Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Irwan Febri

Rabu, 29 April 2026 | 19:44 WIB
Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Evakuasi korban kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur April 2026. (Dok. Instagram/@kemenhub151)
baca 10 detik
  • Kecelakaan tragis melibatkan dua kereta terjadi di Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April, mengakibatkan 16 orang meninggal dunia.
  • Insiden dipicu oleh taksi daring yang berhenti di perlintasan kereta, menyebabkan tabrakan beruntun antara KRL dan KA Argo Bromo.
  • Kedutaan Besar Rusia menyampaikan duka cita mendalam bagi seluruh korban kecelakaan serta keluarga yang terdampak peristiwa nahas tersebut.

Suara.com - Kedutaan Besar Rusia di Jakarta menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan kereta di Bekasi Timur yang menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai sekitar 90 lainnya.

“Dalam momen tragis seperti ini, kami memahami betapa rapuh dan berharganya setiap nyawa kita,” kata Kedubes Rusia dalam unggahannya di media sosial, Rabu.

Pihak Kedubes juga menyatakan simpati, dukungan, serta doa bagi seluruh korban dan keluarga yang terdampak.

“Kami yakin bahwa ketabahan dan persatuan akan membantu mengatasi dampak bencana ini,” lanjut pernyataan tersebut.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan orang-orang terkasih para korban dan turut merasakan kesedihan dan kehilangan yang tak tergantikan,” ujar Kedubes Rusia.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (27/4) malam di kawasan Bekasi Timur. Insiden bermula ketika sebuah taksi daring mengalami gangguan dan berhenti di perlintasan sebidang Jalan Ampera.

Kendaraan tersebut menghalangi jalur KRL Commuter Line relasi Kampung Bandan–Cikarang yang tengah melintas hingga kereta terpaksa berhenti.

Situasi kemudian memburuk ketika rangkaian KRL tersebut ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta Gambir–Surabaya Pasar Turi, sehingga menyebabkan benturan keras dan kerusakan parah pada kereta.

Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan kelalaian manusia serta gangguan pada sistem komunikasi perkeretaapian.

baca juga

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak

Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:30 WIB

Tragedi Bekasi: Saat Nyawa Penumpang Kereta Dipertaruhkan di Atas Rel

Tragedi Bekasi: Saat Nyawa Penumpang Kereta Dipertaruhkan di Atas Rel

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 18:24 WIB

Pengakuan Anggota Ormas di Balik Horor Perlintasan Rel Bekasi Timur, Benarkah Demi Cuan?

Pengakuan Anggota Ormas di Balik Horor Perlintasan Rel Bekasi Timur, Benarkah Demi Cuan?

Liks | Rabu, 29 April 2026 | 18:21 WIB

Potret Haru Pejuang Kemanusiaan, Petugas Evakuasi Korban Kecelakaan KRL Terkapar di Lantai

Potret Haru Pejuang Kemanusiaan, Petugas Evakuasi Korban Kecelakaan KRL Terkapar di Lantai

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 18:15 WIB

Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?

Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:00 WIB

Terkini

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:31 WIB

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:30 WIB

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:28 WIB

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan

Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:10 WIB

Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung

Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung

Bekaci | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:03 WIB

APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat

APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

×