi meninggalkan OPEC demi mengutamakan kepentingan nasional dan produksi minyak mandiri.

  • Konflik Iran dan perang energi global menjadi latar belakang pengunduran diri strategis Abu Dhabi.

  • Arab Saudi kini menanggung beban stabilitas harga minyak sendirian pasca keluarnya Uni Emirat Arab.

Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat sebelumnya sempat melontarkan kritik pedas dengan menuduh OPEC sedang merampok dunia melalui inflasi harga.

Trump bahkan secara eksplisit mengaitkan bantuan militer Amerika di kawasan Teluk dengan kewajiban para produsen untuk menjaga harga minyak tetap rendah.

“Memanfaatkan hal ini dengan membebankan harga minyak yang tinggi,” ungkap Trump saat mengkritik perlindungan keamanan yang diberikan AS kepada anggota kartel.

UEA sendiri telah memiliki sejarah panjang dalam organisasi ini sejak bergabung melalui Emirat Abu Dhabi pada tahun 1967 silam.

Namun daya tawar kartel yang berbasis di Wina ini mulai melemah seiring dengan meroketnya produksi minyak mentah dari Amerika Serikat.

Persaingan ekonomi antara Uni Emirat Arab dan Arab Saudi di wilayah Laut Merah juga ditengarai menjadi faktor pemicu keretakan hubungan ini.

Meskipun sempat bersatu melawan pemberontak Houthi di Yaman pada 2015, koalisi kedua negara tersebut akhirnya mengalami perpecahan di akhir Desember.

Ketegangan memuncak ketika pihak Saudi melakukan serangan udara terhadap pengiriman senjata yang dituding menuju kelompok separatis dukungan UEA.

Lembaga riset Rystad Energy menilai bahwa mundurnya UEA akan membawa perubahan fundamental bagi kekuatan kolektif para produsen minyak.

baca juga

“Kehilangan anggota dengan kapasitas 4,8 juta barel per hari, dan ambisi untuk memproduksi lebih banyak, benar-benar mencabut alat utama dari tangan kelompok tersebut,” tegas Jorge Leon dari Rystad Energy.

Jorge menambahkan bahwa bagi produsen dengan biaya rendah, sistem kuota kini dianggap sebagai penghambat keuntungan finansial di saat permintaan mendekati puncak.

“Dengan permintaan yang mendekati puncaknya, kalkulasi bagi produsen dengan barel berbiaya rendah berubah cepat, dan menunggu giliran di dalam sistem kuota mulai terlihat seperti membiarkan uang tertinggal di atas meja,” lanjutnya.

Kondisi ini memaksa Arab Saudi untuk bekerja lebih keras sendirian dalam menjaga stabilitas harga tanpa bantuan tenaga cadangan dari UEA.

“Arab Saudi sekarang dibiarkan melakukan lebih banyak beban berat dalam stabilitas harga, dan pasar kehilangan salah satu dari sedikit peredam guncangan yang tersisa,” pungkas Leon.

Kini, pasar energi internasional harus bersiap menghadapi volatilitas baru tanpa kepastian koordinasi dari salah satu pemain paling ambisius di dunia.

Prahara ini bermula dari akumulasi ketegangan antara keinginan Uni Emirat Arab untuk meningkatkan kapasitas produksi nasional dan aturan kuota ketat yang ditetapkan OPEC+.

Di sisi lain, eskalasi militer di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel telah menciptakan ketidakpastian jalur distribusi energi di Selat Hormuz.

Ketidakharmonisan hubungan diplomatik antara UEA dan Arab Saudi dalam kebijakan regional di Yaman turut mempercepat keputusan Abu Dhabi untuk keluar dari organisasi yang telah mereka tempati selama lebih dari lima dekade.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar

Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:06 WIB

Mengejutkan! UEA Keluar dari OPEC

Mengejutkan! UEA Keluar dari OPEC

News | Rabu, 29 April 2026 | 09:51 WIB

76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal

76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal

News | Rabu, 29 April 2026 | 08:38 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×