- Seorang pria Yahudi berusia 36 tahun ditangkap polisi setelah menyerang biarawati Prancis di Yerusalem awal pekan ini.
- Gereja Ortodoks Yunani mengecam insiden tersebut sebagai pola kekerasan berulang yang mengancam keberlangsungan komunitas Kristen di Yerusalem.
- Pihak berwenang Israel menyatakan keprihatinan serius terhadap meningkatnya tren serangan bermotif kebencian rasis terhadap para tokoh rohaniwan.
“Wabah kebencian adalah tantangan bersama,” tulisnya.
Penasihat Patriarkat Latin Yerusalem, Farid Jubran, menyebut insiden itu sebagai kejahatan kebencian yang menjijikkan dan barbar.