Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 28 Mei 2026 | 12:41 WIB
Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi
Serangan militer terbaru Amerika Serikat ke wilayah Iran memicu lonjakan tajam harga minyak dunia.
baca 10 detik
  • Serangan udara terbaru Amerika Serikat ke Bandar Abbas memicu lonjakan harga minyak dunia.

  • Harga minyak mentah jenis Brent meroket 3,75 persen menjadi USD 97,83 per barel.

  • Gencatan senjata AS-Iran terancam batal di tengah konflik yang menyumbat Selat Hormuz.

Suara.com - Eskalasi konflik di Timur Tengah kembali mengguncang pasar energi global setelah militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara terbaru ke wilayah Iran. Dampak agresivitas militer ini langsung memicu kekhawatiran hebat atas kelancaran pasokan bahan bakar dan harga minyak dunia di tingkat internasional.

Harga minyak mentah acuan global langsung bergerak meroket sesaat setelah kabar operasi militer tersebut menyebar luas. Kondisi ini memperparah ketidakpastian ekonomi di tengah upaya pemulihan inflasi global yang belum sepenuhnya stabil.

Minyak mentah Brent melesat hingga 3,75 persen ke level USD 97,83 per barel. Sementara itu, minyak mentah pasar AS ikut melonjak sebesar 4 persen hingga menyentuh USD 92,22 per barel.

Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].
Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].

Komando Pusat AS (Centcom) mengonfirmasi bahwa pasukannya membidik fasilitas militer strategis yang berada di kota pelabuhan Bandar Abbas. Selain menghancurkan target darat, militer AS juga melakukan pencegatan udara di wilayah perairan sekitar luar negeri tersebut.

"Menembak jatuh empat drone Iran yang menimbulkan ancaman di sekitar Selat Hormuz," sebut Komando Pusat AS (Centcom) dikutip dari CNBC, Kamis (28/5/2026).

Operasi militer ini melukai komitmen perdamaian yang sedang dirintis oleh kedua belah pihak dalam beberapa pekan terakhir. Ketegangan baru tersebut meletus di tengah proses negosiasi aktif untuk mengakhiri perselisihan yang telah berlangsung selama tiga bulan.

Padahal, Washington dan Tehran sebelumnya telah menyepakati gencatan senjata sementara demi kelancaran diplomasi. Langkah sepihak AS ini kini mengancam keberlangsungan dialog yang bertujuan membuka kembali jalur pelayaran internasional secara aman.

Harga minyak dunia terus naik akibat krisis di Teluk. Amerika Serikat mendesak negara-negara sekutunya dan China untuk mengerahkan kapal perang untuk membuka Selat Hormuz. [Suara.com/Iqbal]
Harga minyak dunia terus naik akibat krisis di Teluk. Amerika Serikat mendesak negara-negara sekutunya dan China untuk mengerahkan kapal perang untuk membuka Selat Hormuz. [Suara.com/Iqbal]

Pemblokiran Selat Hormuz selama konflik ini telah berdampak masif pada meroketnya biaya energi di seluruh dunia. Penutupan akses pelayaran membuat jalur distribusi logistik global harus memutar jauh dan memakan biaya tinggi.

Kawasan perairan tersebut memegang peranan yang sangat vital bagi ketahanan pasokan energi di berbagai belahan bumi. Gangguan kecil di wilayah logistik ini dipastikan langsung mengacaukan harga pasar dalam hitungan jam.

baca juga

Sekitar seperlima dari total pasokan minyak dunia dan gas alam cair (LNG) biasanya melintasi jalur sempit di Selat Hormuz. Keamanan wilayah ini menjadi penentu utama kestabilan harga komoditas energi global.

Ketegangan bersenjata ini berakar dari serangan udara gabungan yang diinisiasi oleh militer Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu. Operasi tersebut menyasar titik-titik krusial di dalam wilayah kedaulatan Iran.

Tehran langsung bereaksi keras atas serangan udara tersebut dengan mengeluarkan ancaman pembalasan yang sangat serius. Pemerintah Iran mengancam akan menyerang setiap kapal komersial maupun militer yang nekat melintasi rute pelayaran strategis tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Naik Turun, Berikut Daftar Harga BBM di Pertamina dan SPBU Swasta!

Harga Minyak Dunia Naik Turun, Berikut Daftar Harga BBM di Pertamina dan SPBU Swasta!

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:22 WIB

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:07 WIB

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:38 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×