Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 09 Juni 2026 | 07:55 WIB
Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal
Gempa bumi berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang wilayah selatan Filipina pada Senin (8/6/2026) pagi waktu setempat. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,1 melumpuhkan total infrastruktur publik dan jaringan komunikasi di Mindanao.

  • Presiden Marcos Jr. menghentikan aktivitas sekolah dan menjamin bantuan penuh di tengah ketegangan politik.

  • Bandara General Santos ditutup sementara, mengakibatkan pembatalan massal terhadap 17 jadwal penerbangan domestik.

Suara.com - Bencana gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 8,1 melumpuhkan wilayah Pulau Mindanao Filipina dan memicu kerusakan masif pada berbagai infrastruktur publik.

Respons cepat segera diambil oleh otoritas pusat untuk mengatasi dampak buruk yang meluas di area terdampak.

Presiden Ferdinand Marcos Jr. langsung menginstruksikan seluruh jajaran kementerian terkait untuk turun langsung memberikan bantuan darurat.

Gempa bumi berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang wilayah selatan Filipina pada Senin (8/6/2026) pagi waktu setempat. [Istimewa]
Gempa bumi berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang wilayah selatan Filipina pada Senin (8/6/2026) pagi waktu setempat. [Istimewa]

Langkah taktis ini menjadi sorotan krusial di tengah memanasnya tensi politik antara dirinya dengan tokoh lokal Mindanao.

"Pemerintah nasional tengah bergerak dan kami tidak akan meninggalkan Mindanao," tegas Presiden Ferdinand Marcos Jr. dalam pernyataan resminya, dikutip dari Bloomberg.

Selain perintah pengerahan bantuan, kepala negara juga menetapkan penghentian sementara seluruh kegiatan belajar mengajar di wilayah tersebut.

Salah satu detik-detik dramatis saat gempa Filipina menghantam terjadi di Mahayahay Elementary School, Davao Occidental [Istimewa]
Salah satu detik-detik dramatis saat gempa Filipina menghantam terjadi di Mahayahay Elementary School, Davao Occidental [Istimewa]

Kebijakan meliburkan sekolah ini berlaku tanpa batas waktu demi menjamin keselamatan para peserta didik.

Gelombang evakuasi besar-besaran langsung terjadi karena guncangan kuat merusak fasilitas umum secara signifikan.

Di Kota General Santos, sejumlah bangunan dilaporkan runtuh dan sebuah pusat perbelanjaan mengalami kerusakan parah.

baca juga

Fasilitas vital seperti jaringan listrik dan saluran komunikasi nirkabel mengalami gangguan total pasca-gempa.

Hal ini menghambat proses pendataan korban serta koordinasi taktis antar-lembaga di lapangan.

Situasi darurat ini dirasakan langsung oleh pelaku usaha lokal yang kehilangan tempat kerja mereka dalam sekejap.

“Restoran kami masih berdiri, tetapi hampir seluruh persediaan kami hancur,” kata Cathy Velez, karyawan sebuah restoran hidangan laut di General Santos dekat Teluk Sarangani.

“Syukurlah semua pekerja selamat di rumah singgah karyawan.”

Keputusan evakuasi medis juga terpaksa diambil oleh manajemen rumah sakit setempat demi menghindari reruntuhan gedung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Bangunan Ambruk di Belakang Siswa, Video Gempa Filipina Bikin Merinding

Detik-detik Bangunan Ambruk di Belakang Siswa, Video Gempa Filipina Bikin Merinding

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:18 WIB

Update Korban Gempa Filipina: 19 Tewas, 12 Hilang, 100 Orang Luka-luka

Update Korban Gempa Filipina: 19 Tewas, 12 Hilang, 100 Orang Luka-luka

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:00 WIB

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:45 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×