Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Kebijakan Pendidikan Ikut Selera Penguasa?

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:51 WIB
Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Kebijakan Pendidikan Ikut Selera Penguasa?
Ilustrasi siswa sekolah (Unsplash/Syahrul Alamsyah Wahid)
  • Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pengajaran bahasa Prancis di seluruh sekolah Indonesia saat kunjungan kenegaraan ke Paris, Prancis.
  • JPPI mengkritik rencana tersebut karena dianggap sebagai kebijakan spontan yang menunjukkan rapuhnya arah pendidikan nasional Indonesia.
  • Ubaid Matraji menyatakan perubahan kurikulum akibat diplomasi luar negeri mencerminkan absennya peta jalan pendidikan yang konsisten.

Suara.com - Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengkritik wacana pembelajaran bahasa Prancis di seluruh sekolah Indonesia yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan ke Prancis.

Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, menilai munculnya gagasan perubahan kurikulum berdasarkan momentum kunjungan luar negeri justru memperlihatkan rapuhnya arah kebijakan pendidikan nasional.

“Pernyataan-pernyataan spontan ini justru mempertegas kekhawatiran publik bahwa arah kebijakan pendidikan kita sangat rapuh dan mudah terombang-ambing oleh momentum politik serta selera personal penguasa,” kata Ubaid kepada Suara.com, Jumat (29/5/2026).

Menurut dia, kurikulum nasional semestinya disusun berdasarkan kebutuhan strategis jangka panjang, bukan berubah mengikuti dinamika diplomasi maupun preferensi kepala negara.

“Tentu tidak ideal dan sangat keliru secara tata kelola kebijakan. Kurikulum nasional itu dokumen strategis jangka panjang, bukan buku catatan harian yang isinya bisa berubah setiap kali Presiden pulang dari kunjungan luar negeri,” ujarnya.

Ubaid menilai, jika setiap lawatan luar negeri melahirkan gagasan bahasa baru dalam sistem pendidikan nasional, maka arah pendidikan Indonesia akan kehilangan fokus.

“Kalau setiap kali berkunjung ke sebuah negara lalu sistem pendidikan kita harus beradaptasi, bayangkan berapa banyak bahasa yang harus dipelajari anak-anak kita? Hari ini Prancis, kemarin Portugis, besok mungkin bahasa lain lagi tergantung negara mana yang dikunjungi,” tuturnya.

Ia mengatakan, kondisi tersebut memperlihatkan belum adanya grand design pendidikan nasional yang konsisten.

“Ini sama sekali tidak menunjukkan adanya grand design. Sebaliknya, ini adalah sinyal kuat dari absennya peta jalan (road map) pendidikan yang konsisten,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan telah menginstruksikan agar bahasa Prancis dipelajari di semua tingkatan sekolah di Indonesia saat melakukan kunjungan ke Prancis.

Rencana itu dinilai sebagai langkah strategis untuk menghadapi perkembangan dunia di masa depan dan memperkuat hubungan bilateral.

Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Élysée di Paris, Prancis, bersama Presiden Emmanuel Macron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:50 WIB

Anak Menkeu Purbaya Tak Pikirin Rupiah Loyo Saat Kuliah di AS, Bayar Pakai Bitcoin!

Anak Menkeu Purbaya Tak Pikirin Rupiah Loyo Saat Kuliah di AS, Bayar Pakai Bitcoin!

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:29 WIB

Kemenlu Cuma Jadi Tukang Catat? Pakar Kritik Diplomasi 'One Man Show' Prabowo

Kemenlu Cuma Jadi Tukang Catat? Pakar Kritik Diplomasi 'One Man Show' Prabowo

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:36 WIB

Keluarga Korban Mei 98 Tagih Nyali Prabowo: Kami Lelah Diombang-ambing Bak Bola Pingpong

Keluarga Korban Mei 98 Tagih Nyali Prabowo: Kami Lelah Diombang-ambing Bak Bola Pingpong

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:02 WIB

Prabowo Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Sekolah, Sandhy Sondoro Ngakak

Prabowo Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Sekolah, Sandhy Sondoro Ngakak

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:37 WIB

Komisi X Bakal Minta Penjelasan Pemerintah Soal Kebijakan Prabowo Wajib Bahasa Prancis di Sekolah

Komisi X Bakal Minta Penjelasan Pemerintah Soal Kebijakan Prabowo Wajib Bahasa Prancis di Sekolah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:29 WIB

Rapor Merah TKA 2026: Nilai Rerata Matematika Anak SMP Hanya 40,35!

Rapor Merah TKA 2026: Nilai Rerata Matematika Anak SMP Hanya 40,35!

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:35 WIB

Terkini

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:06 WIB

KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang

KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:00 WIB

Ditemukan Putri Kandung Dalam Kondisi Mengenaskan, Pembunuh WN Korsel di Tambun Akhirnya Tertangkap

Ditemukan Putri Kandung Dalam Kondisi Mengenaskan, Pembunuh WN Korsel di Tambun Akhirnya Tertangkap

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:50 WIB

Perubahan Iklim Diprediksi Perparah Polusi Udara di Musim Kemarau, Kenapa?

Perubahan Iklim Diprediksi Perparah Polusi Udara di Musim Kemarau, Kenapa?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:35 WIB

Investasi Asing dan Dampak Lingkungan: Apa yang Terjadi di Balik Pertumbuhan Industri?

Investasi Asing dan Dampak Lingkungan: Apa yang Terjadi di Balik Pertumbuhan Industri?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:20 WIB

Inisial N dan R Dibongkar Anggota DPR, Diduga Cukong Besar Tambang Emas Ilegal di Sumbar

Inisial N dan R Dibongkar Anggota DPR, Diduga Cukong Besar Tambang Emas Ilegal di Sumbar

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:07 WIB

Soal TNI Berantas Begal, Anggota Komisi I: Bisa Dilakukan Terbatas, Tapi Bukan Pengganti Polisi

Soal TNI Berantas Begal, Anggota Komisi I: Bisa Dilakukan Terbatas, Tapi Bukan Pengganti Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:48 WIB

5 Hari Hilang di Hutan IKN, Pemburu Ini Ditemukan Hidup secara Ajaib

5 Hari Hilang di Hutan IKN, Pemburu Ini Ditemukan Hidup secara Ajaib

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:23 WIB

Mengapa Iran Mengendalikan Selat Hormuz?

Mengapa Iran Mengendalikan Selat Hormuz?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:20 WIB

Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:50 WIB