Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Andi Ahmad S

Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
Anggota DPRD Provinsi Banten sekaligus calon Ketua BM PAN, Riyan Hidayat. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Riyan Hidayat, anggota DPRD Banten yang berasal dari latar belakang sederhana, kini mencalonkan diri sebagai Ketua Umum BM PAN.
  • Perjalanan kepemimpinan Riyan ditempa melalui pendidikan pesantren, aktivisme organisasi mahasiswa, serta berbagai pengalaman profesional dan dunia kewirausahaan.
  • Setelah meniti karier dari tingkat akar rumput, Riyan kini siap maju dalam bursa kepemimpinan nasional BM PAN periode 2026–2031.

Suara.com - Kepemimpinan tak lahir dari panggung megah, kata itu mungkin pantas untuk menggambarkan perjalanan panjang anggota DPR Provinsi Banten, Riyan Hidayat yang tengah andil dalam bursa kepemimpinan Barisan Muda Penegak Amanat Nasional atau BM PAN.

Lahir dan tumbuh di permukiman yang dekat dengan hamparan kebun kopi perbatasan Provinsi Lampung dan Sumatra Selatan, perjalanan pendidikan dan aktivitas oraganisasi, kepemimpinan dan pengabdian Riyan Hidayat megantarkannya ke panggung kepemimpinan nasional.

Riyan Hidayat berasal dari keluarga sederhana. Masa kecilnya jauh dari kemewahan. Kehidupan yang serba terbatas justru membentuk karakter kemandirian dan daya juang kuat sejak usia dini.

Sejak kecil, Riyan telah akrab dengan kehidupan perantauan. Pendidikan sekolah dasarnya dimulai di wilayah pinggiran Kabupaten OKU Selatan. Saat itu, ia harus berjalan kaki melewati jalan setapak dan kawasan hutan untuk mengenyam pendidikan.

Selang satu tahun, ia mengikuti perpindahan keluarganya ke Pekanbaru, Riau. Riyan beberapa kali berpindah sekolah dasar hingga akhirnya menamatkan pendidikan SD di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan MTs dan MA di Pondok Pesantren Darussalam Lampung. Ia juga menjalani program Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) di pondok tersebut. Masa pesantren menjadi periode penting pembentukan karakter kepemimpinan dan pengabdiannya.

Tak hanya aktif di akademik dan keagamaan, Riyan juga terlibat dalam berbagai organisasi santri. Ia sempat dipercaya menjadi Ketua Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Darussalam.

Usai lulus dari pesantren, Riyan lebih dahulu menjalani masa pengabdian sebagai ustaz dan guru di pesantren selama satu tahun. Pilihan tersebut menjadi bentuk tanggung jawab moral atas pendidikan yang diterima sekaligus menegaskan komitmennya terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Pada 2013, Riyan menjalani pendidikan di Jurusan Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Lingkungan kampus memperluas cakrawala berpikirnya terhadap isu-isu kebangsaan, filsafat, demokrasi, dan gerakan sosial mahasiswa.

baca juga

Masa kuliahnya tak mudah, untuk menopang kebutuhan hidup dan pendidikan, ia bekerja paruh waktu di sejumlah perusahaan perbankan swasta sebagai direct sales marketing.

Di waktu yang sama, ia juga menjadi guru mengaji privat dari rumah ke rumah. Semangat kewirausahaan mendorongnya merintis berbagai usaha. Seperti, bisnis percetakan, konveksi, penjualan sandal dan sepatu, hingga menjadi pemasok bahan baku makanan dan sayuran.

Beragam pengalaman tersebut memperkaya perspektifnya mengenai dunia usaha, ekonomi rakyat, dan tantangan yang dihadapi pelaku UMKM.

Dalam dunia organisasi, Riyan aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Organisasi itu menjadi salah satu ruang kaderisasi penting dalam perjalanan kepemimpinannya.

Ia dipercaya mengemban berbagai amanah strategis hingga akhirnya terpilih sebagai Presiden Mahasiswa UIN Jakarta. Riyan juga pernah menjabat sebagai Ketua DPP KNPI, Wakil Ketua Kadin Kabupaten Tangerang.

Ia juga sempat menjabat Sekretaris Jenderal Perkumpulan Gerakan Kebangsaan, organisasi yang dipimpin oleh Bursah Zarnubi, salah satu tokoh aktivis nasional yang kini menjabat sebagai Bupati Lahat dan Ketua Umum APKASI.

Di lingkungan Barisan Muda PAN (BM PAN), perjalanan Riyan juga dibangun melalui proses kaderisasi panjang. Ia memulai langkahnya sebagai peserta Sekolah Politik KIBAR dan kemudian menjadi siswa Sekolah Politik Kerakyatan PAN pada 2015. Setelah itu, ia bergabung sebagai anggota Departemen Perkaderan BM PAN.

Karier organisasinya di BM PAN berkembang secara bertahap melalui berbagai jenjang kepemimpinan. Mulai dari anggota departemen, Kepala Departemen, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pemuda dan Mahasiswa, Ketua Badan Pemuda, hingga dipercaya menjadi Ketua Badan Perkaderan.

Perjalanan tersebut mencerminkan proses kepemimpinan yang tumbuh melalui pengalaman, pengabdian, dan konsistensi dalam membangun organisasi.

Kini, Riyan Hidayat mengemban amanah sebagai anggota DPRD Provinsi Banten. Posisi tersebut menjadi kelanjutan dari perjalanan panjang seorang anak desa yang ditempa oleh kehidupan pesantren, dunia aktivisme, kewirausahaan, dan pengabdian masyarakat.

Dengan bekal pengalaman organisasi, kepemimpinan, dan jaringan yang luas di kalangan pemuda, Riyan menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum BM PAN periode 2026–2031.

Bagi banyak kader muda, langkah tersebut dipandang sebagai kelanjutan dari perjalanan panjang seorang kader yang tumbuh dari bawah, meniti setiap jenjang pengabdian, dan membangun kepemimpinan melalui proses yang tidak instan.

Dari jalan setapak di tengah hutan perbatasan hingga ruang parlemen provinsi, perjalanan Riyan Hidayat menjadi gambaran bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita.

Dengan ketekunan, pendidikan, dan keberanian mengambil peran, seorang anak dari kebun kopi di pelosok negeri dapat hadir sebagai bagian dari generasi pemimpin yang memperjuangkan kemajuan bangsa.

Reporter : Hairul Alwan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:07 WIB

Tinggalkan Ganja, BNN Bakal Sulap Petani di Aceh Jadi Pengusaha Kopi Produktif

Tinggalkan Ganja, BNN Bakal Sulap Petani di Aceh Jadi Pengusaha Kopi Produktif

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:31 WIB

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:12 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:02 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Terkini

10 Tahun Evolusi InstaView, Kulkas Tak Lagi Sekadar Tempat Simpan Makanan

10 Tahun Evolusi InstaView, Kulkas Tak Lagi Sekadar Tempat Simpan Makanan

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 15:51 WIB

Seperti Hilang Arah, 4 Novel Tema Keterasingan Ini Pertanyakan Eksistensi

Seperti Hilang Arah, 4 Novel Tema Keterasingan Ini Pertanyakan Eksistensi

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 15:50 WIB

Bukan Cuma Kesehatan! Muhammadiyah Ungkap Alasan Minta Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal

Bukan Cuma Kesehatan! Muhammadiyah Ungkap Alasan Minta Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:43 WIB

Menkeu Suahasil Segera Kembalikan Kelebihan Pembayaran Pajak Pengusaha

Menkeu Suahasil Segera Kembalikan Kelebihan Pembayaran Pajak Pengusaha

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:40 WIB

Harga iPhone 15 September 2026: Masih Layak Dibeli atau Pilih iPhone 17e?

Harga iPhone 15 September 2026: Masih Layak Dibeli atau Pilih iPhone 17e?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 15:36 WIB

Warna Lipstik yang Bagus untuk Usia 40-an, Ini Pilihan yang Bikin Wajah Segar

Warna Lipstik yang Bagus untuk Usia 40-an, Ini Pilihan yang Bikin Wajah Segar

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:35 WIB

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:29 WIB

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:27 WIB

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:26 WIB

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

×