Masuk Istana, Said Iqbal Dinilai Tak Mewakili Seluruh Buruh Indonesia

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 08 Juni 2026 | 11:16 WIB
Masuk Istana, Said Iqbal Dinilai Tak Mewakili Seluruh Buruh Indonesia
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal (tengah) saat melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (6/6/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Guru Besar UMY, Ridho Al-Hamdi, menyatakan penunjukan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden tidak merepresentasikan kepentingan seluruh buruh.
  • Presiden Prabowo Subianto menunjuk Said Iqbal sebagai bagian dari strategi politik untuk memperkuat legitimasi pemerintahan di Indonesia.
  • Kehadiran penasihat tersebut dinilai tidak akan membawa perubahan kebijakan signifikan karena gaya kepemimpinan presiden yang cenderung dominan.

Suara.com - Guru Besar Ilmu Politik UMY, Ridho Al-Hamdi, menilai rencana pengangkatan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan tidak otomatis merepresentasikan seluruh kepentingan kelompok buruh di Indonesia.

Menurutnya, organisasi dan serikat buruh di Indonesia selama ini terpecah ke dalam banyak faksi dengan kepentingan yang berbeda-beda.

Ridho mengatakan langkah Presiden Prabowo Subianto merangkul berbagai kelompok merupakan bagian dari strategi politik untuk memperkuat legitimasi pemerintahannya. Namun, ia menilai langkah tersebut tidak selalu berdampak substansial terhadap kelompok yang dirangkul.

"Ini memang karakternya Prabowo mencoba untuk merangkul semuanya, dia semua pihak baik partai yang di parlemen maupun non parlemen agar supaya membangun rezimnya ini cukup legitimate," kata Ridho kepada Suara.com, Senin (8/6/2026).

Ia menilai keberadaan Said Iqbal di lingkar Istana hanya mewakili sebagian kecil kelompok buruh. Sebab, fragmentasi organisasi buruh membuat aspirasi pekerja tidak bisa disederhanakan hanya melalui satu tokoh atau satu organisasi tertentu.

"Nah, sehingga walaupun faksi Said Iqbal ini diminta ke istana gitu kira-kira, tapi sebenarnya ya tidak mewakili berbagai faksi di kalangan buruh itu sendiri," ujarnya.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal di depan Gedung DPR/MPR RI. (Suara.com/ Nur Saylil Inayah)
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal di depan Gedung DPR/MPR RI. (Suara.com/ Nur Saylil Inayah)

Persoalan ketenagakerjaan turut disoroti karena sejauh ini dinilai belum mendapat perhatian serius dari pemerintah. Salah satunya terkait keberlanjutan kebijakan Undang-Undang Omnibus Law yang dinilai belum memberikan dampak positif yang nyata bagi pekerja.

Menurut Ridho, masuknya Said Iqbal ke dalam pemerintahan tidak akan memberikan pengaruh signifikan terhadap arah kepemimpinan Prabowo. Ia menilai gaya kepemimpinan presiden cenderung keras dan tidak mudah menerima masukan dari berbagai pihak.

"Kalaupun Said Iqbal juga masuk di istana juga enggak akan merubah juga dengan gaya kepemimpinan Prabowo yang bisa kita katakan ya kalau tidak dikatakan otoriter itu ya keras kepala lah," tuturnya.

baca juga

Penilaian itu, menurut Ridho, diperkuat oleh posisi para pembantu presiden yang selama ini tidak terlalu menonjol dalam proses pengambilan kebijakan. Pasalnya, hampir seluruh kendali pemerintahan berada langsung di tangan presiden.

Karena itu, kehadiran penasihat khusus, kata Ridho, tidak akan banyak memengaruhi arah kebijakan negara.

"Jangankan sekelas stafsus atau jubir ya, sekelas menteri luar negeri aja kayaknya kita menganggap enggak ada ya Menlu itu, yang ada ya presiden juga Menlu, presiden juga CEO MBG," tegasnya.

Lebih lanjut, Ridho memandang penunjukan Said Iqbal tidak lepas dari kepentingan politik praktis. Ia menduga langkah tersebut menjadi bagian dari konsolidasi politik Prabowo terhadap partai politik maupun organisasi kemasyarakatan agar pemerintahannya terlihat mendapat dukungan luas.

"Ya lagi-lagi partai politik kan butuh pendanaan untuk membiayai organisasi dan aktivitas mereka kan. Sehingga ya ini bagian dari pragmatisme politik, konsolidasi Prabowo kepada semua parpol dan ormas agar supaya seolah-olah melegitimasi kepemimpinannya padahal tidak secara substansi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sore Ini, Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Sore Ini, Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:06 WIB

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23 WIB

Ada Tawaran Masuk Pemerintahan Prabowo, Andi Gani Menolak: Saya Pilih Jadi Presiden Buruh

Ada Tawaran Masuk Pemerintahan Prabowo, Andi Gani Menolak: Saya Pilih Jadi Presiden Buruh

Video | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:25 WIB

Said Iqbal Lulusan Mana? Ini Jejak Pendidikan Presiden KSPI yang Disebut Masuk Kabinet Prabowo

Said Iqbal Lulusan Mana? Ini Jejak Pendidikan Presiden KSPI yang Disebut Masuk Kabinet Prabowo

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!

Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:58 WIB

Bikin Buruh Tertawa, Kapolri Ingin Jadi Aktivis Usai Pensiun: Mau Demo Pak Jumhur!

Bikin Buruh Tertawa, Kapolri Ingin Jadi Aktivis Usai Pensiun: Mau Demo Pak Jumhur!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:19 WIB

Tolak Tawaran Masuk Pemerintahan Prabowo, Andi Gani: Saya Pilih Jadi Presiden Buruh

Tolak Tawaran Masuk Pemerintahan Prabowo, Andi Gani: Saya Pilih Jadi Presiden Buruh

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:06 WIB

Susul Jumhur Hidayat, Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Prabowo Besok Senin!

Susul Jumhur Hidayat, Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Prabowo Besok Senin!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:44 WIB

Profil Said Iqbal yang Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo Subianto

Profil Said Iqbal yang Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo Subianto

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:10 WIB

Dollar Meroket Tembus Rp18Ribu, Istana Buka Suara

Dollar Meroket Tembus Rp18Ribu, Istana Buka Suara

Video | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:20 WIB

Terkini

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:18 WIB

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:16 WIB

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:12 WIB

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:09 WIB

×