-
Amerika Serikat mengevakuasi 17 warganya dari kapal pesiar MV Hondius karena wabah hantavirus.
-
Penumpang kapal pesiar akan menjalani karantina ketat di Universitas Nebraska setelah evakuasi medis.
-
Wabah hantavirus di kapal pesiar ini telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia di Atlantik.
"Wabah ini sangat, kami harap, terkendali," ujar Presiden Donald Trump seraya menjanjikan laporan lengkap mengenai situasi tersebut.
Meskipun risiko pandemi dinilai rendah oleh WHO, namun masa inkubasi virus yang mencapai enam minggu memicu kewaspadaan tinggi.
Krisis ini terjadi di tengah isu pemangkasan besar-besaran staf di lembaga kesehatan Amerika Serikat seperti CDC dan NIH.
Penghapusan program sanitasi kapal oleh pemerintah pada April lalu juga disebut-sebut memperlemah deteksi dini di sektor pariwisata laut.
Sejumlah pakar memperingatkan bahwa mundurnya AS dari keanggotaan WHO dapat menghambat akses data pelacakan kontak internasional.
Hantavirus merupakan penyakit yang umumnya ditularkan melalui hewan pengerat lewat udara yang terkontaminasi urin atau kotoran tikus.
Wabah di kapal MV Hondius ini memicu perdebatan mengenai kesiapan global dalam menghadapi virus selain Covid-19 di tengah pemotongan anggaran kesehatan.
Kapal pesiar yang seharusnya menjadi tempat liburan mewah kini berubah menjadi zona karantina internasional yang dipantau oleh berbagai lembaga kesehatan dunia.