Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Galih Prasetyo

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:17 WIB
Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas
Kapal perusak kelas Arleigh Burke (DDG 51) milik AL Amerika Serikat [Naval Technology]
baca 10 detik
  • Iran membantah klaim Amerika Serikat dan menyatakan militer AS menyerang dua kapal kargo sipil di Selat Hormuz.
  • Serangan militer AS tersebut mengakibatkan lima penumpang sipil tewas dan memicu tuntutan pertanggungjawaban dari pemerintah Iran.
  • Iran juga memberikan peringatan keras kepada Uni Emirat Arab terkait potensi ancaman keamanan di kawasan Teluk tersebut.

Suara.com - Iran menuduh militer Amerika Serikat menyerang dua kapal kargo kecil sipil di Selat Hormuz, bukan kapal cepat Garda Revolusi Iran (IRGC) seperti yang diklaim Washington.

Insiden tersebut menurut laporan Tasnim News, menewaskan lima penumpang sipil.

Sumber militer Iran menyatakan klaim AS soal penghancuran enam kapal cepat Iran adalah informasi palsu.

Menurutnya, tidak ada satu pun kapal tempur IRGC yang terkena serangan dalam operasi tersebut.

“Pasukan agresif Amerika menyerang dua kapal kecil pengangkut barang milik warga yang bergerak dari Khasab di pesisir Oman menuju pantai Iran,” ujar sumber tersebut kepada Tasnim.

Iran menyebut lima penumpang sipil tewas dalam serangan itu dan menuntut pertanggungjawaban penuh dari Washington.

“Amerika harus dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan ini,” tegas sumber militer tersebut.

Mulai Senin (14/3) pukul 10.00 waktu Washington, Angkatan Laut AS bertindak sebagai polisi lalu lintas di Selat Hormuz dan bisa memicu perang terbuka dengan negara lain [Suara.com/AI]
Mulai Senin (14/3) pukul 10.00 waktu Washington, Angkatan Laut AS bertindak sebagai polisi lalu lintas di Selat Hormuz dan bisa memicu perang terbuka dengan negara lain [Suara.com/AI]

Pihak Iran menilai tindakan Amerika dilakukan karena ketakutan mendalam terhadap operasi kapal cepat IRGC di kawasan Selat Hormuz.

Serangan itu juga disebut sebagai langkah tergesa-gesa yang mencerminkan kepanikan militer AS.

baca juga

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pasukan AS telah menyerang kapal cepat Iran di Selat Hormuz.

Komando Pusat AS menyatakan operasi dilakukan menggunakan helikopter untuk menghancurkan kapal-kapal kecil Iran.

Operasi itu disebut sebagai bagian dari kebijakan Project Freedom yang diusung Trump.

Namun Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyindir operasi tersebut sebagai Project Deadlock.

Sebelumnya, militer Iran melontarkan peringatan keras kepada Uni Emirat Arab (UEA). Teheran menegaskan seluruh kepentingan UEA akan menjadi target jika Abu Dhabi mengambil langkah yang dianggap bermusuhan terhadap Iran.

Peringatan itu disampaikan menyusul laporan media mengenai ancaman dari pihak UEA terhadap Iran di tengah eskalasi konflik regional.

Namun, sumber militer Iran menyebut hingga kini belum ada ancaman resmi yang diumumkan pemerintah Emirat.

“Jika Emirat menjadi pion Israel dan melakukan kesalahan, mereka akan mendapat pelajaran yang tidak akan pernah mereka lupakan,” kata sumber militer Iran.

Iran juga memperingatkan bahwa tidak ada satu pun fasilitas milik UEA yang akan aman apabila negara Teluk itu melakukan tindakan yang disebut tidak rasional.

Menurut sumber tersebut, UEA berada dalam posisi rentan dan sangat bergantung pada stabilitas keamanan.

“UEA tahu mereka sedang duduk di rumah kaca yang sangat rapuh, dan ketidakamanan adalah racun mutlak bagi mereka,” lanjut pernyataan itu.

Sumber tersebut bahkan mengancam Iran akan meninggalkan seluruh bentuk penahanan diri jika UEA kembali melakukan apa yang disebut sebagai kesalahan perang 40 hari.

Dalam skenario itu, Iran mengancam akan memperlakukan UEA sebagai bagian dari rezim Zionis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Konflik AS-Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Dunia Kini Berbalik Melemah

Konflik AS-Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Dunia Kini Berbalik Melemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:17 WIB

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:30 WIB

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:42 WIB

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:25 WIB

Terkini

Girang Dapat Trofi MoTM Liga Champions, Calvin Verdonk: Mau Dipajang di Ruang Tamu Sebelah TV

Girang Dapat Trofi MoTM Liga Champions, Calvin Verdonk: Mau Dipajang di Ruang Tamu Sebelah TV

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 11:35 WIB

Mengapa Vape Dianggap Jadi Pintu Masuk Narkoba? Benarkah Harus Dilarang Total?

Mengapa Vape Dianggap Jadi Pintu Masuk Narkoba? Benarkah Harus Dilarang Total?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:35 WIB

Aliansi Anak Kampung Desak Polri Buka SP3 Denny Indrayana, Pertanyakan Dugaan Kerugian Negara

Aliansi Anak Kampung Desak Polri Buka SP3 Denny Indrayana, Pertanyakan Dugaan Kerugian Negara

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 11:34 WIB

Penyadapan Presiden Bentuk Abuse of Power, Sekjen PKS: Usut Siapa yang Memberi Perintah!

Penyadapan Presiden Bentuk Abuse of Power, Sekjen PKS: Usut Siapa yang Memberi Perintah!

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:32 WIB

Daftar Presiden RI yang Pernah Disadap: dari Era Habibie, SBY, Jokowi hingga Prabowo

Daftar Presiden RI yang Pernah Disadap: dari Era Habibie, SBY, Jokowi hingga Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:32 WIB

Review Buku Chapterhouse: Dune, Seni Mengubah Musuh Jadi Sekutu

Review Buku Chapterhouse: Dune, Seni Mengubah Musuh Jadi Sekutu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:30 WIB

Pahami Fungsi Penting Posisi Netral pada Mobil Matik Beserta Waktu yang Tepat Penggunaannya

Pahami Fungsi Penting Posisi Netral pada Mobil Matik Beserta Waktu yang Tepat Penggunaannya

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 11:29 WIB

Viva Whitening Cream Dipakai Sebelum atau Setelah Sunscreen? Ini Urutan yang Benar

Viva Whitening Cream Dipakai Sebelum atau Setelah Sunscreen? Ini Urutan yang Benar

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 11:28 WIB

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,5% Meski Ada Tekanan Global

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,5% Meski Ada Tekanan Global

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 11:28 WIB

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Keppres Sedang Diproses

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Keppres Sedang Diproses

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:25 WIB

×