Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Dwi Bowo Raharjo | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB
Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans
Ilustrasi hantavirus (ist/ shutterstock)
  • Indonesia berisiko menjadi wilayah endemik hantavirus akibat lemahnya sistem pengawasan dan deteksi dini penyakit berbasis hewan pengerat.
  • Kawasan pelabuhan dengan aktivitas perdagangan tinggi dan sanitasi kurang optimal menjadi titik paling rentan penyebaran virus tersebut.
  • Diagnosis hantavirus sering keliru karena gejalanya menyerupai demam berdarah sehingga banyak kasus tidak terdeteksi secara akurat.

Suara.com - Indonesia disebut berada dalam posisi berisiko tinggi menjadi wilayah endemik hantavirus, bukan karena lonjakan kasus besar, melainkan akibat lemahnya deteksi dan pengawasan.

Epidemiolog dr. Dicky Budiman menyebutkan kalau ancaman terbesar justru datang dari ketidaktahuan sistem kesehatan dalam membaca penyakit ini.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebut kalau risiko ke publik masih rendah, meski begitu kewaspadaan tetap diperlukan.

“Hantavirus bukan penyakit yang ditularkan melalui udara, sehingga penularannya tidak efisien, tidak cepat juga, dan perlu ada kontak dengan tikus. ,” kata Dicky kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).

Ia menegaskan, Indonesia sudah lama berada dalam lanskap risiko penyakit akibat hewan ordo rodensia atau pengerat.

Selain Hantavirus, ada pula Leptospirosis yang rutin muncul, namun sering kali luput dari diagnosis yang akurat.

Dicky kemudian menyoroti kawasan pelabuhan sebagai titik paling rentan penularan hantavirus.

Aktivitas perdagangan internasional yang padat, ditambah sanitasi yang belum optimal, menciptakan kondisi ideal bagi populasi tikus berkembang.

Wilayah seperti Pelabuhan Tanjung Priok dan Batam disebut memiliki kombinasi risiko tinggi karena mobilitas manusia global, arus barang, dan potensi infestasi rodensia.

“Sebetulnya Indonesia itu adalah endemic atau negara dengan risiko endemic untuk penyakit yang ditularkan melalui rodensia atau seperti tikus ini,” ujarnya.

Masalah yang lebih serius, menurut Dicky, kemungkinan besar kasus hantavirus di Indonesia selama ini tidak terdeteksi atau salah diagnosis. Gejalanya yang mirip penyakit lain membuatnya sering tersembunyi.

Pasien dengan demam tinggi, nyeri otot, hingga sesak napas akut kerap langsung dikategorikan sebagai Demam Berdarah Dengue atau leptospirosis.

“Masalah utama di kita adalah surveillance hantavirus belum kuat, kemudian juga diagnosisnya sering tidak spesifik, dan bisa overlap dengan denggue atau leptospirosis. Untuk itu dalam situasi seperti ini dan selanjutnya terhadap segala penyakit juga di kita ini harus diperkuat surveillance dan early detection," tuturnya.

Ia menyebut kondisi ini sebagai underdiagnosis, yang berpotensi membuat Indonesia tampak aman secara permukaan. Padahal menurut Dicky, Indonesia berpotensi menjadi wilayah endemik secara diam-diam. Bukan karena wabah besar, melainkan karena virus terus beredar tanpa terdeteksi dengan baik.

"Harus ada roden kontrol, ini sangat krusial dan jadi faktor paling penting, terutama di pelabuhan. Dan pengendalian tikus di kapal atau atau dan gudang," sarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Hantavirus? Virus Mematikan yang Renggut Nyawa Penumpang Kapal Pesiar

Apa Itu Hantavirus? Virus Mematikan yang Renggut Nyawa Penumpang Kapal Pesiar

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:13 WIB

Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar

Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:44 WIB

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:59 WIB

5 Drama China Trope Friends to Lovers, Ada You Are My Lover Friend

5 Drama China Trope Friends to Lovers, Ada You Are My Lover Friend

Your Say | Senin, 27 April 2026 | 13:50 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:43 WIB

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:13 WIB