- Gubernur DKI Jakarta meresmikan rute Transjakarta T31 dari PIK 2 menuju Blok M pada 22 Mei 2024 lalu.
- Layanan ini berhasil mempermudah mobilitas masyarakat antara Jakarta Utara dan Jakarta Selatan serta mengurangi kepadatan lalu lintas.
- Selama satu tahun beroperasi, jumlah pengguna rute T31 meningkat signifikan hingga mencapai lebih dari 1,4 juta pelanggan.
Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mencatat capaian bagus dalam satu tahun pengoperasian layanan Transjabodetabek rute PIK 2 – Blok M (T31).
Sejak pertama kali mengaspal pada 22 Mei 2025, rute ini telah bertransformasi menjadi tulang punggung mobilitas bagi warga yang bergerak dari kawasan Jakarta Utara menuju pusat transit di Jakarta Selatan.
Antusiasme yang tinggi dari masyarakat menunjukkan bahwa integrasi transportasi antara kawasan hunian baru dengan pusat bisnis lama di Jakarta semakin diminati oleh berbagai kalangan, terutama pekerja urban dan generasi muda.
Layanan T31 ini diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tepat setahun yang lalu.
Kehadirannya dirancang untuk memecah kepadatan lalu lintas di jalur-jalur utama serta memberikan alternatif transportasi yang lebih efisien bagi masyarakat di wilayah penyangga.
Menghubungkan kawasan hunian, pusat bisnis, hingga destinasi wisata populer, layanan T31 hadir bukan sekadar moda transportasi, tetapi juga menjadi penghubung aktivitas dan cerita keseharian masyarakat.
Mulai dari pekerja yang berangkat pagi menuju kantor, mahasiswa dan pelajar yang bepergian lintas kota, hingga keluarga yang memanfaatkan akhir pekan untuk menikmati kawasan PIK dan Blok M dengan transportasi publik yang nyaman dan terjangkau.
Data operasional menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif. Selama satu tahun terakhir jumlah pelanggan rute PIK 2 – Blok M (T31) mencapai 1.409.872 pelanggan.
Jika menilik ke belakang, angka ini mengalami lonjakan yang sangat drastis apabila dibandingkan dengan periode awal peluncurannya.
Pada bulan pertama operasional, rute ini tercatat melayani 112.344 pelanggan.
Kenaikan jumlah penumpang yang mencapai lebih dari sepuluh kali lipat ini membuktikan bahwa rute T31 telah mendapatkan tempat di hati pengguna transportasi publik.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, memberikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan ini.
Menurutnya, angka jutaan pelanggan tersebut merupakan validasi atas kebutuhan warga akan transportasi yang terkoneksi dengan baik.
“Rute ini tidak hanya dimanfaatkan pekerja dan pelajar, tetapi juga wisatawan dan masyarakat yang ingin menikmati kawasan PIK maupun Blok M tanpa harus menghadapi kemacetan dan kerepotan mencari parkir. Kami melihat adanya peningkatan mobilitas masyarakat, terutama pada akhir pekan dan hari libur, yang menunjukkan bahwa transportasi publik kini semakin menjadi bagian dari gaya hidup warga,” kata Ayu di Jakarta, Jumat (22/5).
Kawasan PIK 2 yang kini berkembang pesat sebagai destinasi wisata kuliner dan ruang terbuka hijau memang membutuhkan akses transportasi publik yang mumpuni.
Di sisi lain, Blok M tetap bertahan sebagai hub transportasi utama yang menghubungkan penumpang ke berbagai wilayah di Jakarta melalui MRT Jakarta maupun koridor Transjakarta lainnya.
Kehadiran layanan T31 turut membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menjangkau berbagai pusat kuliner, hiburan, ruang publik, hingga pusat aktivitas ekonomi dengan lebih praktis, aman, dan nyaman.
Keberhasilan rute T31 ini juga menjadi indikator keberhasilan perluasan jangkauan Transjabodetabek secara keseluruhan.
Transjakarta melihat bahwa pola perjalanan masyarakat kini tidak lagi terbatas di dalam kota, melainkan sudah meluas ke wilayah-wilayah pengembangan baru di pinggiran Jakarta.
Respon positif juga terlihat pada sejumlah rute lainnya seiring upaya memperluas konektivitas transportasi publik antara Jakarta dan wilayah penyangga yang diinisiasi oleh Pemprov DKI.
Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan sistem transportasi yang terintegrasi secara menyeluruh.
Melihat tren yang terus meningkat, Transjakarta berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan dan melakukan evaluasi berkala guna memenuhi ekspektasi pelanggan yang semakin dinamis.
“Tidak hanya di rute PIK 2–Blok M (T31), antusiasme serupa juga terlihat pada berbagai layanan Transjabodetabek lainnya. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa masyarakat semakin terbuka untuk beralih ke transportasi publik sebagai solusi mobilitas sehari-hari. Transjakarta akan terus memperkuat layanan yang aman, nyaman, dan terintegrasi guna mempermudah perjalanan masyarakat dari daerah penyangga menuju Jakarta maupun sebaliknya,” imbuhnya.