- Banten Media Hub 2026 memperkuat ekosistem media lokal di era digital.
- Acara ini merangkul media berbasis situs web dan platform media sosial.
- Tujuannya adalah mencapai kemandirian finansial untuk mencegah penyebaran disinformasi publik.
Meski memiliki potensi luar biasa dalam mendistribusikan informasi secara instan, kelompok ini sering kali dihadapkan pada tantangan manajerial, standar verifikasi fakta, dan skema monetisasi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pelibatan serta pendampingan dinilai sangat esensial agar mereka mampu beroperasi dengan standar yang lebih profesional.
Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan, Local Media Community (LMC) akan melakukan pendampingan intensif kepada media-media terpilih. Suwarjono juga menyoroti pentingnya kepekaan industri informasi daerah dalam merespons dinamika masa kini.
Dalam sesi konferensi, ia akan membedah pergeseran radikal dalam perilaku audiens dan pembaruan kerangka regulasi pers agar media lokal mampu mengambil ceruk pasar di tengah dominasi platform digital global.
Para pimpinan media yang hadir akan difasilitasi dengan agenda padat dan komprehensif, mulai dari pemaparan lanskap media masa kini, Workshop 1001 Model Bisnis untuk penciptaan aliran pendapatan alternatif, hingga diskusi panel terkait model pembiayaan inovatif dan sistem pembayaran digital.
Rangkaian ini akan ditutup dengan Workshop Konten SDGs yang memberikan pelatihan spesifik mengenai pendekatan jurnalisme konstruktif.
Banten Media Hub 2026 ditargetkan menghasilkan pedoman konkret bagi pesertanya, mulai dari draf arsitektur kerja sama, penyusunan rancangan bisnis baru, hingga dokumen peta jalan redaksional yang komprehensif.
Bagi praktisi dan komunitas media yang ingin berpartisipasi, informasi lebih lanjut serta pendaftaran dapat diakses melalui tautan resmi penyelenggara.
Untuk informasi dan pendaftaran, dapat diakses melalui bit.ly/BantenMediaHub2026.