Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

Muhammad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Minggu, 24 Mei 2026 | 11:00 WIB
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
Fenomena alam El Nino dengan kekuatan super ekstrem (Freepik)
baca 10 detik
  • BMKG dan BPBD DKI Jakarta memasang alat modifikasi cuaca di gedung tinggi Jakarta untuk mengantisipasi ancaman kekeringan El Nino.
  • Teknologi generator tersebut bekerja dengan menyemai bahan ke awan untuk memicu hujan demi menjaga kualitas udara kota Jakarta.
  • Pemasangan alat ini menjadi strategi antisipasi kemarau panjang yang diprediksi BMKG akan terjadi mulai Juni 2026 hingga Mei 2027.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasang ground-based generator di sejumlah gedung tinggi Jakarta, sebagai langkah antisipasi musim kemarau dan ancaman El Nino 2026 yang diperkirakan membuat kondisi wilayah Indonesia makin kering.

Pemasangan alat operasi modifikasi cuaca (OMC) itu dilakukan BMKG bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta beserta berbagai pihak, dengan tujuan menjaga kualitas udara ibu kota ketika periode tanpa hujan berlangsung lama.

"Ketika Jakarta dua minggu atau tiga minggu tidak hujan sama sekali, kualitas udaranya akan menurun," kata Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/5/2026).

Alat tersebut bekerja dengan melepaskan bahan semai ke udara saat terdapat potensi awan untuk memicu turunnya hujan.

"Jadi kami akan melepaskan bahan semai, apakah itu uap air atau flare khusus. Ketika ada awan, teknologi ini diharapkan dapat membantu menurunkan hujan sehingga kualitas udara Jakarta menjadi lebih baik," lanjut Teuku,

Meski alat sudah terpasang, BMKG belum mengungkap secara rinci jumlah maupun lokasi gedung yang menjadi titik pemasangan generator tersebut.

"Kalau detailnya, nanti mungkin saya sampaikan," imbuhnya.

Langkah pemasangan ground-based generator ini menjadi bagian dari strategi besar BMKG menghadapi musim kemarau sekaligus ancaman El Nino, yang dikhawatirkan memperparah kekeringan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jakarta.

BMKG juga memperkuat operasi modifikasi cuaca di berbagai daerah untuk menjaga tampungan air serta mencegah kebakaran hutan dan lahan yang kerap menyertai musim kemarau panjang.

baca juga

El Nino di Indonesia sendiri diperkirakan BMKG bakal mulai aktif pada Juni 2026, dan berlangsung sekitar Maret hingga Mei 2027 dengan intensitas moderat sampai kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:40 WIB

Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla

Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:25 WIB

Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging

Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:20 WIB

Terkini

Dihadang saat Mau Geruduk BGN, Orator Demo MBG Sebut 1,5 Juta Pekerja Terancam: Negara Harus Hadir!

Dihadang saat Mau Geruduk BGN, Orator Demo MBG Sebut 1,5 Juta Pekerja Terancam: Negara Harus Hadir!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:27 WIB

Kejagung 'Obrak-abrik' PT PMM di Surabaya, Sita Dokumen dan Boyong Tersangka ke Jakarta

Kejagung 'Obrak-abrik' PT PMM di Surabaya, Sita Dokumen dan Boyong Tersangka ke Jakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:17 WIB

ShopeePay Luncurkan Kampanye "Pulsa & PLN Pasti Murah", Bantu Pengguna Lebih Hemat

ShopeePay Luncurkan Kampanye "Pulsa & PLN Pasti Murah", Bantu Pengguna Lebih Hemat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:13 WIB

Dari Ketua DPRD Sampai Camat, KPK Sisir Pejabat Kuansing Terkait Skandal Jual Beli Jabatan

Dari Ketua DPRD Sampai Camat, KPK Sisir Pejabat Kuansing Terkait Skandal Jual Beli Jabatan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:09 WIB

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107 Juta, Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp42,8 Juta

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107 Juta, Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp42,8 Juta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:07 WIB

Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah

Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:02 WIB

KPK Periksa 9 Saksi Kasus Suap Bupati Kuansing, Ketua DPRD Juprizal Ikut Dipanggil!

KPK Periksa 9 Saksi Kasus Suap Bupati Kuansing, Ketua DPRD Juprizal Ikut Dipanggil!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:00 WIB

Ada Potensi Fraud Rp6 Triliun, BPJS Kesehatan Minta Pengawalan KPK

Ada Potensi Fraud Rp6 Triliun, BPJS Kesehatan Minta Pengawalan KPK

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:53 WIB

RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:49 WIB

Sasar Orang Mampu, Pramono Anung Godok Ulang Kenaikan Tarif Transjakarta dan Subsidi

Sasar Orang Mampu, Pramono Anung Godok Ulang Kenaikan Tarif Transjakarta dan Subsidi

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:46 WIB

×