10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

Muhammad Yasir, Lilis Varwati

Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB
10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
Dua penumpang yang masih terjebak di dalam gerbong KRL Commuterline mendapatkan bantuan oksigen saat proses evakuasi kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/agr]
  • Endang Kuswati korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur terjebak dalam reruntuhan.
  • Tim SAR sempat mengira Endang telah meninggal dunia karena ia tidak memberikan respons saat tertindih puing kereta.
  • Endang berhasil diselamatkan setelah berjuang menggerakkan tubuhnya hingga petugas menyadari ia masih dalam kondisi hidup.

Suara.com - Maut seolah sudah berdiri tepat di depan mata Endang Kuswati saat kecelakaan hebat antara KRL dan KA Argo Bromo menghantam lintas Stasiun Bekasi Timur.

Di tengah puing kereta yang ringsek, Endang sempat terjebak dalam kondisi kritis hingga nyaris kehilangan harapan, bahkan petugas SAR sempat mengira ia telah tiada.

Kisah dramatis ini diceritakan kembali oleh sang suami, Budi Harmanto, saat mendampingi Endang di RSUD Kota Bekasi.

Berdasarkan penuturan istrinya, tragedi itu datang dalam sekedipan mata. Di mana saat benturan terjadi, Endang tengah menunduk di dalam gerbong.

“Katanya kejadiannya itu cepat. Dia lagi nunduk, terus ada yang lari dari belakang. Pas dia mau noleh, tiba-tiba terdengar klakson dari kereta Jawa itu kencang,” tutur Budi kepada Suara.com, Rabu (29/4/2026).

Suara klakson yang memekakkan telinga itu menjadi ingatan terakhir Endang sebelum benturan keras menghantam gerbongnya. Endang seketika tak sadarkan diri.

Saat siuman, suasana di sekelilingnya telah berubah menjadi mimpi buruk. Endang mendapati tubuhnya terjepit di antara himpitan besi tua. Yang lebih memilukan, tepat di atas tubuhnya, terbujur dua penumpang lain yang sudah tidak bernyawa.

“Sadar-sadar dia sudah ketindih, di atasnya ada dua orang yang posisinya sudah meninggal,” ungkap Budi dengan nada getir.

Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026 (Instagram/kai121_)
Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026 (Instagram/kai121_)

Dalam kegelapan dan ruang yang nyaris tanpa sela, proses evakuasi berjalan sangat lambat.

Petugas Basarnas yang menyisir lokasi awalnya sempat melewati Endang. Karena tubuhnya sama sekali tidak bisa bergerak dan tidak menunjukkan respons, tim SAR menduga Endang adalah salah satu korban tewas.

“Karena dia nggak bisa gerak, sama petugas sempat dinyatakan meninggal,” kata Budi.

Namun, di ambang kepasrahan, semangat hidup Endang membuncah. Meski raga sulit digerakkan, ia menolak menyerah pada maut. Ia memacu seluruh tenaganya hanya untuk memberi tanda kehidupan.

“Dia dalam hati harus kuat. Makanya dia berusaha gerakin tangan atau badan, biar ketahuan masih hidup,” sambungnya.

Perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil. Mata jeli petugas menangkap sebuah pergerakan kecil di tengah reruntuhan. Seketika, suasana evakuasi yang semula tenang berubah menjadi tegang sekaligus penuh syukur.

“Baru petugas bilang ‘masih ada, masih ada’. Dari situ langsung dikasih oksigen,” jelas Budi.

Proses pengeluaran tubuh Endang tidaklah mudah. Lantaran posisinya yang terjepit sangat rumit, ia harus bertahan selama 10 jam di dalam gerbong yang hancur sebelum akhirnya berhasil dievakuasi pada Selasa (28/4) pagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?

Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:00 WIB

Sempat Tanya Menu Makan Malam, Jadi Pesan Terakhir Arinjani Sebelum Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi

Sempat Tanya Menu Makan Malam, Jadi Pesan Terakhir Arinjani Sebelum Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:33 WIB

Polisi Gandeng KNKT Usut Kecelakaan Maut KRL Bekasi: Human Error atau Gagal Sistem?

Polisi Gandeng KNKT Usut Kecelakaan Maut KRL Bekasi: Human Error atau Gagal Sistem?

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:16 WIB

Terkini

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB

Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil

Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:05 WIB

Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati

Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:50 WIB

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:15 WIB

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:01 WIB

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:05 WIB

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:51 WIB

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:16 WIB

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:58 WIB