Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB
Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?
Logo OPEC. (Shutterstock)

Ketegangan di kawasan, termasuk gangguan distribusi minyak melalui Selat Hormuz, turut mempercepat keputusan ini. Jalur penting tersebut sering terganggu akibat konflik, sehingga menambah risiko dalam perdagangan minyak.
UEA ingin lebih fleksibel dalam menghadapi situasi seperti ini tanpa terikat kebijakan kolektif.

5. Persiapan Menuju Energi Masa Depan

UEA juga sedang bertransformasi menuju ekonomi yang lebih beragam, termasuk pengembangan energi terbarukan.
Dengan keluar dari OPEC, mereka bisa meningkatkan produksi minyak dalam jangka pendek untuk mendapatkan pemasukan lebih besar, yang nantinya digunakan untuk mendukung transisi ke energi yang lebih ramah lingkungan.

Dampak Jika UEA Keluar dari OPEC

Keputusan ini membawa berbagai konsekuensi, tidak hanya bagi negara anggota OPEC, tetapi juga bagi ekonomi global, antara lain:

1. OPEC Kehilangan Kekuatan

UEA adalah salah satu produsen minyak besar dengan kapasitas tinggi. Kepergiannya membuat OPEC kehilangan salah satu pemain penting. Hal ini bisa melemahkan kemampuan OPEC dalam mengontrol produksi dan menjaga kestabilan harga minyak dunia.

2. Beban Arab Saudi Semakin Berat

Dengan keluarnya UEA, Arab Saudi harus mengambil peran lebih besar dalam menjaga keseimbangan pasar.
Ini bukan tugas mudah, karena mereka harus mengatur produksi dengan sangat hati-hati agar harga tidak jatuh atau melonjak terlalu tinggi.

3. Harga Minyak Lebih Tidak Stabil

Tanpa koordinasi yang kuat dari OPEC, harga minyak berpotensi menjadi lebih fluktuatif.
Kondisi ini bisa berdampak langsung pada harga bahan bakar di berbagai negara, termasuk biaya transportasi dan harga kebutuhan sehari-hari.

4. Pasokan Minyak Global Bisa Bertambah

UEA kemungkinan akan meningkatkan produksi setelah keluar dari OPEC. Jika suplai minyak bertambah, harga bisa turun dalam jangka panjang. Ini menguntungkan negara pengimpor, tetapi bisa merugikan negara produsen lain yang bergantung pada harga tinggi.

5. Memicu Perubahan Peta Energi Dunia

Langkah UEA bisa menjadi sinyal bahwa kerja sama dalam OPEC mulai melemah. Bukan tidak mungkin negara lain akan mengikuti jejak ini, yang pada akhirnya mengubah struktur pasar energi global menjadi lebih bebas dan kompetitif..

Demikianlah ulasan lengkap terkait kenapa UEA keluar dari OPEC dan apa dampaknya bagi dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Prediksi UEA Keluar dari OPEC Akan Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia

Rusia Prediksi UEA Keluar dari OPEC Akan Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:23 WIB

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:10 WIB

UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!

UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:08 WIB

Terkini

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

DPR Siapkan 'Omnibus Ketenagakerjaan' Baru: Nasib Outsourcing hingga Pesangon Bakal Dirombak Total?

DPR Siapkan 'Omnibus Ketenagakerjaan' Baru: Nasib Outsourcing hingga Pesangon Bakal Dirombak Total?

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:15 WIB

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:13 WIB

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:03 WIB

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:59 WIB

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:47 WIB

Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP

Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:46 WIB

Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi

Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:42 WIB

Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau

Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:28 WIB

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:24 WIB