Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 28 Mei 2026 | 17:33 WIB
Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya
Ilustrasi Kampus UGM. [Suara.com/ugm.ac.id]
baca 10 detik
  • Empat orang dari satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal di dalam tenda kamping wilayah Temanggung, Rabu (27/5/2026).
  • Salah satu korban bernama Bagas Amar Hakiki teridentifikasi sebagai mahasiswa Sastra Prancis Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada.
  • Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian keempat korban yang ditemukan di lokasi wisata.

Suara.com - Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) membenarkan bahwa salah satu korban meninggal dalam kasus tewasnya empat orang di sebuah tenda kamping di wilayah Temanggung merupakan mahasiswa mereka.

Korban diketahui bernama Bagas Amar Hakiki (BAH), mahasiswa Program Studi Sastra Prancis, FIB UGM.

Hal itu dikonfirmasi oleh Dekan FIB UGM, Setiadi. Namun, hingga kini pihak kampus menyebut belum memperoleh informasi lebih lanjut terkait kronologi maupun penyebab kematian korban.

"Njih (benar mahasiswa Sastra Prancis UGM). Tapi memang baru sebatas tahu yang bersangkutan mahasiswa kami dari Sastra Prancis, belum ada informasi tambahan," kata Setiadi saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).

FIB UGM menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Pihak fakultas saat ini masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kematian mahasiswa tersebut.

"FIB sangat berduka atas meninggalnya mahasiswa kami. Semoga hasil penyelidikan polisi bisa memastikan penyebab meninggalnya Mas Bagas. Kami masih terus menungu hasil penyelidikan pihak kepolisian," ujarnya.

Menurut dia, informasi mengenai peristiwa tersebut, baru diterima pihak fakultas pada Kamis pagi. Hingga saat ini belum ada pembaruan informasi yang diterima kampus.

Mengingat seluruh proses masih berada dalam tahap penyelidikan aparat kepolisian.

Sebelumnya diberitakan, empat orang ditemukan meninggal dunia di sebuah tenda kamping di kawasan objek wisata di Kecamatan Kledung, Temanggung, Jawa Tengah, pada Rabu (27/5/2026).

baca juga

Niat hati ingin menikmati waktu berkualitas dengan berkemah (kamping), satu keluarga yang terdiri dari empat orang justru ditemukan tewas mengenaskan di dalam tenda mereka pada Rabu (27/5/2026).

Keempat korban diketahui merupakan satu keluarga inti yang berdomisili di Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Identitas mereka telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian, masing-masing berinisial MHM (52) sebagai kepala keluarga, istrinya M (43), serta kedua anak mereka AEH (17) dan BAH (21).

Polisi masih menyelidiki penyebab kematian para korban dengan memeriksa sejumlah barang bukti, termasuk sisa makanan yang ditemukan di lokasi kejadian.

Hingga kini, belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab kematian keempat korban tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya

Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:53 WIB

Closed Loop Kurban, Menuju Ekosistem Halal Berkelanjutan dan Penggerak Ekonomi Lokal

Closed Loop Kurban, Menuju Ekosistem Halal Berkelanjutan dan Penggerak Ekonomi Lokal

Opini | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:05 WIB

TNI Disuruh Urus MBG hingga Begal, Pakar UGM: Lalu Siapa yang Menjaga Pertahanan Negara?

TNI Disuruh Urus MBG hingga Begal, Pakar UGM: Lalu Siapa yang Menjaga Pertahanan Negara?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:50 WIB

Pengamat Sebut Blackout Sumatra Masih Wajar, Desak PLN Benahi Maintenance

Pengamat Sebut Blackout Sumatra Masih Wajar, Desak PLN Benahi Maintenance

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:06 WIB

Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan

Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan

Sport | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:07 WIB

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:34 WIB

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:21 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×