- Kantor Imigrasi Palopo membentuk desa binaan di Toraja Utara guna mencegah tindak pidana penjualan orang terhadap pekerja migran.
- Petugas memberikan edukasi prosedural dan bantuan pembuatan dokumen resmi bagi masyarakat calon pekerja migran di Toraja Utara.
- Layanan jemput bola melalui program Eazy Passport dilaksanakan di Toraja Utara untuk memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumen keimigrasian.
Sementara, Wakil Bupati Toraja Utara, Andrew Branch Silambi mengucapkan rasa terima kasih kepada pihak Imigrasi atas program bersama yang telah berjalan ini. Dia juga mengaku senang dengan jumlah pelapor yang melebihi kuota namun tetap terlayani.
"Hari ini ya melebihi kuota ya, dan itu bisa kita syukuri, tetap terlayani yang datang dan semoga ini bisa dipertahankan dan bisa ditingkatkan di ke depannya," kata Andrew.
Sebelumnya, Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan bakal membuka Kantor Imigrasi Kelas III di Toraja Utara. Usulan ini disampaikan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Toraja Utara.
Pembentukan kantor Imigrasi di Toraja Utara, untuk memudahkan masyarakat pegunungan mengakses pelayanan tanpa harus melakukan perjalanan ke Palopo atau Parepare.
Andrew menyambut usulan ini, sebab kebutuhan layanan imigrasi di kawasan Toraja cukup besar, terutama untuk pengurusan paspor dan e-paspor masyarakat dari Toraja Utara, Tana Toraja, hingga Enrekang.
“Akan lebih memudahkan lagi membantu masyarakat untuk mengurus, yang sebagian besar e-paspor ya,” kata Andrew.