Kisah Warga di Jabar Rela Patungan untuk Bayar Penjaga Perlintasan Rel Liar

Muhammad Yasir

Selasa, 12 Mei 2026 | 17:35 WIB
Kisah Warga di Jabar Rela Patungan untuk Bayar Penjaga Perlintasan Rel Liar
Pengendara berhentinsaat kereta melintas di perlintasan kereta api di dekat Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Warga di Jawa Barat mempertahankan perlintasan kereta liar secara swadaya demi efisiensi mobilitas dan waktu perjalanan.
  • Masyarakat mengumpulkan iuran mandiri untuk menggaji petugas penjaga setelah otoritas membongkar fasilitas keselamatan standar di lokasi.
  • Penolakan penutupan akses terjadi karena warga harus memutar sangat jauh untuk mencapai tujuan yang sebenarnya dekat.

Suara.com - Upaya penutupan perlintasan sebidang liar oleh otoritas guna menekan risiko kecelakaan kereta api sering kali memicu benturan dengan masyarakat. Alasan akses mobilitas dan efisiensi waktu menjadi faktor utama warga nekat mempertahankan jalur tersebut meski tanpa izin resmi.

Al (31), seorang mantan penjaga perlintasan di wilayah Jawa Barat, mengungkapkan bahwa penolakan warga didasari oleh kondisi jalur utama yang tidak efektif.

Menurutnya, penutupan akses memaksa masyarakat memutar sangat jauh hanya untuk mencapai titik yang sebenarnya dekat.

"Karena emang kalau perlintasan di kampung saya dan yang dekat stasiun ditutup itu muternya jauh banget," ungkap Al dalam podcast di kantor Suara.com, dikutip Selasa (12/5/2026).

Fakta menarik lainnya diungkapkan Al mengenai asal-usul status ilegal sebuah perlintasan. Ia menyebutkan, ada perlintasan yang dahulunya resmi milik PT KAI, namun berubah menjadi liar.

"Yang jaga karena enggak dapat gaji, mogok kerja tuh ceritanya. Dari KAI memang sempat mau ditutup, udah dipalangin bambu, dipalangin batu-batu," jelasnya.

Pengendara melintasi rel perlintasan kereta api di dekat Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengendara melintasi rel perlintasan kereta api di dekat Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sadar akan pentingnya jalur tersebut, warga sekitar akhirnya mengambil inisiatif swadaya. Mereka mengumpulkan dana secara mandiri untuk membiayai petugas penjaga agar perlintasan tetap berfungsi.

"Mintain ke warga buat ngegaji yang jaga pintu kereta,” tambahnya.

Meski kini seluruh fasilitas keselamatan standar telah dibongkar oleh otoritas, warga tetap memanfaatkan pos penjagaan kosong yang tersisa sebagai tempat berteduh saat mengamankan jalur kereta secara manual.

baca juga

“Dibongkar (palang pintu dari bambu), ruangannya masih ada cuman alat-alatnya ya udah enggak ada. Jadi sekarang udah dipake sama warga buat yang jaga ada hujan ada apa," pungkas Al.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!

Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:04 WIB

Palang Bambu dan HT Patungan, Warga Pertaruhkan Nyawa Jaga Perlintasan Liar

Palang Bambu dan HT Patungan, Warga Pertaruhkan Nyawa Jaga Perlintasan Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:27 WIB

Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar

Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:31 WIB

Terkini

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:54 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:43 WIB

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:37 WIB

HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel

HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×