Alasan Elza Syarief Bela Gratis Lalu Tinggalkan Eks Wakil BGN di Kasus Korupsi MBG

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:53 WIB
Alasan Elza Syarief Bela Gratis Lalu Tinggalkan Eks Wakil BGN di Kasus Korupsi MBG
Pengacara senior Elza Syarief di Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (10/3/2023) [Suara.com/Rena Pangesti]
baca 10 detik
  • Pengacara Elza Syarief resmi mengundurkan diri sebagai kuasa hukum tersangka korupsi proyek Makan Bergizi Gratis, Sony Sanjaya.
  • Elza sebelumnya memberikan pendampingan hukum secara probono atau gratis demi membantu proses penegakan hukum di Indonesia.
  • Elza mundur pada 15 Juni 2026 karena merasa tidak lagi dipercaya setelah menemukan ketidakjujuran terkait aliran dana klien.

"Saya ikhlas untuk membuka kasus ini terang benderang," imbuhnya.

Namun, keikhlasan tersebut rupanya berbenturan dengan realitas di lapangan. Elza Syarief memutuskan untuk mengakhiri kerja sama hukumnya dengan Sony Sanjaya per tanggal 15 Juni 2026.

Keputusan ini diambil setelah melalui berbagai pertimbangan matang mengenai jalannya proses penyidikan di Kejaksaan Agung.

Selama proses pendampingan, Elza mengaku menemui berbagai kendala teknis yang menghambat kinerjanya sebagai pengacara.

Salah satu poin yang ia soroti adalah sulitnya akses komunikasi dan pertemuan langsung dengan kliennya yang kini berada di tahanan.

Ketidaknyamanan ini dirasakan semakin memuncak seiring berkembangnya fakta-fakta baru dalam penyidikan.

Situasi semakin memanas ketika Kejaksaan Agung menetapkan orang dekat Sony Sanjaya, yakni Asep Yusuf Somantri (AYS), sebagai tersangka baru dalam pusaran kasus yang sama.

Penetapan tersangka AYS ini menjadi titik balik bagi Elza Syarief untuk meninjau ulang kredibilitas keterangan yang diberikan oleh kliennya selama ini.

Elza secara terbuka menyatakan kekecewaannya terhadap sikap Sony Sanjaya yang dinilai tidak transparan.

baca juga

Menurutnya, kejujuran klien adalah fondasi utama dalam pembelaan hukum. Ia merasa ada informasi penting yang disembunyikan oleh Sony, terutama terkait hubungan finansial dengan tersangka Asep Yusuf Somantri.

"Pak Sony tidak jujur dan sebelum bersumpah bersih, tapi info beberapa orang terutama Asep dia menerima uang dari Asep secara rutin," katanya.

Informasi mengenai adanya setoran uang rutin dari AYS kepada Sony Sanjaya menjadi pukulan telak bagi tim hukum.

Elza mengaku mulai kehilangan kepercayaan sepenuhnya setelah mengetahui adanya dugaan aliran dana tersebut.

Baginya, integritas dalam membela sebuah perkara tidak bisa ditawar, terutama ketika klien yang dibela ternyata tidak memberikan keterangan yang sebenar-benarnya di bawah sumpah.

Kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis ini sendiri telah menjadi perhatian nasional karena melibatkan anggaran negara yang sangat besar.

Program ini merupakan salah satu pilar utama kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Keterlibatan pejabat tinggi di Badan Gizi Nasional dalam praktik korupsi dianggap sebagai pengkhianatan terhadap kepercayaan publik.

Mundurnya Elza Syarief menambah babak baru dalam drama hukum korupsi MBG.

Di sisi lain, Kejaksaan Agung terus mendalami aliran dana dan potensi tersangka lain yang terlibat dalam jaringan korupsi di lembaga yang baru seumur jagung tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:36 WIB

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:31 WIB

Moratorium SPPG Harus Jadi Momentum Audit Nasional, Bukan Sekadar Stop Dapur Baru

Moratorium SPPG Harus Jadi Momentum Audit Nasional, Bukan Sekadar Stop Dapur Baru

Opini | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:00 WIB

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:17 WIB

'Saya Memang Tukang Lapor!' Firdaus Oiwobo Polisikan Tyo Eks Ketua BEM UGM Usai Kritik Prabowo

'Saya Memang Tukang Lapor!' Firdaus Oiwobo Polisikan Tyo Eks Ketua BEM UGM Usai Kritik Prabowo

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:54 WIB

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 23:15 WIB

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

News | Senin, 15 Juni 2026 | 22:14 WIB

Terkini

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

×