Sikat Pendemo Berbenda Bahaya! Kapolda Metro: Personel Jangan Gerak Sendiri dan Dilarang Bawa Senpi

Muhamad Yasir

Senin, 15 Juni 2026 | 15:14 WIB
Sikat Pendemo Berbenda Bahaya! Kapolda Metro: Personel Jangan Gerak Sendiri dan Dilarang Bawa Senpi
Ilustrasi - Polisi memasang barikade saat berlangsungnya aksi unjuk rasa mahasiswa di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (12/6/2026). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar
baca 10 detik
  • Kapolda Metro Jaya menginstruksikan pengamanan demonstrasi mahasiswa dan masyarakat di Jakarta pada Senin, 15 Juni 2026 mendatang.
  • Personel wajib mengamankan peserta membawa benda berbahaya serta dilarang menggunakan senjata api selama kegiatan unjuk rasa berlangsung.
  • Aparat harus mengedepankan pendekatan humanis, bekerja dalam tim, serta mematuhi perintah pimpinan terkait tindakan taktis di lapangan.

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri menginstruksikan seluruh personel pengamanan untuk segera mengamankan peserta aksi unjuk rasa yang kedapatan membawa benda berbahaya.

Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi kericuhan dalam demonstrasi yang digelar sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Arahan tersebut disampaikan Kapolda melalui Direktur Pengamanan Objek Vital (Dir Pamobvit) Polda Metro Jaya Kombes Joko Sulistio saat memimpin apel gelar pasukan pengamanan aksi unjuk rasa.

"Untuk personel Reskrim, bila menemukan peserta yang membawa alat berbahaya agar diamankan sedari awal dan didokumentasikan," kata Joko saat membacakan arahan Kapolda.

Selain itu, personel Reskrim diminta tidak bergerak sendiri saat menjalankan tugas di lapangan. Seluruh anggota diingtakan agar tetap bekerja dalam tim dan menjaga koordinasi selama pengamanan berlangsung.

"Jangan bergerak sendiri-sendiri, tapi harus berkelompok jangan sampai terlepas dari ikatan tim," ujarnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajarannya agar menjaga sikap dan profesionalitas dalam bertugas. (Foto dok. Polda Metro)
Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajarannya agar menjaga sikap dan profesionalitas dalam bertugas. (Foto dok. Polda Metro)

Kapolda juga menegaskan bahwa pengamanan aksi harus mengedepankan pendekatan humanis. Seluruh personel diminta menjaga emosi dan tidak mudah terpancing situasi di lapangan.

Untuk pengamanan di kawasan Gedung DPR/MPR RI, aparat diminta melakukan penyekatan dan pengaturan pergerakan massa agar tidak mengarah ke objek vital nasional di sekitar lokasi.

Dalam arahannya, Kapolda kembali menegaskan larangan penggunaan senjata api selama pengamanan demonstrasi. Pemeriksaan perlengkapan personel dilakukan dengan pengawasan langsung dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).

baca juga

"Tidak ada yang menggunakan senjata api. Ulangi, tidak ada penggunaan senjata api," tegasnya.

Kapolda juga menekankan bahwa seluruh tindakan taktis, termasuk penggunaan gas air mata maupun pengerahan pasukan Pengendalian Huru-Hara (PHH), hanya dapat dilakukan berdasarkan perintah langsung pimpinan.

Menutup arahannya, Kapolda meminta seluruh personel mengutamakan keselamatan masyarakat, peserta aksi, dan petugas selama pengamanan berlangsung.

"Ingat, kita satu komando, satu tujuan demi keamanan dan ketertiban masyarakat," pungkasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunjungan Presiden Jerman dan Demo Mahasiswa Digelar Bersamaan, 6.675 Personel Gabungan Disiagakan

Kunjungan Presiden Jerman dan Demo Mahasiswa Digelar Bersamaan, 6.675 Personel Gabungan Disiagakan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:36 WIB

#TataUlangIndonesia! Mahasiswa Demo di Istana dan DPR Bawa 20 Tuntutan

#TataUlangIndonesia! Mahasiswa Demo di Istana dan DPR Bawa 20 Tuntutan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 09:38 WIB

Aksi Demo Bertajuk 'GATAL', GMNI Kepung DPR Siang Ini: Rezim Prabowo-Gibran Gagal Total!

Aksi Demo Bertajuk 'GATAL', GMNI Kepung DPR Siang Ini: Rezim Prabowo-Gibran Gagal Total!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 08:16 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×