Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare

Vania Rossa, Dea Hardiningsih Irianto

Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:59 WIB
Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026). (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto meninjau panen raya udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan, Kebumen, pada Sabtu, 23 Mei 2026.
  • Hasil panen udang mencapai 40 ton per hektare dengan nilai jual tinggi yang mampu menyerap 650 tenaga kerja lokal.
  • Pemerintah berkomitmen mempercepat pembangunan proyek produktif di berbagai daerah untuk menambah nilai ekonomi dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026) untuk mengecek area tambang udang. Dia terlihat memakai kemeja safari coklat dan topi warna biru.

Selama di area tambak, Prabowo turut menyapa sejumlah penambak udang. Bahkan, dia juga ikut menarik jaring atau jala untuk menangkap udang yang ditebar di lokasi.

Prabowo bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan terlihat membantu penambak menjaring ikan.

Dalam sambutannya, Prabowo menyebut panen raya udang kali ini merupakan hasil panen yang sangat tinggi dan menjanjikan.

“Tadi saya diberi laporan satu hektare bisa menghasilkan empat puluh ton. Luar biasa empat puluh ton ya. Berarti, dan harganya sangat bagus,” kata Prabowo dikutip dari siaran yang ditayangkan Sekretariat Presiden melalui akun YouTube, Sabtu (23/5/2026).

Dia menyebut harga hasil panen udang ini ialah Rp 70 ribu per kilo. Artinya. Prabowo menegaskan harga yang bisa didapatkan ialah Rp 70 juta per ton.

“Jadi ini sangat bagus, sangat produktif. Lapangan kerja yang bisa diserap. Berapa orang yang kerja sekarang? Enam ratus lima puluh. Enam ratus lima puluh. Lokal orang lokal semua. Orang setempat enam ratus lima puluh orang bekerja,” tutur Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan bahwa pemerintah sedang menyiapkan pembangunan tambak udang lainnya di berbagai daerah. Prabowo menegaskan bahwa pemerintah siap membangun proyek-proyek produktif yang menghasilkan protein bagi rakyat.

“Saya kira nanti dalam bulan-bulan yang akan datang kita akan mempercepat proses pembangunan yang produktif. Semua yang produktif akan kita jalankan. Produktif artinya harus menghasilkan nilai tambah. Saya kasih petunjuk ke Kabinet yang boleh kita dukung. Yang harus kita dukung. Yang harus kita jalankan adalah proyek-proyek yang produktif,” papar Prabowo.

baca juga

“Kedua, menghasilkan nilai tambah. Menambah kekayaan bangsa Indonesia. Menambah penghasilan rakyat kita. Itu arti produktif,” tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:18 WIB

Prabowo Izin Ngopi saat Pidato di DPR: Supaya Gak Ngantuk, Gerindra Ada Yang Tidur?

Prabowo Izin Ngopi saat Pidato di DPR: Supaya Gak Ngantuk, Gerindra Ada Yang Tidur?

Video | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?

Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Kejagung 'Obrak-abrik' PT PMM di Surabaya, Sita Dokumen dan Boyong Tersangka ke Jakarta

Kejagung 'Obrak-abrik' PT PMM di Surabaya, Sita Dokumen dan Boyong Tersangka ke Jakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:17 WIB

ShopeePay Luncurkan Kampanye "Pulsa & PLN Pasti Murah", Bantu Pengguna Lebih Hemat

ShopeePay Luncurkan Kampanye "Pulsa & PLN Pasti Murah", Bantu Pengguna Lebih Hemat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:13 WIB

Dari Ketua DPRD Sampai Camat, KPK Sisir Pejabat Kuansing Terkait Skandal Jual Beli Jabatan

Dari Ketua DPRD Sampai Camat, KPK Sisir Pejabat Kuansing Terkait Skandal Jual Beli Jabatan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:09 WIB

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107 Juta, Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp42,8 Juta

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107 Juta, Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp42,8 Juta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:07 WIB

Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah

Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:02 WIB

KPK Periksa 9 Saksi Kasus Suap Bupati Kuansing, Ketua DPRD Juprizal Ikut Dipanggil!

KPK Periksa 9 Saksi Kasus Suap Bupati Kuansing, Ketua DPRD Juprizal Ikut Dipanggil!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:00 WIB

Ada Potensi Fraud Rp6 Triliun, BPJS Kesehatan Minta Pengawalan KPK

Ada Potensi Fraud Rp6 Triliun, BPJS Kesehatan Minta Pengawalan KPK

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:53 WIB

RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:49 WIB

Sasar Orang Mampu, Pramono Anung Godok Ulang Kenaikan Tarif Transjakarta dan Subsidi

Sasar Orang Mampu, Pramono Anung Godok Ulang Kenaikan Tarif Transjakarta dan Subsidi

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:46 WIB

JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung

JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:45 WIB

×