Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Bangun Santoso

Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
Acara Festival Gugur Gunung Tandang Gawe di Pamitnya Meeting, Jakarta Selatan, Sabtu (31/5/2026). (Suara.com/Dinda)
  • Mahasiswa Sastra UI bernama Kale menghidupkan kembali fungsi wayang sebagai media kritik sosial dan lingkungan dalam Festival Gugur Gunung.
  • Instalasi seni wayang di Jakarta Selatan tersebut merepresentasikan konflik antar kelas serta dampak kerusakan lingkungan terhadap masyarakat akar rumput.
  • Komunitas Terbit dari Barat bertujuan menggabungkan isu lingkungan dan budaya melalui berbagai media kreatif untuk menyampaikan keresahan sosial masyarakat.

Kale menilai isu ekologis tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Ia menyoroti berbagai persoalan mulai dari penggundulan hutan hingga semakin sulitnya akses terhadap sumber daya alam.

"Kalau Kakaknya ngikutin berita kan sekarang udah mulai marak tuh pohon-pohon sawit, penggundulan-penggundulan hutan untuk dijadiin perumahan, dijadiin pabrik dan segala macamnya," katanya.

Menurut dia, persoalan tersebut sudah berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

"Hewan-hewan udah mulai punah, air-air udah sulit didapat, bahkan sampai ke meja makan ada orang yang nggak bisa makan karena hutannya udah habis," ujar Kale.

Gagasan menggabungkan budaya dan isu lingkungan juga didorong oleh komunitas Terbit dari Barat yang menjadi penyelenggara kegiatan.

Salah satu penggagasnya, Vania, mengatakan ide tersebut muncul dari keinginan menjembatani dua isu yang selama ini jarang dipertemukan.

"Kita berpikir selain di isu kriminalisasi dan politik, kita bisa gabungin nih ke isu lingkungan hidup. Dan di isu lingkungan hidup pun kan banyak yang jadi korban-korban kriminalisasi," kata Vania.

Ia menilai banyak anak muda tertarik pada isu lingkungan maupun budaya, tetapi belum menemukan ruang yang mampu menghubungkan keduanya.

"Nah hadir lah ide untuk menggabungkan dari budaya wayang dan lingkungan hidup," ujarnya.

Ke depan, Terbit dari Barat berencana terus mengembangkan berbagai medium budaya sebagai sarana menyampaikan keresahan sosial, mulai dari musik, zine, board game, hingga kerajinan tangan.

"Kita pengen ada gerakan baru. Kita pengen berbagai hobi temen-temen kita bungkus dalam satu tempat sehingga mereka bisa melakukan hobi sambil secara nggak langsung menceritakan keresahan mereka," kata Vania. (Reporter: Dinda Pramesti K)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi Asing dan Dampak Lingkungan: Apa yang Terjadi di Balik Pertumbuhan Industri?

Investasi Asing dan Dampak Lingkungan: Apa yang Terjadi di Balik Pertumbuhan Industri?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:20 WIB

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:05 WIB

Prabowo Dorong Percepatan Program Perumahan untuk Atasi Ketimpangan Sosial

Prabowo Dorong Percepatan Program Perumahan untuk Atasi Ketimpangan Sosial

News | Senin, 16 Maret 2026 | 19:33 WIB

Krisis Ekologi yang Terabaikan di Balik Rudal Perang AS-Israel dan Iran

Krisis Ekologi yang Terabaikan di Balik Rudal Perang AS-Israel dan Iran

Your Say | Minggu, 08 Maret 2026 | 07:50 WIB

Kerumunan Terakhir: Ketika Harga Diri Runtuh di Hadapan Penghakiman Netizen

Kerumunan Terakhir: Ketika Harga Diri Runtuh di Hadapan Penghakiman Netizen

Your Say | Minggu, 15 Februari 2026 | 09:30 WIB

Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!

Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 19:37 WIB

Ekosida: Kejahatan Lingkungan yang Belum Diakui Negara

Ekosida: Kejahatan Lingkungan yang Belum Diakui Negara

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 10:23 WIB

Terkini

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB