Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:43 WIB
Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira dan Djarot Saiful Hidayat, memberikan catatan kritis terhadap instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang menginginkan bahasa Prancis diajarkan di sekolah-sekolah di Indonesia. (Suara.com/Bagaskara)
  • Prabowo menginstruksikan bahasa Prancis diajarkan di sekolah Indonesia saat kunjungan di Paris, Kamis (28/5/2026).
  • Petinggi PDIP, Andreas Hugo Pareira dan Djarot Saiful Hidayat, mengkritik kebijakan tersebut karena dianggap kurang memiliki kajian mendalam.
  • PDIP mendesak pemerintah tetap memprioritaskan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sebagai kurikulum wajib bagi seluruh siswa sekolah nasional.

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira dan Djarot Saiful Hidayat, memberikan catatan kritis terhadap instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang menginginkan bahasa Prancis diajarkan di sekolah-sekolah di Indonesia.

Keduanya menekankan bahwa kebijakan pendidikan, terutama kurikulum bahasa, tidak boleh diputuskan secara spontan melainkan harus melalui kajian yang mendalam.

Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, menyatakan bahwa penentuan bahasa asing dalam kurikulum seharusnya diserahkan pada mekanisme pendidikan yang sudah ada, bukan berdasarkan pertemuan seremonial antar-pemimpin negara.

"Jangan nanti kalau kita ketemu pemimpin dari suatu negara, terus kemudian bahasa itu menjadi kurikulum wajib. Saya kira di kurikulum kita sudah ditentukan bahasa-bahasa apa yang penting," ujar Andreas ditemui di Kawasan Mangga Dua, Jakarta, Sabtu (30/5/2026).

Meski mengakui Prancis adalah salah satu bahasa internasional yang penting, Andreas menilai statusnya cukup sebagai mata pelajaran pilihan, bukan wajib.

Ia menegaskan prioritas utama pendidikan nasional saat ini adalah penguatan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi global utama.

"Kalau menjadi kurikulum wajib, saya kira kita perlu bahasa Inggris, kita perlu memperkuat bahasa Indonesia. Itu yang paling penting untuk pembinaan pendidikan bahasa," katanya menambahkan.

Senada dengan Andreas, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat memperingatkan agar kebijakan pendidikan tidak berubah-ubah mengikuti agenda kunjungan kenegaraan Presiden.

Djarot memberikan perumpamaan agar logika kebijakan pendidikan tetap konsisten.

"Tidak bisa serta-merta begitu Presiden berkunjung ke Prancis, kemudian beliau berbicara akan mewajibkan pendidikan bahasa Prancis di semua tingkatan sekolah. Nanti kalau misalnya beliau ke Afrika, bahasa Afrika harus diajarkan? Kan tidak begitu," kritik Djarot.

Djarot mendesak adanya kajian komprehensif oleh kementerian terkait sebelum kebijakan ini diterapkan.

Menurutnya, pemerintah harus memetakan secara jelas mana bahasa yang bersifat wajib dan mana yang bersifat pilihan bagi siswa.

"Maka perlu kajian secara mendalam, bahasa-bahasa asing yang harus dikuasai oleh anak-anak kita itu apa? Yang wajib apa? Yang pilihan apa?" tegasnya.

Djarot mengusulkan agar bahasa Inggris tetap menjadi bahasa asing utama yang wajib dikuasai.

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Emmanuel Macron. [Setpres]
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Emmanuel Macron. [Setpres]

Sementara itu, bahasa-bahasa lain seperti Prancis, Mandarin, Jepang, hingga Spanyol, sebaiknya diposisikan sebagai pilihan yang diserahkan kepada minat siswa atau kebutuhan sekolah masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:18 WIB

Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Kebijakan Pendidikan Ikut Selera Penguasa?

Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Kebijakan Pendidikan Ikut Selera Penguasa?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:51 WIB

Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:50 WIB

Prabowo Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Sekolah, Sandhy Sondoro Ngakak

Prabowo Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Sekolah, Sandhy Sondoro Ngakak

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:37 WIB

Terkini

Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:47 WIB

Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut

Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:32 WIB

Ribuan Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Gagal Berangkat, Negara Diminta Hadir Sesuai UU Terbaru!

Ribuan Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Gagal Berangkat, Negara Diminta Hadir Sesuai UU Terbaru!

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:26 WIB

Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta

Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:08 WIB

Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO

Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:00 WIB

Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia

Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:52 WIB

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:31 WIB

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:18 WIB

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12 WIB

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB