JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 11 Mei 2026 | 17:02 WIB
JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla resmi melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar ke Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (8/4/2026). [Istimewa]
  • Aliansi Ormas Islam menuding Ade Armando, Grace Natalie, dan Permadi Arya sengaja menyerang reputasi Jusuf Kalla melalui media sosial.
  • Syaefullah Hamid menilai serangan sistematis terhadap tokoh perdamaian tersebut berpotensi memicu konflik serta mengancam kerukunan umat beragama di Indonesia.
  • Pihak aliansi mendesak penghentian konten provokatif berupa potongan video tanpa konteks utuh sebelum menimbulkan reaksi keras dari para simpatisan.

Suara.com - Tudingan miring yang menyerang mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memicu reaksi keras dari Aliansi Ormas Islam untuk Kerukunan Umat Beragama.

Juru Bicara Aliansi, Syaefullah Hamid, secara terbuka mencurigai adanya agenda sistematis untuk merusak reputasi tokoh perdamaian tersebut.

Kecurigaan ini mencuat menyusul viralnya potongan video ceramah JK yang dibahas dalam podcast Ade Armando, serta unggahan di media sosial oleh Permadi Arya (Abu Janda) dan Grace Natalie.

Syaefullah menilai, ada pihak-pihak yang merasa terganggu dengan besarnya andil JK dalam sejarah perdamaian Indonesia, mulai dari Perjanjian Malino I dan II hingga perdamaian di Poso, Ambon, dan Aceh.

"Bagi mereka, tidak baik kalau (andil besar) itu melekat pada diri Pak JK. Mungkin mau dirusak," ujar Syaefullah dalam podcast di Forum Keadilan TV, dikutip Senin (11/5/2024).

Syaefullah melihat serangan ini bukan kejadian acak, melainkan sebuah rangkaian.

Ia mengkhawatirkan dampak bola salju jika fitnah terhadap JK terus dibiarkan, karena hal itu berpotensi memicu reaksi balasan dari para simpatisan.

"Jangan sampai umat Kristiani terprovokasi dan pendukung Pak JK yang bersimpati melawan," tegas pria yang juga menjabat sebagai Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Hidayatullah tersebut.

Lebih jauh, ia menyoroti latar belakang para sosok yang menyerang JK. Ia mencatat bahwa figur-figur tersebut memiliki kedekatan dengan lingkaran kekuasaan.

"Paling tidak sampai hari ini kita lihat mereka masih berada di sisi kekuasaan," tuturnya.

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menduga adanya kaitan antara laporan polisi terhadap dirinya dengan langkah hukum yang ia ambil sebelumnya terhadap Rismon Sianipar. (Suara.com/Bagaskara)
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menduga adanya kaitan antara laporan polisi terhadap dirinya dengan langkah hukum yang ia ambil sebelumnya terhadap Rismon Sianipar. (Suara.com/Bagaskara)

Sebagai informasi, potongan ceramah JK sempat viral dan menjadi sorotan warganet usai diunggah Ade Armando dan politikus PSI Grace Natalie, dan Permadi Arya. Diketahui, ketiganya juga sudah dilaporkan 40 ormas Islam ke Bareskrim Polri.

Diketahui Ade Armando dan Grace saat ini menduduki posisi strategis di BUMN. Ade menjabat sebagai Komisaris PT PLN Nusantara Power, sementara Grace menjabat sebagai Komisaris MIND ID.

Adapun Permadi dikenal sebagai pegiat media sosial yang merupakan pendukung setia Presiden ke-7, Joko Widodo.

Meski mengkritik tajam tindakan ketiga tokoh tersebut, Syaefullah enggan menuding pemerintah secara langsung. Ia masih menaruh kepercayaan bahwa tindakan tersebut bukan representasi dari kebijakan negara.

"Kita berprasangka baik terhadap pemerintah. Bahwa pemerintah ingin menjalankan pemerintahan dengan nalar yang baik," ungkapnya.

Namun, ia memberikan peringatan keras mengenai bahaya penyebaran potongan video ceramah yang dipotong tanpa konteks utuh. Menurutnya, hal ini bisa menjadi sumbu pendek yang mengancam kerukunan beragama di Indonesia.

"Kita anggap biasa-biasa, tapi kemudian meledak, bisa juga menjadi ledakan yang sangat besar," kata dia.

Selain itu ia mendesak agar konten-konten provokatif tersebut segera diantisipasi sebelum menimbulkan salah paham yang lebih luas di berbagai wilayah Indonesia dengan karakteristik masyarakat yang berbeda-beda.

Reporter : Cornelius Juan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Potongan Video JK, Jubir Ormas Islam Sebut Ada Unsur Pidana dan Niat Jahat Ade Armando dkk

Buntut Potongan Video JK, Jubir Ormas Islam Sebut Ada Unsur Pidana dan Niat Jahat Ade Armando dkk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:14 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:47 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:53 WIB

Terkini

Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak

Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:21 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Blueray, KPK Diminta Jalankan Perintah Presiden

Nama Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Blueray, KPK Diminta Jalankan Perintah Presiden

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:15 WIB

Bermula dari Area Parkir, Polisi Bongkar Penyimpanan 1.000 Butir Ekstasi di Apartemen Greenbay Jakut

Bermula dari Area Parkir, Polisi Bongkar Penyimpanan 1.000 Butir Ekstasi di Apartemen Greenbay Jakut

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:14 WIB

Grace Natalie Siap Temui Jusuf Kalla Usai Dipolisikan: Saya Tidak Ada Masalah Pribadi

Grace Natalie Siap Temui Jusuf Kalla Usai Dipolisikan: Saya Tidak Ada Masalah Pribadi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:08 WIB

Nadiem Klaim Permendikbud Soal Pengadaan Chromebook Tak Terkait Investasi Google ke Gojek

Nadiem Klaim Permendikbud Soal Pengadaan Chromebook Tak Terkait Investasi Google ke Gojek

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:06 WIB

Soal Polemik Cerdas Cermat di Kalbar, Setjen MPR RI Janji Evaluasi Menyeluruh

Soal Polemik Cerdas Cermat di Kalbar, Setjen MPR RI Janji Evaluasi Menyeluruh

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:54 WIB

Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara

Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:48 WIB

Juri Cerdas Cermat Empat Pilar Keliru Beri Nilai, Waket MPR Minta Maaf: Kami Evaluasi Total

Juri Cerdas Cermat Empat Pilar Keliru Beri Nilai, Waket MPR Minta Maaf: Kami Evaluasi Total

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:43 WIB

Grace Natalie Siap Tanggung Jawab Buntut Video JK: Tak Ada Pelanggaran Hukum

Grace Natalie Siap Tanggung Jawab Buntut Video JK: Tak Ada Pelanggaran Hukum

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:34 WIB

TAUD Curiga Sidang Militer Jadi Ajang Jebak Andrie Yunus Saat Hadir Bersaksi

TAUD Curiga Sidang Militer Jadi Ajang Jebak Andrie Yunus Saat Hadir Bersaksi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB