Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:43 WIB
Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19
Hantavirus (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Hantavirus di kapal MV Hondius dipastikan memiliki risiko penularan publik yang sangat rendah.

  • Pakar menegaskan hantavirus jauh lebih sulit menyebar dibanding COVID-19 karena membutuhkan kontak fisik.

  • Masa inkubasi yang panjang hingga enam minggu membantu petugas medis mengontrol penyebaran wabah.

Van Kerkhove menekankan bahwa virus ini membutuhkan kontak fisik yang "berkepanjangan" agar dapat berpindah dari satu individu ke individu lainnya secara langsung. Hal ini mempersempit ruang lingkup penyebaran virus hanya pada lingkaran orang-orang yang merawat pasien secara intensif.

Keuntungan besar dalam pengendalian wabah ini terletak pada masa inkubasi hantavirus yang sangat panjang, yakni dua hingga enam minggu. Jeda waktu yang lama ini memberikan kesempatan bagi otoritas kesehatan untuk memetakan dan memantau setiap orang yang berisiko.

Para penumpang yang dipulangkan saat ini sedang menjalani pengawasan ketat di pusat karantina khusus di Nebraska dan Atlanta. Petugas medis memanfaatkan jendela waktu ini untuk memastikan tidak ada rantai penularan baru yang terbentuk setelah kapal bersandar.

"Berita baiknya di sini adalah, karena masa inkubasi yang panjang itu, hal tersebut memberi kita lebih banyak waktu," ujar Gounder menjelaskan keuntungan strategi medis.

Mantan Komisioner FDA Scott Gottlieb juga menyatakan bahwa hantavirus "tidak akan menyebar seperti virus pandemi, seperti COVID" karena efisiensi penyebarannya yang rendah. Ia menilai bahwa masa krusial transmisi bagi para penumpang yang terpapar sudah mendekati titik akhir atau masa puncaknya.

Laksamana Brian Christine dari Departemen Kesehatan AS menegaskan bahwa varian Andes tidak mudah menular kecuali ada paparan cairan tubuh yang nyata. Meskipun risikonya sangat kecil, pemerintah tetap menerapkan prosedur keamanan tingkat tinggi untuk mencegah kemungkinan terkecil sekalipun di lapangan.

"Izinkan saya memperjelas: Risiko hantavirus bagi masyarakat umum tetap sangat, sangat rendah," kata Christine.

"Varian Andes dari virus ini tidak menyebar dengan mudah, dan memerlukan kontak dekat yang lama dengan seseorang yang sudah bergejala. Meskipun demikian, kami telah menanggapi situasi ini dengan sangat serius sejak awal."

Wabah ini bermula di atas kapal pesiar MV Hondius yang berbendera Belanda saat melakukan pelayaran di kawasan Amerika Selatan pada April lalu. Investigasi menunjukkan virus kemungkinan besar berasal dari tikus liar di daratan sebelum terbawa ke lingkungan tertutup di dalam kapal.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus

Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:08 WIB

Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang dari 4 Negara Antisipasi Hantavirus

Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang dari 4 Negara Antisipasi Hantavirus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:04 WIB

Terkini

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB

×