PMJ Ungkap Peran Obat Keras di Balik Aksi Anarko, Nyali Massa Demo Muncul dari Pil Koplo?

Bangun Santoso, Faqih Fathurrahman

Selasa, 26 Mei 2026 | 20:37 WIB
PMJ Ungkap Peran Obat Keras di Balik Aksi Anarko, Nyali Massa Demo Muncul dari Pil Koplo?
Ilustrasi demo anarkis (pexels.com)
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya mengungkap penyalahgunaan obat keras menjadi pemicu aksi anarkis demonstran hingga memicu keberanian berlebihan terhadap aparat.
  • Pihak kepolisian menangkap dua pengedar berinisial TM dan SN yang menyita ratusan ribu obat keras di wilayah Bekasi.
  • Tersangka mengedarkan obat terlarang melalui toko kosmetik serta media sosial menggunakan alamat fiktif dan sistem pengiriman khusus.

Suara.com - Polda Metro Jaya mengungkap ada peran obat keras dibalik aksi demonstrasi yang berujung anarkis. Obat-obatan itu disinyalir menjadi salah satu pemicu keberanian berlebihan hingga berujung aksi perusakan.

Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Ardila Amri mengatakan, penyalahgunaan obat keras kini tidak hanya menyasar generasi muda, tetapi juga yang lain.

“Beberapa aksi-aksi anarko yang terjadi, kita banyak menemukan obat-obatan ini pada anak-anak ataupun anarko yang ikut dalam aksi demonstrasi,” kata Ardila kepada wartawan, di Polda Metro Jaya, Selasa (26/5/2026).

Ardila menilai, jika pengguna obat keras bisa menimbulkan aksi yang tidak wajar. Terkadang dampaknya juga bisa menimbulkan gerakan yang di luar batas kemampuan.

“Kita lihat pergerakannya mereka seperti tidak wajar, tidak wajar layaknya pada anak-anak seusia mereka karena mereka didukung atau disupport akan penyalahgunaan obat-obatan ini,” ungkapnya.

Ardila mengatakan, jika penyalahgunaan obat terlarang bisa memicu adrenalin tinggi sehingga pengguna menjadi lebih berani menghadapi aparat.

“Sehingga timbullah adrenalin yang tinggi, berani berhadapan langsung bahkan kita lihat aksi-aksinya sangat tidak mencerminkan seorang ataupun pemuda Indonesia,” katanya.

Pernyataan itu diperkuat Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Mackbon. Menurut dia, temuan obat keras pada peserta demo bukan sekadar dugaan.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menciduk dua pengedar obat keras yang masuk ke dalam daftar golongan G. Ratusan ribu obat keras disita dari dua tersangka di kawasan Bekasi.

baca juga

Pantauan Suara.com, ratusan ribu obat keras tersebut ditaruh di dalam tempat berwarna putih mirip toples yang dijejer di atas meja. Ada juga obat-obatan yang dikemas dalam plastik bening.

Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Mackbon mengatakan, kedua tersangka yang ditangkap oleh petugas berinisial TM (26) dan SN (24).

Keduanya terbukti menyimpan, memiliki, dan mengedarkan obat-obatan tersebut.

“Tersangka menyimpan dan mengedarkan sediaan farmasi berupa berbagai jenis obat-obatan golongan keras dengan cara membuka kios yang menyerupai toko kosmetik dengan cara memajang produk kosmetik di etalase toko,” kata Victor.

Tak hanya menjual obat-obatan secara langsung, para pelaku juga menjual barang tersebut melalui daring. Obat keras tersebut dipasarkan melalui sosial media.

“Para tersangka menggunakan jasa ekspedisi yang menggunakan alamat pengirim fiktif, serta menggunakan metode COD (cash on delivery) pada sudut-sudut atau tempat-tempat yang di sepakati,” jelasnya.

Dari tangan kedua tersangka petugas menyita 146 ribu butir pil putih bertuliskan Double Y, 33 ribu obat merek Hexymer, 14.403 butir obat berwarna kuning polos, 4.500 butir obat berwarna putih polos.

“8.830 butir sediaan farmasi diduga Trihexyphenidyl, 3.450 butir sediaan farmasi bungkus polos, dan uang hasil penjualan sebesar Rp1,257 juta,” ujarnya.

Kendati demikian, Iman mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan soal asal obat-obatan tersebut.

Kedua tersangka terancam bakal dijerat dengan Pasal 435 Jo 138 ayat (2) dan ayat (3) dan atau Pasal 436 ayat (1) dan ayat (2) Jo Pasal 145 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten

Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:29 WIB

TNI Ikut Buru Begal di Jakarta, PMJ Tegaskan Penanganan Hukum Tetap di Polisi

TNI Ikut Buru Begal di Jakarta, PMJ Tegaskan Penanganan Hukum Tetap di Polisi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:22 WIB

Selebgram Brunei Woodyrman Akui Mabuk saat Hantam Rekannya Pakai Botol hingga Tewas

Selebgram Brunei Woodyrman Akui Mabuk saat Hantam Rekannya Pakai Botol hingga Tewas

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:31 WIB

Berkedok Toko Kosmetik, Dua Pengedar 210 Ribu Butir Obat Keras di Bekasi Diciduk Polisi

Berkedok Toko Kosmetik, Dua Pengedar 210 Ribu Butir Obat Keras di Bekasi Diciduk Polisi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:37 WIB

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:20 WIB

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:26 WIB

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×