Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 28 Mei 2026 | 14:11 WIB
Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz
Donald Trump (Dok Donald Trump)
baca 10 detik
  • Militer AS menghancurkan empat drone dan satu stasiun kendali milik Iran di Bandar Abbas.

  • Presiden Donald Trump menolak draf kesepakatan damai maritim dan mengancam akan meledakkan Oman.

  • Konflik bersenjata ini memicu lonjakan harga minyak mentah dunia hingga mencapai USD 90,38 per barel.

Dalam draf informal tersebut, Iran dan Oman diusulkan untuk mengelola bersama lalu lintas maritim Selat Hormuz guna memulihkan volume perdagangan.

Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan membiarkan satu negara pun mendominasi jalur perairan internasional tersebut.

Ia bahkan melontarkan ancaman militer yang tidak biasa kepada Oman, yang selama ini menjadi sekutu ekonomi dan militer AS.

"Tidak ada yang akan mengendalikan (selat). Ini adalah perairan internasional dan Oman akan bersikap sama seperti yang lain atau kita harus meledakkan mereka. Mereka memahami itu, mereka akan baik-baik saja," tegas Trump dalam rapat kabinet.

Merespons ketegangan ini, Departemen Keuangan AS langsung menjatuhkan sanksi ekonomi baru kepada Otoritas Selat Teluk Persia.

Badan bentukan Iran tersebut kini resmi masuk dalam daftar hitam karena dianggap mengancam keamanan nasional negara paman sam.

Kebuntuan Diplomasi Nuklir

Sikap keras Washington memicu reaksi balik dari parlemen Iran yang menyatakan tidak akan tunduk pada tekanan militer luar negeri.

Teheran menegaskan tetap pada tuntutan awal untuk mencabut sanksi ekonomi dan mempertahankan hak pengayaan uranium mereka.

baca juga

Ebrahim Azizi, ketua komite keamanan nasional parlemen Iran, menilai retorika Trump mencerminkan rasa frustrasi geopolitik.

"Sangat jelas Trump, yang mencari jalan keluar dari jalan buntu strategis ini, bergantian antara mengeluarkan ancaman dan memohon kesepakatan," tulis Azizi melalui akun X miliknya.

Di tengah kebuntuan ini, isu denukrilisasi Iran tetap menjadi pembicaraan krusial yang belum menemukan titik temu di meja perundingan.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, memastikan bahwa pemerintahannya tidak akan memberikan ruang bagi ambisi nuklir Teheran.

"Intinya adalah Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," pungkas Rubio.

Perang yang telah berlangsung selama tiga bulan ini bermula pada 28 Februari lalu melalui serangan udara masif dari pihak AS dan Israel.

Konflik bersenjata ini telah merenggut ribuan korban jiwa dan memangkas drastis lalu lintas kapal di Selat Hormuz dari 140 kapal per hari menjadi hanya 23 kapal.

Saat ini, AS menyiagakan sekitar 15.000 tentara untuk melakukan blokade laut di sekitar Iran serta ribuan personel tambahan di pangkalan Teluk.

Hingga kini, penyelesaian konflik masih terganjal oleh status kepemilikan Selat Hormuz, sanksi ekonomi, serta tuntutan pembongkaran fasilitas nuklir Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi

Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:41 WIB

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:07 WIB

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:38 WIB

Terkini

Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer

Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:19 WIB

Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP

Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:16 WIB

Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya

Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:09 WIB

Mahfud MD Bongkar Skenario Kasus Febrie Adriansyah, Sebut Pengalihan Penyidikan Kacaukan Hukum

Mahfud MD Bongkar Skenario Kasus Febrie Adriansyah, Sebut Pengalihan Penyidikan Kacaukan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:07 WIB

Satgas PKH Buka Suara soal Kursi Ketua yang Kosong Usai Eks Jampidsus Terseret Kasus Korupsi

Satgas PKH Buka Suara soal Kursi Ketua yang Kosong Usai Eks Jampidsus Terseret Kasus Korupsi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:04 WIB

Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta

Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:33 WIB

Soal Jampidsus Baru, Mensesneg: Harus Melalui Keppres Berdasarkan Usulan Jaksa Agung

Soal Jampidsus Baru, Mensesneg: Harus Melalui Keppres Berdasarkan Usulan Jaksa Agung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:23 WIB

Kepala Pelaksana Satgas PKH Belum Diganti Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

Kepala Pelaksana Satgas PKH Belum Diganti Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:18 WIB

Banyak Korban Kebakaran Maut Bar Bangkok Tewas di Kamar Mandi, Pintu Darurat Terblokir

Banyak Korban Kebakaran Maut Bar Bangkok Tewas di Kamar Mandi, Pintu Darurat Terblokir

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:15 WIB

Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika di Semarang, Diduga Sudah Produksi Jutaan Butir dalam 4 Bulan

Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika di Semarang, Diduga Sudah Produksi Jutaan Butir dalam 4 Bulan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

×