Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Ronald Seger Prabowo

Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
Ilustrasi Hantavirus. Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa baik CDC maupun WHO mungkin akan menghadapi kerugian akibat kurangnya kerja sama antara kedua organisasi tersebut. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Penarikan diri Amerika Serikat dari WHO berisiko menghambat efektivitas respons negara tersebut terhadap potensi wabah virus hantavirus.
  • Pemerintah Amerika Serikat kehilangan akses langsung ke data pengawasan penting serta kerja sama teknis dari organisasi WHO.
  • Para ahli khawatir bahwa hilangnya kolaborasi antara CDC dan WHO akan menurunkan kecepatan pertukaran informasi penanganan wabah.

Suara.com - Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa baik CDC maupun WHO mungkin akan menghadapi kerugian akibat kurangnya kerja sama antara kedua organisasi tersebut.

Penarikan diri AS dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dapat menghambat respons negara tersebut terhadap kemungkinan wabah hantavirus.

Melansir laman The Jursalem Post, Jumat (8/5/2026), -ara ahli kesehatan mengatakan bahwa dengan keluarnya AS dari organisasi tersebut, negara itu mungkin tidak memiliki akses langsung ke data pengawasan virus dan informasi pelacakan kontak untuk kasus-kasus yang terkait dengan kapal pesiar yang membawa kasus pertama virus mematikan tersebut.

"Dengan para ahli dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang tidak lagi menjadi bagian dari tim yang melakukan pengurutan virus, AS mungkin harus mempelajari hasilnya secara tidak langsung, Profesor Kesehatan Global dan Epidemiologi di Universitas George Mason, Amir Albert Roess, memperingatkan," tulis media tersebut.

Menurut situs web CDC, Departemen Luar Negeri telah melakukan kontak langsung dengan penumpang di kapal pesiar tersebut, dan pemerintah "bekerja sama erat dengan mitra internasional kami untuk memberikan bantuan teknis dan panduan untuk mengurangi risiko."

Bukti tertulis suku Indian Navajo soal Hantavirus [Forces.si.edu]
Bukti tertulis suku Indian Navajo soal Hantavirus [Forces.si.edu]

Organisasi tersebut mengklarifikasi bahwa risiko bagi masyarakat Amerika sangat rendah pada saat itu.

Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis bahwa ia telah diberi pengarahan tentang hantavirus dan menyatakan harapan bahwa virus tersebut terkendali.

"Kami sangat berharap, virus ini terkendali," kata Trump.

Ketika ditanya apakah warga Amerika harus khawatir tentang penyebaran virus tersebut, Trump menjawab: "Saya harap tidak." Ia menambahkan bahwa laporan tentang virus tersebut diharapkan akan keluar pada hari Jumat.

baca juga

NBC mengatakan bahwa para pejabat WHO bertukar informasi dengan AS berdasarkan peraturan kesehatan internasional yang mengharuskan negara-negara untuk melaporkan ancaman kesehatan masyarakat yang menjadi "keprihatinan internasional."

Anaïs Legand, pemimpin teknis WHO untuk demam berdarah virus, mengatakan bahwa organisasi tersebut memiliki "interaksi yang sangat positif dan teratur hampir setiap hari" dengan AS, menurut NBC.

Namun, koordinator keamanan kesehatan global selama pemerintahan Biden, Stephanie Psaki, mengatakan AS sering menerima pembaruan lebih awal tentang wabah penyakit, menurut laporan tersebut.

“Pada saat informasi tersebut dibagikan kepada publik… para ahli di WHO dan CDC seringkali sudah mengetahuinya selama beberapa hari atau minggu,” kata Psaki.

AS secara resmi meninggalkan WHO pada Januari setelah 78 tahun menjadi anggota.

Trump mengumumkan keluarnya AS dari WHO tak lama setelah ia menjabat tahun lalu, dengan alasan penanganan pandemi COVID-19 yang buruk, menurut laporan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB