Pengamat: Seskab Teddy Terlalu Sering Tampil, Komunikasi Istana Seharusnya Satu Pintu

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 08 Juni 2026 | 09:42 WIB
Pengamat: Seskab Teddy Terlalu Sering Tampil, Komunikasi Istana Seharusnya Satu Pintu
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Pengamat M. Jamiluddin Ritonga menilai komunikasi publik Istana saat ini cenderung reaktif dan defensif dalam merespons kritik masyarakat.
  • Sikap defensif yang ditunjukkan pejabat Istana dianggap kontraproduktif dan berisiko menimbulkan antipati publik terhadap pemerintah Presiden Prabowo Subianto.
  • Jamiluddin menyarankan Istana menerapkan sistem komunikasi satu pintu melalui BKP guna memastikan pesan lebih konsisten, jelas, dan profesional.

Suara.com - Komunikasi publik Istana selama ini dinilai masih kerap bersifat reaktif dan defensif dalam merespons kritik yang muncul di ruang publik.

Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga menyebutkan penilaian itu salah satunya terlihat saat Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya merespons kritik yang disampaikan Dino Patti Djalal terkait frekuensi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri.

"Dalam komunikasi, pendekatan yang terlalu reaktif bisa menjadi bumerang. Pendekatan semacam ini bukan menghasilkan komunikasi yang efektif, tapi justru berbalik negatif kepada penyampai pesan," jelas Jamiluddin dalam pernyataannya, Senin (8/6/2026).

Jamiluddin juga menilai sikap yang terlalu defensif dapat menimbulkan kesan bahwa Istana anti terhadap kritik. Padahal, kata dia, Presiden Prabowo selama ini beberapa kali menyatakan kesiapannya menerima kritik dari masyarakat.

"Sikap bertahan juga mengesankan Istana lebih suka membela diri daripada menerima kritik. Ironisnya, saat membela diri, Istana malah menyudutkan pengkritik," tuturnya.

Ia menekankan bahwa komunikasi yang baik tidak hanya mendengar, tetapi juga mendengarkan. Hal itu, menurutnya, akan sulit dilakukan apabila komunikator lebih mengedepankan sikap defensif.

Karena itu, Jamiluddin menilai pola komunikasi yang reaktif dan cenderung mempertahankan diri justru menjauhkan komunikasi yang efektif. Bahkan, pendekatan tersebut berisiko memunculkan antipati di tengah masyarakat.

Selain menyoroti substansi komunikasi, Jamiluddin juga mengkritisi banyaknya pihak yang menyampaikan pesan atas nama Istana kepada publik.

Menurutnya, Teddy sebagai Seskab terlalu sering tampil menyampaikan komunikasi publik, termasuk memberikan tanggapan terhadap berbagai kritik yang diarahkan kepada Istana.

baca juga

"Komunikasi publik Istana seharusnya melalui pintu BKP. Teddy seharusnya menahan diri tidak mengambil porsi tugas dan fungsi BKP, yang sekarang dipimpin Muhammad Qodari." ucapnya.

Jamiluddin berpandangan sistem komunikasi satu pintu akan membuat penyampaian pesan pemerintah menjadi lebih jelas dan konsisten.

Dengan pola tersebut, BKP dapat menjadi garda terdepan dalam menyampaikan komunikasi publik pemerintah sekaligus menghindari munculnya perbedaan pernyataan dari lingkungan Istana.

"Hal ini dapat membantu masyarakat mengetahui suara resmi dari Istana," katanya.

Ia menambahkan, komunikasi satu pintu juga berpotensi meningkatkan efektivitas komunikasi publik apabila dikelola oleh pihak yang memiliki kompetensi di bidang komunikasi.

"Untuk itu, komunikasi publik Istana seyogianya diserahkan kepada ahli komunikasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik

Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:58 WIB

Sinyal Kemarahan Prabowo saat Kejagung-KPK Bergerak, Pengamat: Jangan Sekadar Panggung Politik

Sinyal Kemarahan Prabowo saat Kejagung-KPK Bergerak, Pengamat: Jangan Sekadar Panggung Politik

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:45 WIB

Dilaporkan Mahasiswa, Feri Amsari Diperiksa Terkait Penghasutan Buntut Acara Halal Bihalal Pengamat

Dilaporkan Mahasiswa, Feri Amsari Diperiksa Terkait Penghasutan Buntut Acara Halal Bihalal Pengamat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:10 WIB

Terkini

Iran Belum Beres, Amerika Mau Sikat Jamaat Nusrat al-Islam wal-Muslimin di Mali

Iran Belum Beres, Amerika Mau Sikat Jamaat Nusrat al-Islam wal-Muslimin di Mali

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:52 WIB

Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini

Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini

Bekaci | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:50 WIB

Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan

Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:46 WIB

Apa Saja Hewan di Kebun Binatang Surabaya? Kondisi Satwa Disorot usai Eks Dirut Korupsi

Apa Saja Hewan di Kebun Binatang Surabaya? Kondisi Satwa Disorot usai Eks Dirut Korupsi

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:45 WIB

Buruh Tembakau Ancam Demo di Kemenkes Buntut Aturan Rokok Baru

Buruh Tembakau Ancam Demo di Kemenkes Buntut Aturan Rokok Baru

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:45 WIB

Sibuk Membangun, Lupa Membenahi: Perlukah Universitas Republik Indonesia?

Sibuk Membangun, Lupa Membenahi: Perlukah Universitas Republik Indonesia?

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:45 WIB

Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?

Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:39 WIB

Bedak Padat Pixy untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Cek Rekomendasi Shade Ini Biar Nggak Abu-abu

Bedak Padat Pixy untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Cek Rekomendasi Shade Ini Biar Nggak Abu-abu

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:37 WIB

Bahlil Buka Keran Produksi Batu Bara, Prioritaskan Pasokan PLN dan Industri Dalam Negeri

Bahlil Buka Keran Produksi Batu Bara, Prioritaskan Pasokan PLN dan Industri Dalam Negeri

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:36 WIB

Pimpinan KPK Bongkar Cara Agar Kepala Daerah Tidak Terjaring OTT

Pimpinan KPK Bongkar Cara Agar Kepala Daerah Tidak Terjaring OTT

Sulsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:35 WIB

×