InFast Bestari Resmi Diluncurkan, Soroti Arah Baru Ekonomi di Era Prabowo-Gibran

Galih Prasetyo

Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:00 WIB
InFast Bestari Resmi Diluncurkan, Soroti Arah Baru Ekonomi di Era Prabowo-Gibran
Lembaga riset independen InFast Bestari resmi diperkenalkan ke publik dengan membawa misi menjembatani hasil kajian akademik dan proses perumusan kebijakan. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Lembaga riset InFast Bestari resmi diluncurkan di Jakarta pada Jumat, 19 Juni 2026, untuk menjembatani kajian akademik dengan kebijakan pemerintah.
  • Gede Sandra menyatakan lembaga ini akan menyajikan analisis berbasis data mengenai ekonomi dan politik sebagai mitra kritis pemerintah.
  • Kegiatan perdana berupa diskusi membahas peran negara dalam ekonomi guna merespons ketidakpastian global serta krisis ekonomi yang terjadi saat ini.

Suara.com - Lembaga riset independen InFast Bestari resmi diperkenalkan ke publik dengan membawa misi menjembatani hasil kajian akademik dan proses perumusan kebijakan.

Fokusnya mencakup ekonomi, politik, hingga kebijakan publik berbasis data dan bukti.

Direktur Eksekutif InFast Bestari, Gede Sandra, menegaskan lembaganya hadir sebagai mitra kritis pemerintah, bukan alat kekuasaan maupun oposisi.

“Kami ingin menyajikan analisis berbasis bukti untuk membantu kebijakan yang benar-benar berpihak pada rakyat,” ujarnya dalam peluncuran di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Ia menjelaskan, InFast Bestari menjadi ruang kolaborasi bagi akademisi, praktisi, teknokrat, hingga aktivis sosial.

Berbagai agenda akan dijalankan, mulai dari riset, Focus Group Discussion (FGD), hingga dialog publik lintas sektor strategis nasional.

Sebagai langkah awal, lembaga ini menggelar FGD bertajuk “Pergeseran Orientasi Ekonomi Indonesia: Kapitalisme Negara di Bawah Pemerintahan Prabowo-Gibran.”

Diskusi tersebut menyoroti menguatnya peran negara dalam perekonomian atau yang dikenal sebagai kapitalisme negara.

Menurut Gede, fenomena ini menjadi isu penting yang perlu dibahas secara jernih dan berbasis data.

baca juga

“Kapitalisme negara adalah salah satu fenomena besar saat ini, tetapi itu hanya satu dari banyak agenda riset kami ke depan,” katanya.

Ia menilai, penguatan peran negara berpotensi menarik investor jika mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi tinggi dan berkelanjutan.

“Pertumbuhan yang tinggi akan sangat menarik bagi pasar, karena investor pada prinsipnya mencari keuntungan,” jelasnya.

Namun demikian, Gede mengingatkan bahwa keberhasilan model tersebut sangat bergantung pada tata kelola pemerintahan.

Ia menekankan pentingnya mengurangi praktik rente dalam kebijakan, meningkatkan transparansi, serta memperkuat pengelolaan keuangan negara.

“Yang paling penting adalah bagaimana tata kelola bisa melibatkan partisipasi publik seluas-luasnya,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Kebijakan Publik InFast Bestari, Muhammad Ridha, menilai pergeseran orientasi ekonomi menjadi langkah yang tak terhindarkan.

Ia menyoroti ketidakpastian global, krisis berkepanjangan, serta dampak pandemi COVID-19 yang masih terasa hingga kini.

“Pergeseran ini menjadi keharusan karena kita menghadapi ketidakpastian global dan krisis ekonomi yang belum sepenuhnya pulih,” ujarnya.

Ridha juga mengkritik pendekatan ekonomi yang terlalu bergantung pada mekanisme pasar.

Menurutnya, dalam kondisi global yang tidak stabil, negara perlu mengambil peran lebih besar dalam mengarahkan pembangunan ekonomi nasional.

“Menyerahkan sepenuhnya ke pasar justru menjadi masalah di tengah ketidakpastian seperti sekarang,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:07 WIB

Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?

Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?

Liks | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB

Menpar Widi Minta Anggaran Rp709 Miliar, Keponakan Prabowo: Sudah Lapor Presiden? Belum?

Menpar Widi Minta Anggaran Rp709 Miliar, Keponakan Prabowo: Sudah Lapor Presiden? Belum?

Video | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:56 WIB

Bertemu Presiden, John Herdman Susun Rencana Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Bertemu Presiden, John Herdman Susun Rencana Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:51 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×