Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 28 Mei 2026 | 14:11 WIB
Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz
Donald Trump (Dok Donald Trump)
baca 10 detik
  • Militer AS menghancurkan empat drone dan satu stasiun kendali milik Iran di Bandar Abbas.

  • Presiden Donald Trump menolak draf kesepakatan damai maritim dan mengancam akan meledakkan Oman.

  • Konflik bersenjata ini memicu lonjakan harga minyak mentah dunia hingga mencapai USD 90,38 per barel.

Suara.com - Eskalasi di Selat Hormuz kembali memanas setelah militer Amerika Serikat meluncurkan serangan udara baru terhadap operasi pesawat tanpa awak (drone) milik Iran.

Langkah agresif ini diambil hanya berselang beberapa jam setelah Presiden Donald Trump secara terbuka menolak draf kesepakatan pemulihan jalur pelayaran di kawasan strategis tersebut.

Serangan ini menghancurkan empat drone tempur serta satu stasiun kendali darat di kota pelabuhan Bandar Abbas yang bersiap meluncurkan drone kelima.

Selat Hormuz (CNN)
Selat Hormuz (CNN)

Operasi militer ini menandai rapuhnya kesepakatan gencatan senjata antara kedua negara yang baru berjalan sejak awal April lalu.

Seorang pejabat militer AS yang menolak disebutkan namanya menegaskan bahwa tindakan tersebut murni untuk mempertahankan diri.

"Tindakan ini terukur, murni defensif, dan dimaksudkan untuk mempertahankan gencatan senjata," ujarnya dikutip dari Reuters, Kamis (28/5/2026).

Saling Klaim di Jalur Maritim

Di sisi lain, pihak Teheran memberikan narasi yang berbeda terkait pemicu bentrokan bersenjata di koridor logistik global tersebut.

Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam Iran sempat melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal tanker minyak AS.

baca juga
Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)
Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)

Militer Iran mengklaim tindakan tersebut terpaksa dilakukan karena kapal tanker AS mencoba menerobos wilayah Selat Hormuz tanpa izin.

Sebagai balasan, jet tempur Amerika Serikat kemudian membombardir lahan terbuka di sekitar Bandar Abbas yang diklaim Iran tidak menimbulkan korban jiwa.

Konfrontasi bersenjata di jalur kilang minyak dunia ini langsung memicu reaksi berantai pada sektor ekonomi global.

Harga minyak mentah dunia langsung merangkak naik mendekati angka 2 persen hingga menyentuh USD 90,38 per barel di pasar Asia.

Ancaman Keras Donald Trump

Ketegangan semakin meruncing setelah Presiden Donald Trump menolak mentah-mentah laporan televisi negara Iran mengenai draf perjanjian damai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi

Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:41 WIB

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:07 WIB

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:38 WIB

Terkini

SAR Sisir Pulau Sertung hingga Rakata, 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Belum Ditemukan

SAR Sisir Pulau Sertung hingga Rakata, 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Belum Ditemukan

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:07 WIB

Rumus Terbilang di Excel Tanpa Add-in, Auto Beres Buat Invoice dan Kuitansi!

Rumus Terbilang di Excel Tanpa Add-in, Auto Beres Buat Invoice dan Kuitansi!

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 12:07 WIB

Lawan Persib, FC Seoul Pilih Rotasi Besar-besaran hingga Turunkan Pemain SMA

Lawan Persib, FC Seoul Pilih Rotasi Besar-besaran hingga Turunkan Pemain SMA

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 12:06 WIB

Mengenal Barik, Upaya Olah Limbah Daun Nanas Kelud Menjadi Tekstil Berkelanjutan

Mengenal Barik, Upaya Olah Limbah Daun Nanas Kelud Menjadi Tekstil Berkelanjutan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:05 WIB

Ada 18 Libur Nasional dan 8 Cuti Bersama di 2027, Ini Daftarnya

Ada 18 Libur Nasional dan 8 Cuti Bersama di 2027, Ini Daftarnya

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:01 WIB

Predictive Cyber Intelligence MDI Ventures Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026

Predictive Cyber Intelligence MDI Ventures Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:01 WIB

Green Mothers' Club: Obsesi pada Anak Berprestasi dalam Standar Parenting

Green Mothers' Club: Obsesi pada Anak Berprestasi dalam Standar Parenting

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:00 WIB

Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas

Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 11:59 WIB

Helm Proyek Biru Artinya Apa? Bukan Sekadar Pelindung, Ternyata Ini Jabatannya

Helm Proyek Biru Artinya Apa? Bukan Sekadar Pelindung, Ternyata Ini Jabatannya

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 11:58 WIB

Manga Even a Replica Can Fall in Love Siap Akhiri Kisah Nao di Volume 7

Manga Even a Replica Can Fall in Love Siap Akhiri Kisah Nao di Volume 7

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:57 WIB

×